Kamis, 23 Juli 2026
 
Pekerja Alat Berat di Siak Selamat Usai Diterkam Harimau Sumatera, Nyawa Terselamatkan Berkat Lampu Excavator

Derry |
Rabu, 22 Juli 2026 - 12:11:56 WIB 👁 83
TERKAIT:
   
 

 

SIAK, Riaueksis.com – Seorang pekerja alat berat di Kabupaten Siak, Riau, selamat dari maut setelah diterkam Harimau Sumatera saat berada di sekitar camp pekerja, Selasa (21/7/2026) malam. Korban berhasil lolos setelah rekan-rekannya menyalakan excavator dan mengarahkan sorotan lampu ke lokasi serangan, sehingga satwa dilindungi itu melepaskan gigitannya dan melarikan diri.

Insiden menegangkan tersebut menimpa Harianto (31), seorang warga Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Peristiwa teror satwa belang ini terjadi pada malam hari, Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB, ketika kondisi di sekitar lokasi kejadian sudah gelap gulita.

Kejadian bermula saat korban berpamitan dari dalam camp untuk buang air besar menuju area kanal yang berjarak tidak jauh dari pemukiman sementara tersebut. Namun, hanya berselang sekitar 10 menit setelah korban berjalan keluar menuju area kanal, tiba-tiba terdengar suara teriakan histeris dari arah kegelapan.

Rekan Korban Nyalakan Lampu Alat Berat untuk Halau Satwa

Rekan-rekan kerja korban yang mendengar jeritan histeris tersebut langsung berhamburan keluar camp guna mencari keberadaan Harianto. Karena pandangan yang sangat terbatas akibat pekatnya malam, pencarian awal di sekitar lokasi kanal sempat mengalami kesulitan.

Menghadapi situasi genting tersebut, rekan-rekan korban mengambil langkah cepat dengan menyalakan mesin alat berat (excavator) serta menghidupkan seluruh lampu penerangan utama. Sorotan lampu alat berat tersebut langsung mengarah ke titik lokasi serangan dan memperlihatkan seekor harimau yang tengah menerkam korban.

Begitu sorotan lampu terang menyinari lokasi dan deru mesin alat berat berbunyi nyaring, si raja hutan mendadak terkejut hingga seketika melepaskan gigitannya dari tubuh korban. Satwa dilindungi itu kemudian langsung melarikan diri dan menghilang ke dalam kegelapan hutan di sekitarnya.

Korban Mengalami Luka dan Dirujuk ke RSUD Tengku Rafian

Camat Sungai Apit, Tengku Muhtasar, saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden penyerangan satwa liar terhadap pekerja alat berat di wilayah tugasnya tersebut. Ia memastikan korban berhasil selamat dari maut, meskipun mengalami pendarahan hebat akibat luka cakaran dan gigitan harimau.

"Kejadian tadi sekitar pukul 19.30 WIB ini. Kondisi korban selamat, namun banyak keluar darah dan sudah dirujuk menuju ke RSUD Tengku Rafian. Sudah di perjalanan," ujar Camat Sungai Apit, Tengku Muhtasar, menjelaskan penanganan kedaruratan yang diberikan kepada korban.

"Kejadian tadi sekitar pukul 19.30 WIB ini. Kondisi korban selamat, namun banyak keluar darah dan sudah dirujuk menuju ke RSUD Tengku Rafian. Sudah di perjalanan," ujar Camat Sungai Apit, Tengku Muhtasar, menjelaskan penanganan kedaruratan yang diberikan kepada korban.

Pasca-kejadian, Harianto sempat dilarikan ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Kampung Teluk Lanus untuk mendapatkan tindakan medis awal guna menghentikan pendarahan. Mengingat kondisi lukanya yang membutuhkan penanganan intensif, korban langsung dirujuk menggunakan jalur evakuasi menuju Rumah Sakit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafian Siak.***

 

 

 






Berita Lainnya :
 
  • Pemprov Riau Terima Audiensi Kanwil Kementerian HAM Sumatera Barat
  • IKWI Riau Juara I Fashion Show Busana Adat Nusantara, Kebaya Labuh Curi Perhatian Juri 
  • Pekerja Alat Berat di Siak Selamat Usai Diterkam Harimau Sumatera, Nyawa Terselamatkan Berkat Lampu Excavator
  • Indra Rukmana  Adukan Suhendro Boroma, Mantan Dirut Riau Pos Intermedia ke Polda Riau.
  • Sinergi Ilmu dan Kepedulian Mahasiswa asal Riau di Arab Saudi Gelar Dakwah dan Pengobatan Gratis di Pangkalan Kerinci
  • Agung Nugroho Segera Tetapkan Sekda Definitif Pekanbaru, Utamakan ASN Berintegritas dan Mau Bekerja
  • Pemprov Riau Gelar Nobar Akbar Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Gratis
  • ABPEDNAS Apresiasi Pengabdian BPD Purwakarta Periode 2019-2027: "Pengabdianmu Adalah Catatan Sejarah Dan Ibadah"
  • Pemprov bersama Lembaga Riset Singapura BahasTata Kelola Lingkungan dan Karhutla di Riau
  •  
     
     
    >> Berita Terpopuler
    Jumat, 14 Januari 2022 - 18:05 WIB
    Gempa Goncang Jakarta, Warga Sempat Panik
    Senin, 05 Desember 2022 - 21:05 WIB
    Camping di Desa Gema serasa di New Zealand
    Selasa, 15 November 2022 - 20:44 WIB
    4 Jenis Pinjaman FIF Finance Beserta Kelebihannya
    Kamis, 10 Februari 2022 - 12:47 WIB
    Ini Penyebab Harimau Mengganas di Indragiri Hilir
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved