Wako Agung Turun Tangan Potong Kabel Semrawut, Tegaskan Pekanbaru Harus Lebih Rapi dan Aman
Derry |
Minggu, 07 Juni 2026 - 19:18:32 WIB 👁 59
 |
| Ist |
TERKAIT:
PEKANBARU,Riaueksis.com – Wali Kota Pekanbaru, H Agung Nugroho MM, turun langsung menertibkan kabel jaringan yang semrawut di sepanjang Jalan Ronggo Warsito, Kecamatan Sail, Jumat (5/6/2026).
Aksi tersebut menjadi bentuk keseriusan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam menata wajah kota sekaligus mengurangi risiko kecelakaan akibat kabel menjuntai.
Didampingi jajaran pemerintah, aparat penegak hukum, serta Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Riau, Agung bahkan ikut memotong kabel udara menggunakan gunting besi. Dengan bantuan tangga crane milik Dinas Perhubungan Pekanbaru, kabel-kabel yang dinilai membahayakan itu diputus satu per satu.
Penertiban dilakukan setelah sejumlah peringatan yang dilayangkan Pemko Pekanbaru kepada pihak provider tidak mendapat tanggapan.
“Semua kabel fiber optik ini tidak berizin, kecuali kabel milik PLN. Maka hari ini kami melakukan pemotongan bersama APJATEL, Polresta, dan Kejari,” tegas Agung usai kegiatan.
Menurutnya, keberadaan kabel jaringan yang menjuntai dan tidak tertata bukan hanya merusak estetika kota, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat. Ia menyebut sudah ada warga yang menjadi korban akibat kabel rendah yang tersangkut saat berkendara.
“Sudah ada yang masuk rumah sakit bahkan sampai meninggal dunia akibat kabel semrawut ini. Karena itu penertiban harus dilakukan,” ujarnya.
Agung memastikan penertiban kabel udara akan terus dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah Kota Pekanbaru hingga akhir tahun 2026. Pemko juga meminta seluruh provider melakukan pemotongan mandiri terhadap kabel yang tidak memiliki izin.
Ke depan, Pemko Pekanbaru akan menata ulang jaringan utilitas dengan konsep kabel bawah tanah guna menciptakan kota yang lebih rapi, aman, dan modern.
“Nantinya kabel udara tidak diperbolehkan lagi di Kota Pekanbaru. Semua akan diarahkan ke kabel bawah tanah,” jelasnya.
Mayoritas kabel yang ditertibkan diketahui merupakan jaringan milik provider penyedia layanan internet.
Pemko Pekanbaru juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama proses penertiban terjadi gangguan jaringan internet di sejumlah lokasi.
Langkah tegas yang dilakukan Wali Kota Agung Nugroho ini mendapat perhatian masyarakat karena dinilai menjadi upaya nyata dalam membenahi tata kota sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.***