Gempar. Bayi Laki-laki Ditemukan Terbungkus Kain di Teras Rumah Warga, di Simpang Tiga.
Derry |
Senin, 29 Desember 2025 - 20:46:37 WIB
 |
| Foto: ist |
TERKAIT:
PEKANBARU,Riaueksis.com-Warga Jalan Citra, RT 004 RW 001, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang ditinggalkan di teras rumah warga, Sabtu (27/12/2025) malam.
Bayi tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 22.23 WIB oleh Putri Ananda (21), warga setempat. Saat itu, Putri sedang berada di dalam kamar ketika mendengar suara tangisan bayi dari arah luar rumah.
Merasa curiga, ia kemudian mencari sumber suara dan mendapati seorang bayi tergeletak di sudut tiang teras rumahnya dalam kondisi terbungkus kain.
Putri segera memberitahukan temuan tersebut kepada kedua orang tuanya, Indra Sakti dan Indra Murni. Sang ayah lalu membawa bayi tersebut masuk ke dalam rumah dan memberikan susu untuk memastikan kondisi bayi tetap stabil.
Selanjutnya, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Simpang Tiga, serta Polsek Bukit Raya.
Petugas piket Polsek Bukit Raya yang dipimpin Pawas Kanit Reskrim Ipda M. Zamhur langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal dan pengumpulan keterangan saksi.
Bayi tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau guna menjalani pemeriksaan medis. Pemeriksaan dilakukan oleh dr. Widya Surya, dengan hasil bayi dinyatakan dalam kondisi sehat.
“Bayi berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia sekitar empat minggu,” ujar Ipda Zamhur, Senin (29/12/2025).
Saat ditemukan, bayi diketahui terbungkus tiga lapis kain, dengan berat badan sekitar 3,4 kilogram dan panjang 52 sentimeter. Tali pusarnya juga sudah terpotong, menandakan bayi tersebut telah dilahirkan beberapa waktu sebelumnya.
Hingga saat ini, bayi tersebut masih dirawat dan dititipkan di RS Bhayangkara Polda Riau sambil menunggu proses penanganan lanjutan oleh Dinas Sosial Kota Pekanbaru.
“Polsek Bukit Raya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang diduga sengaja meninggalkan bayi tersebut,” tegas Ipda Zamhur.***