Senin, 31/08/20
 
Muslim Palestina Kembali Masuki Masjid Al Aqsa

wan | Internasional
Jumat, 28/07/2017 - 16:51:19 WIB
Warga Palestina mengangkat tangannya saat mereka berdiri di samping Gerbang Hutta, salah satu jalur masuk ke kompleks Masjid Al Aqsa atau Haram al-Syarif, yang disebut orang Yahudi sebagai Temple Mount, di Kota Tua Yerusalem, Kamis (27/7/2017).
TERKAIT:
   
 
YERUSSALEM (riaueksis.com) - Warga Palestina mengakhiri aksi pemboikotan dan memasuki kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem untuk pertama kalinya dalam dua pekan terakhir pada Kamis (27/7), setelah Israel mencabut kebijakan keamanan kontroversial yang memicu kerusuhan.

Wartawan kantor berita AFP menyaksikan ribuan orang mengalir memasuki Haram al-Syarif, yang disebut Temple Mount oleh orang Yahudi, untuk menunaikan salat ashar di kompleks yang mencakup Masjid Al Aqsa dan Masjid Kubah Batu itu.

Beberapa di antara jamaah menangis saat memasuki kompleks itu, sementara yang lain berteriak "Allahu Akbar" (Allah Maha Besar).

Konfrontasi sempat mengancam rencana mengakhiri aksi pemboikotan itu karena kepolisian Israel tetap menutup salah satu gerbang menuju tempat suci tersebut.

Gerbang tersebut merupakan tempat dua polisi Israel pada 14 Juli tewas dalam penyerangan yang memicu pengetatan keamanan dan pemasangan pintu berpendeteksi logam menuju kompleks Aqsa.

Polisi kemudian membuka gerbang dan warga Palestina melanjutkan rencana untuk mengakhiri pemboikotan.

Ketegangan masih ada antara Israel dan jamaah Muslim di tempat suci itu terlepas dari pembongkaran pintu berpendeteksi logam pada Selasa.

Pagar dan perancah tempat kamera sebelumnya dipasang juga sudah bersih pada Kamis, setelah polisi menyatakan semua kebijakan baru sekarang sudah dicabut.

Muslim menolak masuk ke kompleks Al Aqsa dan mendirikan shalat di luar setelah Israel menerapkan pengetatan pengamanan usai insiden penyerangan di dekat kompleks tersebut.

Warga Palestina memandang penerapan kebijakan itu sebagai upaya Israel untuk meningkatkan kendali atas kompleks tersebut.

Setelah Israel mencabut kebijakan keamanan barunya di kompleks Al Aqsa, otoritas Muslim menyeru para jamaah kembali.

Otoritas Israel sebelumnya berdalih pemasangan pendeteksi logam diperlukan karena pelaku serangan 14 Juli menyelundupkan senapan ke kompleks itu dan muncul untuk menyerang aparatnya.

Kerusuhan yang merenggut nyawa meletus dalam beberapa hari setelah penerapan kebijakan keamanan baru itu, menyebabkan lima warga Palestina tewas.(wan)




Dikutip dari: antaranews.com






Berita Lainnya :
 
  • Pengurus IKA Prodi Administrasi Negara/Publik Periode 2023-2027 Resmi Dilantik
  • Hari Keempat MTQ Tingkat Kabupaten Kampar, Dua Belas Cabang Lomba MTQ ke-53 Kampar
  • Hari Keempat Cabang Syarhil Qur'an Masuki Babak Final pada MTQ ke-53 Kabupaten Kampar
  • PJ Bupati Kampar Ajak Stakeholder Untuk Fokus Kendalikan Inflasi
  • Hari HKG ke-52, Seluruh Kader TP PKK Kabupaten Kampar Tanam 200 Bibit Cabai
  • Gebyar AKS Provinsi Riau, PJ Sekda Kampar Sambut Langsung Kepala BKKBN Pusat di Bandara SSK II
  • PJ Bupati Kampar Pimpin Apel Peringatan HUT Damkar ke-105
  • Sepuluh Cabang Lomba MTQ ke-53 Kabupaten Kampar pada Hari Ketiga
  • Ketua TPPS Kabupaten Kampar Tinjau Seluruh Persiapan Gebyar AKS se-Provinsi Riau
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved