Senin, 31/08/20
 
Anggota DPR RI ,Achmad Pertanyakan Kriteria Penceramah Radikal Menurut BNPT

Beni | Nasional
Rabu, 09/03/2022 - 21:14:35 WIB
Achmad, MSi (Anggota DPR RI). ( Istimewa)
TERKAIT:
   
 
PEKANBARU,Riaueksis.com - Anggota DPR RI, Achmad MSi menyesalkan adanya standarisasi penceramah radikal oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Achmad menyebut hal ini telah menimbulkan keributan dan kegaduhan di masyarakat.

" Menetapkan standarisasi radikal itu tidak bisa sepihak saja. Perlu kesepakatan bersama, kalau perlu diseminarkan, diminta pendapat semua pihak, apa kriteria radikal itu, baru dibuat keputusan," ujar Achmad, Rabu (9/3). Achmad mempertanyakan keputusan BNPT, mengapa standar radikal hanya melekat pada penceramah, padahal ada kelompok lain yang juga radikal.

" Standar radikal itu apa, dan mengapa dilekatkan hanya pada penceramah. Ini kan namanya mendiskreditkan agama. Menurut saya pendapat ini harus dibicarakan dengan berbagai pihak agar jelas standar radikal itu seperti apa," ujar Achmad. Achmad menyinggung soal kata-kata kafir yang sering digunakan penceramah. Kalau kata kafir menjadi salah satu standar radikal, Achmad keberatan. Karena kata kafir adalah sebutan dalam al-Qur'an, atau firman Allah.

" Kalau radikal dilekatkan pada penceramah yang menyebut-nyebut kafir dalam ceramahnya, itu tak benar. Kafir itu kan kata-kata dalam al-Qur'an. Itu firman Allah. Tak ada kaitannya dengan radikal atau tidak. Lagi pula, ceramah itu untuk internal umat muslim," tukuk Politisi Demokrat ini yang dikenal tegas ini.

Termasuk ulama atau penceramah yang sering megkritik Pemerintah, menurut Achmad Islam dianjurkan untuk memerangi kebodohan, kezoliman dan ketidakdilan.  Kalau dalam materi ceramah ada yang mengkritik ketidakadilan, itu salah satu bentuk syar.

" Dalam Islam seruan kepada kebaikan dan larangan pada keburukan menjadi salah satu fondasi. Jadi, penceramah menyuarakan keadaan di sekitar ya boleh-boleh saja," sebut mantan Bupati Rohul ini. ( *Beni)






Berita Lainnya :
 
  • Jelang Ramadhan Polda Riau Gelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2024 dan Pencanangan Aksi Keselamatan Jalan
  • Syukuran Sambut Ramadhan Di Rumah Pribadi, Bupati Kasmarni Ajak Masyarakat Saling Memaafkan
  • Peraih Beasiswa PHR Regitha Nur Azizah Sabet Juara Nasional Pidato Bahasa Inggris
  • Patroli Sambang , PPK Kecamatan Tuah Karya, Satgas Binmas Galang dan Bina Warga dengan Pesan Himbauan; "Pentingnya Menjaga Nilai Nilai Persatuan dan Kesatuan".
  • Keren! Lewat Inovasi 'Pensl', PHR Hemat Biaya Pemboran Rp 4,5 M Per Sumur
  • Keputusan Konkernas PWI, KTA Mati Bisa Diperpanjang Hingga Anggota Wajib Kompeten
  • Jelang MTQ, Pj Sekda Yusri Tinjau Progres Kegiatan MTQ Tingkat Kabupaten Kampar
  • Pj Bupati bersama Istri Hadiri Pesta Pernikahan Bayu dan Nadia
  • Pj Bupati Hambali Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kemendagri
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved