Senin, 31/08/20
 
HPN Kendari,Gubernur Syamsuar Tandatangani Komitmen Percepatan Rehabilitasi Mangrove

Derry | Nasional
Rabu, 09/02/2022 - 09:29:03 WIB
Gubernur Syamsuar Tandatangani Komitmen Percepatan Rehabilitasi Mangrove
TERKAIT:
   
 
KENDARI,Riaueksis.com - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menandatangani Komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung upaya percepatan rehabilitasi mangrove bersama sembilan provinsi lainnya di Indonesia bersempena peringatan Hari Pers Nasional, di Kendari, Selasa (8/2/2022).

Penandatanganan komitmen pemerintah provinsi ini menyadari arti penting hutan mangrove untuk kesejahteraan masyarakat, terutama kalangan nelayan dan fungsi mangrove sebagai pelindung wilayah terluar dari abrasi serta tingginya kemampuan mangrove dalam mengurangi emisi karbon.

Untuk itu, sembilan provinsi tersebut berkomitmen mendukung upaya percepatan rehabilitasi mangrove, mendorong partisipasi masyarakat dalam pelestarian dan pemanfaatan ekosistem mangrove sesuai kaidah yang berkelanjutan.

Adapun sembilan kepala daerah yang melakukan penandatanganan tersebut, yaitu Gubernur Provinsi Riau, Sumatera Utara, Provinsi Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua dan Papua Barat.

Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, Bambang Supriyanto dan Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), Hartono.

Gubernur Syamsuar menyambut baik adanya komitmen bersama untuk percepatan rehabilitasi mangrove. Menurutnya, Pemprov Riau memang memiliki komitmen yang besar dalam pelestarian mangrove, karena ada tiga Pulau di Riau yang berhadapan langsung dengan Malaysia atau Selat Malaka.

"Ada tiga Pulau yang abrasinya sangat tinggi sekali dan itu semuanya mangrove, yaitu Pulau Rangsang, Bengkalis dan Rupat. Tentu kami sangat komitmen untuk rehabilitasi mangrove ini," katanya.

Syamsuar menjelaskan, ia menyambut gembira adanya kebijakan rehabilitasi mangrove yang disiapkan pemerintah melalui kegiatan ini. Terangnya, saat ini Riau memiliki 224.000 lebih Mangrove dan yang paling rusak itu yang merupakan tiga pulau terluar tersebut.

Ia menuturkan, salah satu penyebab kerusakannya adalah tingginya gelombang pada musim tertentu. Sehingga rawan sekali untuk tanaman Mangrove.

"Artinya kalau tidak ada usaha kita juga untuk membuat pemecah gelombang yang ditanam juga akan hilang (karena gelombang)," ucapnya.

Oleh karena itu, orang nomor satu di Riau ini menambahkan, Pemprov Riau menyambut dengan senang hati, adanya progres luar biasa bersama sembilan provinsi dan pemerintah pusat tersebut.

Karena terangnya, Mangrove juga menjadi salah satu pembawa rezeki bagi masyarakat Riau. Karena adanya kelompok masyarakat yang melakukan pembibitan Mangrove, sehingga mendapatkan uang dari pekerjaan tersebut.

"Saya sudah meninjau (pembibitan mangrove) dan mereka antusias sekali dalam kelompok yang sudah disiapkan yang ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan. Dan tentulah kami menyambut baik adanya kegiatan ini, mudahan juga kami harapkan kegiatan ini berlanjut terus," ungkap Gubri.

Datuk Seri Setia Amanah ini menginginkan, rehabilitasi mangrove ini dapat dilakukan secara berkelanjutan. Sehingga tentunya dapat secara berangsur-angsur bisa mengembalikan kerusakan lingkungan yang ada di Provinsi Riau dan daerah lainnya di Indonesia.

"Mudah-mudahan apa yang kita kerjakan ini mendapatkan keberkahan dari Allah. Tentunya kami punya komitmen rehabilitasi mangrove ini, mari kita jaga negeri ini sehingga apa kebijakan kita bermanfaat di masa depan rakyat kita semua," tutupnya. ***





Berita Lainnya :
 
  • Jelang Ramadhan Polda Riau Gelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2024 dan Pencanangan Aksi Keselamatan Jalan
  • Syukuran Sambut Ramadhan Di Rumah Pribadi, Bupati Kasmarni Ajak Masyarakat Saling Memaafkan
  • Peraih Beasiswa PHR Regitha Nur Azizah Sabet Juara Nasional Pidato Bahasa Inggris
  • Patroli Sambang , PPK Kecamatan Tuah Karya, Satgas Binmas Galang dan Bina Warga dengan Pesan Himbauan; "Pentingnya Menjaga Nilai Nilai Persatuan dan Kesatuan".
  • Keren! Lewat Inovasi 'Pensl', PHR Hemat Biaya Pemboran Rp 4,5 M Per Sumur
  • Keputusan Konkernas PWI, KTA Mati Bisa Diperpanjang Hingga Anggota Wajib Kompeten
  • Jelang MTQ, Pj Sekda Yusri Tinjau Progres Kegiatan MTQ Tingkat Kabupaten Kampar
  • Pj Bupati bersama Istri Hadiri Pesta Pernikahan Bayu dan Nadia
  • Pj Bupati Hambali Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kemendagri
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved