Senin, 31/08/20
 
Media Asing Sorot Fans Bulutangkis Indonesia

Ica | Olahraga
Selasa, 03/08/2021 - 08:00:52 WIB
Foto Istimewa
TERKAIT:
   
 
Jakarta, Riaukeksis.com – Media asing menyoroti ‘kegilaan’ fans bulutangkis Indonesia selama Olimpiade Tokyo 2020. Al Jazeera, media yang berpusat di Timur Tengah, menulis tentang fenomena ini dalam sebuah tulisan berjudul “Jarak bukan masalah untuk fans Indonesia yang gila bulutangkis.”

 Al Jazeera menulis, pandemi Covid-19 yang memaksa tak adanya penonton di arena tak menyurutkan antusiasme para pecinta bulutangkis di Tanah Air.

Media ini menyoroti absennya teriakan “IN-DO-NE-SIA!” dan gemuruh sorak sorai penonton yang biasanya mengiringi perjuangan para pebulutangkis Merah Putih. 

Namun di Indonesia sendiri, gemuruh dukungan untuk para pemain masih terdengar di mana-mana. “Ada beberapa orang di bawah apartemen saya yang juga menonton pertandingan. Saya bisa mendengar mereka berteriak dari sini. Mereka teriak IN-DO-NE-SIA!” tutur Cindy Susanti, seorang fotografer yang diwawancarai Al Jazeera. 

Media ini juga menyebutkan bahwa Indonesia memang sudah lama dikenal sebagai salah satu raksasa di olahraga ini, diiringi dengan antusiasme para penggemarnya yang menggebu-gebu.

 “Karena bulutangkis, Indonesia bisa dikenal secara global,” kata Broto Happy, Humas PBSI. Ia juga menjelaskan bahwa kecintaan pada bulutangkis bermula karena segala lapisan masyarakat bisa memainkan olahraga ini.

Belum lagi para atlet Indonesia yang sejak dulu sudah mempersembahkan berbagai medali dan trofi dari sederet turnamen bulutangkis bergengsi dunia. Salah satunya adalah ketika Indonesia masih memegang rekor sebagai tim yang memenangkan Piala Thomas terbanyak, yakni dalam 13 edisi.

Di Olimpiade sendiri, Indonesia kini telah menyusul China sebagai negara kedua yang sanggup meraih medali emas di lima sektor. Senin (02/08/21) hari ini, Indonesia mendapat dua kado sekaligus, yakni medali emas persembahan Greysia Polii/Apriyani Rahayu, serta medali perunggu dari Anthony Sinisuka Ginting. 

Greysia/Apriyani mencatat rekor apik, yakni menjadi ganda putri pertama Indonesia yang sanggup menyumbang medali di Olimpiade. Keduanya mengalahkan pasangan China, Chen Qingchen/Jia Yifan dalam pertandingan mendebarkan yang berakhir dengan skor 21-19 dan 21-17. Sementara Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan pemain Guatemala, Kevin Cordon, juga dalam straight set 21-11 dan 21-13. 

Sumber : Indosport.com





Berita Lainnya :
 
  • Patroli Sambang , PPK Kecamatan Tuah Karya, Satgas Binmas Galang dan Bina Warga dengan Pesan Himbauan; "Pentingnya Menjaga Nilai Nilai Persatuan dan Kesatuan".
  • Keren! Lewat Inovasi 'Pensl', PHR Hemat Biaya Pemboran Rp 4,5 M Per Sumur
  • Keputusan Konkernas PWI, KTA Mati Bisa Diperpanjang Hingga Anggota Wajib Kompeten
  • Jelang MTQ, Pj Sekda Yusri Tinjau Progres Kegiatan MTQ Tingkat Kabupaten Kampar
  • Pj Bupati bersama Istri Hadiri Pesta Pernikahan Bayu dan Nadia
  • Pj Bupati Hambali Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kemendagri
  • Harlah Muslimah NU, Pj Ketua PKK Resmi Buka Festival Hadroh se Riau
  • Asisten III Wakili Pj Bupati Kampar Hadiri Isra Miraj di Pandopo Bangkinang
  • Pemkab Kampar Tandatangani Nota Kesepakatan dan Perjanjian dengan STTD di Jakarta
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved