Senin, 31/08/20
 
The Minions Kalah, Pelatih Ganda Putra Malaysia Angkat Bicara

Ica | Olahraga
Jumat, 30/07/2021 - 18:24:11 WIB
Foto istimewa
TERKAIT:
   
 

Jakarta, Riaueksis.com - pemain ganda putra No. 1 Indonesia untuk bisa menyumbang medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 telah gugur di babak perempat final.


Pasangan berjuluk The Minions itu, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo kandas di tangan pasangan Malaysia  Aaron Chia /Soh Wooi Yik. Bertanding di Musashino Forest Plaza, Tokyo, Jepang, Kamis (29/7/2021), The Minions takluk dua gim langsung, 14-21, 17-21.


Hasil ini memupus harapan the minions untuk meraih medali emas perdana mereka di ajang Olimpiade. Dan sekaligus, mengakhiri rekor tak terkalahkan melawan Aaron/Soh.


Dalam tujuh pertemuan sebelumnya, Marcus/Kevin tercatat selalu mampu meraih kemenangan atas pasangan Malaysia itu. Dengan begitu, rekor pertemuan kedua pasangan saat ini menjadi 7-1.


Di sisi lain, kemenangan atas Marcus/Kevin membuat Aaron/Soh berhasil melaju ke babak semifinal. Di babak semifinal, pasangan terbaik Malaysia itu akan menghadapi wakil China Li Junhui/Liu Yu Chen. Usut punya usut, ternyata ada satu hal penting yang menjadi kunci bagi Aaron/Soh untuk mengalahkan Marcus/Kevin.


Hal itu diungkapkan oleh pelatih ganda putra Malaysia asal Indonesia, Flandy Limpele , jelang melawan Marcus/Kevin. Mantan pebulu tangis ganda putra Indonesia itu mengakui pasangan Malaysia tidak diunggulkan melawan Marcus/Kevin.

Namun, menurutnya, jika Aaron/Soh bisa mengatasi ketegangan dan tampil percaya diri, maka mereka punya kans untuk menang.


"Yang paling penting adalah Aaron dan Wooi Yik bisa mengatasi ketegangan mereka dan bermain dengan percaya diri," kata Flandy dikutip SuperBall.id dari The Star.


"Jika mereka bisa menangani ini, saya percaya mereka bisa bermain baik dan bukan tidak mungkin bisa membalikkan prediksi," tambahnya.


Benar saja, Aaron/Soh yang tampak tampil penuh percaya diri mampu menang straight game melawan Marcus/Kevin.


Sebaliknya, Marcus/Kevin justru terlihat berada di bawah tekanan sejak awal pertandingan yang juga diakui oleh Marcus.


"Kami tidak benar-benar tampil baik, kami mendapat tekanan sejak awal pertandingan, kami perlu mengevaluasi banyak hal."


"Lawan kami tidak rugi apa-apa, mereka bermain sangat baik dan gokus menyerang kami."


"Kami tampil buruk, kami tidak bisa mengatasi tekanan di event besar seperti ini dengan baik," ungkap Marcus.


Setelah memberikan kejutan kepada Marcus/Kevin, kini Aaron/Soh mengincar kemenangan perdana melawan Li/Liu.


Apabila mampu menang, Aaron/Soh akan mengikuti jejak seniornya Goh V Shem/Tan Wee Kiong di Olimpiade Rio 2016 dengan lolos ke final.**


Sumber : tribunnews.com






Berita Lainnya :
 
  • Jelang Ramadhan Polda Riau Gelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2024 dan Pencanangan Aksi Keselamatan Jalan
  • Syukuran Sambut Ramadhan Di Rumah Pribadi, Bupati Kasmarni Ajak Masyarakat Saling Memaafkan
  • Peraih Beasiswa PHR Regitha Nur Azizah Sabet Juara Nasional Pidato Bahasa Inggris
  • Patroli Sambang , PPK Kecamatan Tuah Karya, Satgas Binmas Galang dan Bina Warga dengan Pesan Himbauan; "Pentingnya Menjaga Nilai Nilai Persatuan dan Kesatuan".
  • Keren! Lewat Inovasi 'Pensl', PHR Hemat Biaya Pemboran Rp 4,5 M Per Sumur
  • Keputusan Konkernas PWI, KTA Mati Bisa Diperpanjang Hingga Anggota Wajib Kompeten
  • Jelang MTQ, Pj Sekda Yusri Tinjau Progres Kegiatan MTQ Tingkat Kabupaten Kampar
  • Pj Bupati bersama Istri Hadiri Pesta Pernikahan Bayu dan Nadia
  • Pj Bupati Hambali Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kemendagri
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved