Senin, 31/08/20
 
Ditreskrim Polda Riau Amankan Perampok Sadis Penembak Tauke Sawit

Derry | Hukum
Jumat, 01/12/2023 - 07:21:22 WIB

TERKAIT:
   
 

PEKANBARU, Riau eksis. Com - Ditreskrimum Polda Riau menangkap dua perampok bersenjata api di Kampar, Riau. Keduanya inisial Fm dan W menembak korbannya Hartono yang merupakan tauke sawit.


Kabid Humas Polda Riau Kombes Herry mengatakan, uang korban Rp 742 juta dirampok pelaku. Saat ini korban masih berada di rumah sakit akibat ditembak pelaku di bagian wajah.


"Uang ratusan juta hasil perampokan itu disimpan oleh Fm ke istinya inisial NK Rp200 juta dan kakak angkatnya M Rp500 juta," ujar Direktur Reskrimum Polda Riau Kombes Asep Darmawan kepada Media Center Riau, Kamis (30/11).


Meski dititipkan, sebagian uang itu juga dipakai oleh pelaku untuk membeli kebutuhan rumah tangga. Uang Rp742 juta dibagi untuk eksekutor Rp 500 jutaan, sedangkan W dapat Rp242 juta. 


"Uang tersebut setelah dibagi dibelikan mesin cuci, ada speaker, blender, mesin cuci. Ya ada juga yang dipakai beli rumah, jalan-jalan dan bayar hutang," kata Asep.


Aksi perampokan terjadi pada 13 November lalu. Saat itu korban pergi mengambil uang untuk setor ke toke sawit. Korban merupakan warga Tapung dan dibawa ke rumah sakit baru selesai operasi.


Namun dalam perjalanan, korban diadang dua orang pelaku dengan sepeda motor hitam yang dikendarai tersangka Fm dan W. "Pelaku Fm langsung menembak korban bagian wajah yang menembus leher hingga membuat peluru bersarang," kata Asep.


Lalu kedua pelaku langsung menggasak uang tunai yang dibawa oleh korban sebanyak Rp742 juta. 


Sementara itu Kabid Humas Polda Riau Kombes Heri mengatakan aksi perampokan terjadi di Jalan Garuda Sakti KM 31, Pantau Cermin, Kabupaten Kampar. Lokasi tersebut adalah rute korban pulang saat menjemput uang untuk setor ke toke atau bos veron sawit.


Setelah mendapat laporan keluarga korban, polisi langsung memburu pelaku. Dua pelaku berinisial Fm dan W ditangkap di Batam dan Rokan Hilir. "Dua pelaku ditangkap pada 26 November dan 29 November lalu di Batam dan satu lagi inisial W di Bagan Sinembah," kata Heri.


Dari hasil pemeriksaan, pelaku Fm kabur ke Batam usai beraksi. Bahkan uang yang didapat dibagikan ke sejumlah keluarga serta dibelikan barang-barang.


Usut punya usut, ternyata Fm merupakan residivis kasus serupa yang belum lama bebas. Dia sebelumnya ditangkap Polres Kampar setelah merampok warga bersama abang kandungnya yang kini masih diburu.


Fm adalah warga Lampung, selaku eksekutor. Tahun 2020 juga kasus yang sama baru keluar, kakaknya masih DPO lalu main lagi pada 13 November kemarin ditangkap di Batam. 


"Sedangkan W alias Dodo yang menggambar situasi dan sering ikut mengawal ambil uang dari veron, dia ditangkap pada 29 November kemarin sore," katanya.


Heri menjelaskan mengaku senjata didapat dari abang Fm yang merupakan buronan. Sementara W berperan srbagai orang yang menggambar atau memantau korban sebelum beraksi.


"Pelaku sama-sama kerja di kebun. Jadi korban ini orang bekerja di veron yang biasa narik uang untuk. Saat itu pelaku tidak mau mengawal korban, maka jalur yang akan dilintasi sudah tahu. WO yang biasa ngawal korban tapi sekarang beraksi," pungkasnya.






Berita Lainnya :
 
  • Kapolri Beri Penghargaan Casis Bintara Jari Putus Dibegal Masuk Bintara Polri
  • Kepedulian Polda Riau Meneduhkan Korban Bencana Galodo Sumbar, Kapolres Ucapkan Terima Kasih
  • KLHK Apresiasi Upaya PHR Cegah Konflik Gajah dengan Manusia dan Lestarikan Keanekaragaman Hayati
  • Catatan 2023, PHR Penghasil Migas Nomor 1 Indonesia
  • Pj Gubri Imbau Pihak Sekolah Tangguhkan Studi Tur ke Luar Daerah
  • Polda Riau Kirim 3 Truk Bantuan Sembako Korban Banjir Bandang Sumbar
  • Perkuat Rasa Solidaritas, Pimpinan dan Anggota DPRD Bengkalis Hadiri Halal Bihalal IKMKB
  • Ajang OSN dan FLS2N, Tiga Pelajar SMAN 2 Tapung Wakili Kampar ke Tingkat Provinsi
  • Pansus BPBD Pertajam Pembahasan Ranperda pada Rapat Perdana
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved