Senin, 31/08/20
 
Penilap Uang Zakat ANS Bisa Diberhentikan dari PNS

Beni | Hukum
Kamis, 03/03/2022 - 22:29:33 WIB
Syahrial Abdi, Kepala Bapenda Provinsi Riau
TERKAIT:
   
 
PEKANBARU,Riaueksis.com - Oknum Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau, HMS yang menilap uang zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar Rp 1,1 miliar lebih, kini sedang diperiksa Inspektorat Provinsi Riau.

Jika terbukti menilap uang sendiri dan inisiatif sendiri, HMS bisa dihukum paling berat yaitu diberhentikan dari pegawai negeri sipil. ''Sekarang sedang diperiksa Inspektorat. Nanti akan ada hukuman atau tindakan. Paling berat diberhentikan sebagai ASN,'' kata Kepala Bapenda Riau Syahrial Abdi kepada VOXindonews, Kamis (3/3/2022).

Menurut Syahrial, berdasarkan pengakuan HMS, tindakan tidak terpuji itu dilakukan sendiri oleh HMS. Tidak ada pihak lain yang mendorong atau menikmati hasil penggelapan uang tersebut. ''Mungkin karena tuntutan gaya hidup. Dia kan artis atau penyanyi dulu,'' ujarnya.

Disebutkan, dana zakat yang dipotong dari gaji ANS itu berkisar Rp 1,4 miliar. Namun yang disetor ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) hanya sekitar Rp 345 juta. 'Jadi, sekitar Rp 1,1 miliar yang tidak disetor,'' katanya.

Syahrial mengatakan terbongkarnya kasus ini ketika pihaknya menelisik angka-angka yang disetor ke BAZNAS Riau. Kok jumlahnya sedikit dibandingkan OPD yang lain? Lalu, HMS dipanggil untuk klarifikasi. ''Dia mengaku dan siap mengembalikan,'' ujarnya.

Namun Sekda Provinsi Riau, kata Syahrial, menyarankan agar kasus ini diselesaikan melalui Inspektorat Provinsi Riau. Karena itu, dilaporkan ke Inspektorat Provinsi Riau untuk dilakukan pemeriksaan. ''Inspektorat kini sedang bekerja,'' tuturnya.

Kepala Inspektorat Riau, Sigit Hendrawan, mengaku sudah menerima laporan tersebut. Saat ini ia telah menurunkan tim untuk menelusuri uang zakat tersebut. "Iya, ada laporan. Hari ini tim sudah turun," kata Sigit, Selasa (1/3/2022) seperti dikutip detikcom.

Atas laporan itu, Sigit mengaku pihaknya akan melalukan audit. Ia tak segan untuk memberikan sanksi berat jika benar ada penilapan dana zakat oleh oknum pegawai Bapenda Riau.

"Total Rp 1,4 miliar seluruhnya. Itulah yang mau kita audit, apakah benar seperti itu tidak. Kalau benar ya kita sanksi berat dia," kata Sigit tegas.(FJ)

Bagikan:
facebook twitter whatsapp telegram




Berita Lainnya :
 
  • Pengurus IKA Prodi Administrasi Negara/Publik Periode 2023-2027 Resmi Dilantik
  • Hari Keempat MTQ Tingkat Kabupaten Kampar, Dua Belas Cabang Lomba MTQ ke-53 Kampar
  • Hari Keempat Cabang Syarhil Qur'an Masuki Babak Final pada MTQ ke-53 Kabupaten Kampar
  • PJ Bupati Kampar Ajak Stakeholder Untuk Fokus Kendalikan Inflasi
  • Hari HKG ke-52, Seluruh Kader TP PKK Kabupaten Kampar Tanam 200 Bibit Cabai
  • Gebyar AKS Provinsi Riau, PJ Sekda Kampar Sambut Langsung Kepala BKKBN Pusat di Bandara SSK II
  • PJ Bupati Kampar Pimpin Apel Peringatan HUT Damkar ke-105
  • Sepuluh Cabang Lomba MTQ ke-53 Kabupaten Kampar pada Hari Ketiga
  • Ketua TPPS Kabupaten Kampar Tinjau Seluruh Persiapan Gebyar AKS se-Provinsi Riau
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved