Senin, 31/08/20
 
Oalah..... Oknum DPRD Riau dari Dapil Rohul Dilaporkan ke Polda

| Hukum
Kamis , 18/11/2021 - 10:08:12 WIB
Usai buat laporan ke Polda Riau
TERKAIT:
   
 
PEKANBARU, Riau eksis.com- Larshen Yunus bersama dua orang ASN Pemkab Rohul, yakni Charles dan Musriyadi yang akhirnya melaporkan Sari Antoni oknum anggota DPRD Riau ke Polda Riau, Rabu (17/11/21).

Hal itu dikarenakan, diduga melakukan tindak pidana penipuanya dengan cara memakai nama seorang PNS, Musriyadi (39) untuk pencairan kredit. Didampingi Larshen Yunus yang dari Kantor Hukum Satya Wicaksana datang ke Polda Riau, Musriyadi mengaku namanya ini dipakai Sari Antoni tahun 2013 lalu, mencairkan kredit sebesar Rp500 juta.

“Begini pak, saya sudah ini bosan sama Pak Sari Antoni. Sekarang ini menderes saya pak. Sudah capek meminta kepada Pak Sari Antoni, yang mulai tahun 2013 sampai sekrang. Dia (Sari Antoni) telah memakai nama saya. Dan pas dana itu pencairan, tapi duitnya saya tidak tahu”, terang pegawai Sekwan DPRD Pemkab Rohul ini.

Ia mengaku akibat kredit yang tak tahu ujung pangkalnya itu kini dirinya sangat  menderita. Alhasil, kini harus menderes di kebun karet guna menghidupi ke – 6 orang anaknya. Tak sampai disitu, kata dia, gegara tekanan ekonomi, maka hal itu keluarganya kini hancur berantakan, bercerai dengan isterinya.

“Sudah becerai sama istri gara-gara itu. Nama saya sudah jelek di perbankan. BI Checking saya sudah kena. Maka cuma menderes kini bisa hidup pak. Gaji juga telah itu punya utang di Bank Riau. Kini, hanya menderes karet untuk kehidupan keluarga," katanya.

Kesempatan itu, ia menceritakan, pada tahun 2013, Kasman ajudan Sari Antoni yang juga merupakan paman Musriyadi di DPRD Rohul ini meminjamkan uang di Bank Mandiri itu dengan memakai nama Musriyadi. Namun, dirinya tidak tahu itu bagaimana tiba-tiba nama dipakai oleh Sari Antoni melancarkan aksi penipuan lewat pencairan kredit Rp500 juta.

Musriyadi hanya bisa berharap agar Sari Antoni ini membersihkan namanya dari persoalan kredit yang tidak diketahuinya tersebut. “Saya mau hidup layak seperti biasa. Saya hanya bilang sama Pak Sari Antoni, tolong saya pak, teraniaya saya. Agunannya juga saya tidak tahu punya kebun ini”, ujarnya sambil memperlihat 3 sertifikat tanah.

Senada itu disampaikan Charles, teman sesama PNS Musriyadi. Ia meminta Sari Antoni ini agar menyelesaikan masalah tersebut. Disebutkan dia, Sari Antoni itu orang terkaya di Rohul. Tetapi nyatanya kekayaan Sari Antoni ini justru banyak yang teraniaya. Untuk itu anggota DPRD Riau asal Fraksi Golkar tersebut diminta mengerti dan paham kondisi dengan hal  masyarakat yang teraniaya.

Sementara ditempat yang sama, dikata  Larshen Yunus merupa Kantor Hukum Satya Wicaksana. Banyak kasus sampai ke pihaknya terkait Sari Antoni ini. Tapi, dirinya hingga saat ini tidak ada pernah kenal apalagi bertemu langsung dengan anggota DPRD Riau dari Dapil Rohul itu. "Saya mengurus ini semata-mata untuk menghadirkan keadilan. Mereka korban dari perbuatan zholim," kata Larshen. (Nisa)






Berita Lainnya :
 
  • Pengurus IKA Prodi Administrasi Negara/Publik Periode 2023-2027 Resmi Dilantik
  • Hari Keempat MTQ Tingkat Kabupaten Kampar, Dua Belas Cabang Lomba MTQ ke-53 Kampar
  • Hari Keempat Cabang Syarhil Qur'an Masuki Babak Final pada MTQ ke-53 Kabupaten Kampar
  • PJ Bupati Kampar Ajak Stakeholder Untuk Fokus Kendalikan Inflasi
  • Hari HKG ke-52, Seluruh Kader TP PKK Kabupaten Kampar Tanam 200 Bibit Cabai
  • Gebyar AKS Provinsi Riau, PJ Sekda Kampar Sambut Langsung Kepala BKKBN Pusat di Bandara SSK II
  • PJ Bupati Kampar Pimpin Apel Peringatan HUT Damkar ke-105
  • Sepuluh Cabang Lomba MTQ ke-53 Kabupaten Kampar pada Hari Ketiga
  • Ketua TPPS Kabupaten Kampar Tinjau Seluruh Persiapan Gebyar AKS se-Provinsi Riau
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved