Tembilahan (RiauEksis.Com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), bersama masyarakat kembali melaksanakan shalat Istisqa, Kamis (17/9/15). Shalat minta hujan yang disponsori Front Pembela Islam (F"> Tembilahan (RiauEksis.Com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), bersama masyarakat kembali melaksanakan " />


Senin, 31/08/20
 
Pemkab, Masyarakat dan FPI Inhil Gelar Shalat Minta Hujan

mu | Religi
Kamis, 17/09/2015 - 17:12:54 WIB
Bupati Inhil, HM Wardan  (berpakaian coklat muda) ikut melaksanakan shalat Istisqa
TERKAIT:
   
 
Tembilahan (RiauEksis.Com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), bersama masyarakat kembali melaksanakan shalat Istisqa, Kamis (17/9/15). Shalat minta hujan yang disponsori Front Pembela Islam (FPI) Inhil ini dilangsungkan di lapangan Gajahmada, Tembilahan, ibukota Kabupaten Inhil.

Dikesempatan yang penuh rahmat dan berharap segela doa dijabah oleh Allah SWT itu, Bupati Inhil, HM Wardan mengajak, seluruh jamaah yang hadir dengan segala keikhlasan dan ketulusan hati melaksanakan Salat Istisqa.

''Semoga Allah SWT, meridoi upaya kita ini serta menurunkan rahmatNYA bagi kita berupa hujan yang diberkahi, dan membebaskan kita dari permasalahan yang disebabkan oleh kabut asap ini,'' kata Bupati berdoa.

Diungkapkan bupati, apa yang terjadi saat ini merupakan sebuah ujian dan teguran, untuk direnungkan dan diperhatikan.

''Benarkah taqwa kita belum sempurna. Oleh karena itu, marilah kita memperbanyak istiqfar, meminta ampunan kepada Allah SWT, atas segala dosa-dosa yang telah kita lakukan selama ini'' tuturnya.

Pada kesempatan itu HM Wardan juga kembali berpesan kepada masyarakat Inhil, pesan pemimpin Negeri Seribu Parit itu adalah mengajak menghentikan pembakaran hutan dan lahan untuk alasan apapun, karena hal tersebut dikatakannya selain memberikan dampak negatif pada lingkungan, pelaku pembakaran juga diancam dengan hukuman pidana yang cukup berat. 

''Mohon partisipasi Alim Ulama dan tokoh masyarakat untuk menyadarkan masyarakat akan bahaya pembakaran hutan dan lahan,'' sebut Bupati.

Khusus kepada al-ustadz dan mubaligh di setiap kecamatan, Bupati meminta agar setiap kesempatan memberikan ceramah atau khutbah, dapat menyelipkan materi kewajiban umat Islam menjaga dan menyayangi lingkungan, serta melakukan doa baik secara berjamaah maupun shalat Tahajud.

''Selalu gunakan masker bila berada di luar ruangan, dan kurangi aktivitas di luar ruangan bila dirasa kurang penting, serta Berhati-hati dan selalu waspada pada saat berkendara, mengingat jarak pandang yang sangat pendek,'' imbau HM Wardan.(rec)





Berita Lainnya :
 
  • Patroli Sambang , PPK Kecamatan Tuah Karya, Satgas Binmas Galang dan Bina Warga dengan Pesan Himbauan; "Pentingnya Menjaga Nilai Nilai Persatuan dan Kesatuan".
  • Keren! Lewat Inovasi 'Pensl', PHR Hemat Biaya Pemboran Rp 4,5 M Per Sumur
  • Keputusan Konkernas PWI, KTA Mati Bisa Diperpanjang Hingga Anggota Wajib Kompeten
  • Jelang MTQ, Pj Sekda Yusri Tinjau Progres Kegiatan MTQ Tingkat Kabupaten Kampar
  • Pj Bupati bersama Istri Hadiri Pesta Pernikahan Bayu dan Nadia
  • Pj Bupati Hambali Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kemendagri
  • Harlah Muslimah NU, Pj Ketua PKK Resmi Buka Festival Hadroh se Riau
  • Asisten III Wakili Pj Bupati Kampar Hadiri Isra Miraj di Pandopo Bangkinang
  • Pemkab Kampar Tandatangani Nota Kesepakatan dan Perjanjian dengan STTD di Jakarta
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved