Senin, 25/11/2019
 
Setelah Menjadi Muslim, Profesor Ying Pun Berumrah dan Mulai Berjilbab

mu | LifeStyle
Senin, 12/01/2015 - 00:01:43 WIB
Jakarta (RiauEksis.Com) - Sejak menjadi Muslim, Profesor Jackie Ying sangat aktif berdakwah di Yayasan Mandaki. Yayasan ini memiliki tujuan membantu pengembangan sumber daya komunitas Muslim Melayu di Singapura.

Beberapa kali, profesor Ying mengisi program inspirasi dimana, ia berbagi pengalaman tentang perubahan dan prestasi. Termasuk bagaimana ia memilih Islam. Profesor Ying mengakui awalnya, selain bekerja hanya sedikit hal yang ia lakukan. Seperti mengajak putrinya ke taman.

Seiring perjalanan waktu, ada perubahan dalam hidupnya. Ia mengenal agama melalui teman baiknya saat belajar di Raffles Girls School. Barulah, pada usia 30 tahun, ia mulai membaca soal agama Islam. Dalam kesimpulannya, Islam menurut Profesor Ying merupakan agama yang sederhana dan masuk akal.

Ketika menjadi Muslim, Profesor Ying mengakui tak ada reaksi negatif. Namun, koleganya tidak menghiraukan perubahan itu. Yang pasti, koleganya tidak lagi melihat sosok Profesor Ying yang tidak percaya dengan adanya Sang Pencipta dibalik sistematika biologis kehidupan. Namun, seorang yang meyakini ada sesuatu yang Maha Besar dibalik sistem kehidupan.

Setelah menjadi Muslim, Profesor Ying akhirnya bisa melaksanakan umrah. Sepulangnya dari umrah, ia mulai mengenakan jilbab.

Kini, ia menjadi salah satu mentor di bawah MENDAKI Project Anak didik yang dia akan mentor pemuda Muslim inspirasi yang berniat masuk ke bidang Sains, memberi mereka kesempatan untuk membenamkan diri dalam proyek-proyek penelitian yang dilakukan di laboratoriumnya. (rec)



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Ancol Resmi Jadi Lokasi Museum Rasulullah SAW Terbesar Dunia
  • KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Bengkalis
  • Siswa di NTT Dipaksa Jilat Sendok Bertinja, Kemdikbud Minta Buat Tim Pencegahan
  • 188 WNI dari Kapal Dream World Berhasil Dievakuasi
  • WNA asal Malaysia pembobol ATM ditangkap
  • Begini proses evakuasi WNI awak World Dream di Teluk Durian
  • Suspect Covid-19 di Semarang meninggal, pasien negatif virus corona .
  • Dewan: Riau Bakal Punya Sirkuit Balap Permanen Berkelas Nasional
  • Hotel Arya Duta Hanya Sumbang Rp200 Juta Setahun, Dewan: Betulkah Cuma Segitu?
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved