Selasa, 25/06/2019
 
Ternyata 33.600 Ton Beras Impor Asal Thailand Mendarat Di Indonesia

Putra | Internasional
Kamis, 16/08/2018 - 16:00:56 WIB
RiauEksis.com - Puluhan ribu beras impor asal Thailand mendarat di Pelabuhan Indah Kiat, Kota Cilegon, Banten.  Sebanyak 33.600 ton beras masih dalam proses bongkar muat.

Beras impor tersebut rencananya masuk ke gudang Bulog di Cikande, Kabupaten Serang. Para pekerja bongkar muat terlihat masih menunggu datangnya truk untuk menurunkan beras dari kapal MV. INLACO EXPRESS.

Informasi didapat, kapal berbendera Thailand itu sudah sandar sejak Selasa (12/8) dini hari. Proses bongkar muat mulai dilakukan pada hari yang sama. Sebelum dibongkar, beras terlebih dahulu diperiksa oleh petugas Balai Karantina Pertanian Cilegon.

Salah seorang buruh bongkar muat, Samhudi mengatakan, dirinya masih menunggu truk yang akan mengangkut beras ke gudang Bulog di Cikande. Sejak tadi pagi, baru 2 truk yang mengangkut beras.

"Dari pagi baru dua truk, kemarin saja cuma 7 truk. Kita masih nunggu," katanya, seperti dikutip Detik.com, Kamis (16/8/2018).

Ia memperkirakan proses bongkar muat bisa sampai 3 minggu jika setiap harinya truk yang mengangkut beras hanya 5-7 truk. Sementara, hingga saat ini, diperkirakan baru 2.000 ton yang baru diangkut.

"Kalau kayak gini terus bisa sampai 3 minggu sampai satu bulan, kita yang rugi ini mah," ujarnya. ****(ptr)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Cegah Demam Berdarah, Sertu Gopardin Bersama Tim Puskesmas Lakukan Forgging
  • Koramil 04/Mandau Laksanakan Pendampingan KB Kesehatan
  • Sertu Pardosi Latih PBB dan Beri Pembekalan Wasbang Kepada Siswa Baru SMK YPPI Tualang
  • TPF Ungkap Motif Teror Terhadap Novel Baswedan
  • Harry Maguire Hampir Sampai Di Hitam Putih Manchester United
  • DPRD Gelar Rapat Paripurna HUT ke-235 Kota Pekanbaru
  • Polisi Tangkap Pelaku Karhutla Di Riau
  • Ratna Sarumpeat Tidak Akan Mengajukan Banding Atas Divonis 2 Tahun Penjara
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved