Minggu, 21 Oktober 2018
 
Terkait Kebocoran Data Pengguna Facebook
Berikan Jawaban yang Sama Berulang-ulang, Bos Facebook Dicemooh Warganet Dunia

Ditma | Internasional
Rabu, 11/04/2018 - 19:23:43 WIB
WASHINGTON, Riaueksis.com -Jawaban-jawaban bos Facebook, Mark Zuckerberg, saat ditanyai para Senator Amerika Serikat (AS), soal bocornya 87 juta data pelanggan menjadi sorotan publik. Ada satu kalimat yang diulang-ulang oleh Zuckerberg saat menjawab pertanyaan para Senator AS. 

Seperti dilansir news.com.au, Rabu (11/4/2018), di hadapan Senator AS, Zuckerberg menyebut upaya memerangi intervensi pemilu, berita palsu dan propaganda yang marak di Facebook sebagai 'adu senjata' yang sedang berlangsung. Zuckerberg bahkan menyatakan, selama masih ada orang-orang di Rusia yang bertugas memproduksi konten berita menyesatkan untuk disebarkan di media sosial, Facebook tidak yakin bisa mengawasi semuanya.

Namun saat ditanya soal data pengguna dan soal melacak para pengguna Facebook di internet, CEO yang berusia 33 tahun ini mengelak dengan melontarkan satu kalimat yang sama dan bahkan tercatat diucapkan berulang oleh Zuckerbeg dalam sesi tanya-jawab dengan Senat AS ini.

"Saya akan memastikan tim saya menindaklanjutinya untuk Anda," jawab Zuckerberg.

Ketika ditanya lebih lanjut oleh Senator Nevada soal berapa lama Facebook menyimpan data pengguna setelah pengguna menghapus akun mereka, Zuckerberg tidak bisa memberi jawaban pasti. 

"Saya tidak tahu jawabannya tanpa melakukan penyelidikan yang matang, saya tahu kami berusaha menghapusnya secepat mungkin sepantasnya ... Saya bisa menindaklanjutinya atau memastikan tim saya menindaklanjutinya dengan memberikan datanya kepada Anda," ujar Zuckerberg. 

Saat ditanyai soal kecerdasan buatan atau AI dan transparansi pada sistem Facebook, Zuckerberg bisa menjawab dengan lancar. Dia menyatakan bahwa sistem AI pada Facebook mengambil keputusan yang tidak mudah dipahami manusia, namun hal ini sedang diteliti lebih lanjut agar sistem AI nantinya bisa terus berpegang pada prinsip-prinsip penting. 

Namun saat ditanya lebih lanjut soal apa saja prinsip penting yang kritis bagi sistem AI Facebook, Zuckerberg kembali melemparkannya kepada timnya. "Saya bisa memastikan tim kami untuk menindaklanjuti dan memberikan informasinya kepada Anda. Kami memiliki seluruh tim etika AI yang pada dasarnya bekerja untuk mengembangkan teknologi," ujarnya.

Jawaban Zuckerberg yang selalu menyatakan timnya yang akan menindaklanjuti membuat frustrasi publik, khususnya pengguna media sosial.

"Bisa saja kebetulan, tapi tawaran Zuckerberg untuk memastikan timnya menindaklanjuti tampaknya terjadi setiap kali jawabannya akan terlihat buruk untuk diucapkan di depan kamera," sebut salah satu pengguna Twitter dengan akun @AlexKoppelman. 

"#Zuckerberg membuang-buang 19,4 menit dengan mengatakan 'senator', 'tidak yakin', 'secara umum' dan 'tim saya akan melaporkan kembali kepada Anda'," sindir pengguna Twitter lainnya, @tweetbrk.

"Saya harap saya memiliki sebuah tim yang bisa menindaklanjuti banyak hal," ucap pengguna Twitter dengan akun @greggutfeld mengomentari jawaban Zuckerberg itu.

"Tim Zuckerberg bertanya-tanya ke mana mereka akan mendapatkan waktu untuk menindaklanjuti semua hal ini," timpal pemilik akun Twitter @acedtect.

"Ringkasan saya untuk sidang Zuckerberg sejauh ini: "Secara umum, saya akan memastikan tim saya menindaklanjuti hal itu, dan jika tidak, semuanya akan baik-baik saja dikarenakan AI (artificial intelligence)," tulis pengguna Twitter, @edtparkes. 
(der)

Sumber: Detik.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • BPJS Kesehatan Saki-sakitan, Akan Menghambat Elektabilitas Petahana
  • Defisit BPJS Kesehatan Terus Menumpuk Dan Diperkirakan Angkanya Bisa Mencapai Rp16,5 Triliun
  • Kebijakan Ahok Soal Dana Sampah Di Bantargebang Bekasi
  • Bupati Rohul Menyatakan Dirinya Tak Hadir Deklarasi Dukungan Jokowi
  • Lokasi Dan Jadwal Ujian CPNS 2018 Di Riau
  • DPRD Riau Akan Terus Mengawal agar Embarkasi Haji Antara Riau
  • Dua Rumah Semipermanen Di Tenayan Raya Terbakar, 1 Pria Tewas Terbakar
  • Tahun 2019 Upah Minimum Provinsi Naik 8,03%, Disnaker Gelar Pertemuan Dengan BPS
  • PT JJP Menggugat Balik Profesor Bambang Hero Saharjo Untuk Membayar Kerugian Rp 510 miliar
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved