" />


Rabu, 17 Januari 2018
 
Mantan Ketua MUI Ini Nyatakan Gerakan ISIS Sengaja Dibuat AS Untuk Merusak Citra Islam di Mata Dunia

M Amin | Internasional
Kamis, 11/01/2018 - 19:03:54 WIB
Jakarta (RiauEksis.Com) - Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban (UKP-DKAAP), Prof Din Syamsuddin mengatakan, munculnya terorisme tidak bisa digeneneralisasi karena faktor agama saja. Karena, ada faktor lain seperti sosial, ekonomi, atau pun politik.

Bahkan, ia mencontohkan, seperti gerakan  ISIS juga direkayasa oleh Amerika Serikat. "Seperti soal ISIS, banyak dokumen, banyak buku, itu juga direkayasa, itu juga dibuat-buat. Saya kira waktu saya di Amerika lihat di televisi Amerika ada pengakuan Amerika ikut merekayasa itu ada kelompok garis keras seperti itu (ISIS)," ujar Din di Gedung Oase Kabinet Kerja, Jakarta Pusat, Kamis (11/1/18).

Ia menuturkan, saat ada pernyataan Presiden Amerika, Donald Trump soal Yerusalem sebagai ibu kota Israel, ISIS juga tidak pernah menunjukkan kepeduliannya terhadap Palestina. Menurut dia, hal ini menunjukkan bahwa ISIS bukanlah merupakan organisasi murni Islam.

"Yang seharusnya setiap Muslim itu sangat sensitif, termasuk Kristiani, soal Yerusalem itu, itu pasti akan bereaksi. Tapi ISIS gak ada statemen apa-apa. Seperti mengecam Donald trump, seperti mengecam Israel, gak pernah ada statemen ISIS itu soal membela Palestina," ucapnya.

Sikap ISIS inilah yang membuat Din mempertanyakan soal gerakan ISIS. Menurut dia, gerakan ISIS sengaja dibuat Amerika untuk merusak citra Islam di mata dunia.

"Maka ini memperkuat asumsi dan juga ada tulisan-tulisan, ada pemberitaan lain bahwa mereka dibuat untuk sengaja merusak. Nah maksud saya, terhadap terorisme itu juga dilihat, macam-macam," katanya.

Mantan Ketum MUI ini juga melihat bahwa kasus terorisme yang terjadi akhir-akhir ini seakan-akan hanya di buat-buat saja untuk merusak citra Islam. Karena, hanya sedikit aksi terorisme dilakukan karena faktor ideologi. Bahkan, ia menyebut 80 persen orang Indonesia yang ikut ISIS itu karena faktor ekonomi, bukan karena ideologi.

"Maksud saya, saya sejak dulu punya pendapat itu harus dipilah kasus terorisme itu," katanya. (min/rec)



sumber: republika.co.id



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Tak Tenang Selama Buron, Akhirnya Tersangka Pembunuhan di Kabupaten Kampar Provinsi Riau Ini Menyerahkan Diri dengan Didampingi Ortunya
  • Zaman Sudah Mulai Edan, Ada Seorang Anak Remaja Mau Memperkosa Ibu Kandungnya Sendiri
  • Dituding Pecah Kongsi dengan Wakilnya, Ini Tangapan Bupati Bengkalis
  • Astaga..Seorang Pria Menyerang dan Mencoba Potong Hijab Remaja Putri Cantik Kanada Pakai Gunting. Apa Tindakan Polisi dan Tanggapan Perdana Menteri?
  • Ini Harus Ditelusuri, 232 TKI Ilegal Asal NTT Ternyata Kantongi KTP Kabupaten Siak Provinsi Riau
  • Pemerintah Rusia Kritik Keputusan Israel Bangun PermukimanBaru di Tepi Barat
  • Suhu Dingin Yang Melanda Sejumlah Daerah di Sumatera Disebabkan Pergeseran Udara di Asia
  • Kasus Penganiayan Pelaku Mesum Hingga Tewas di Riau, 6 Warga Ditangkap, Termasuk Anak Tiri Korban
  • Korut Sampaikan Permintaan Jika Korsel Ingin Damai
  •  
     
     
    Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
    Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..
    Kamis, 04/01/2018 - 18:37:13 WIB
    Pertarungan Jumiati Melawan Harimau di Sebuah Perkebunan Sawit di Riau...Sebelum Tewas, Leher Belakangnya Dicengkeram, Setelah Itu Pahanya Dimakan
    Rabu, 04/01/2017 - 13:09:56 WIB
    Malaysia dan Indonesia Berlomba Dalam Membuat Pesawat Tempur
    Minggu, 14/01/2018 - 13:42:13 WIB
    Zaman Sudah Mulai Edan, Ada Seorang Anak Remaja Mau Memperkosa Ibu Kandungnya Sendiri
    Kamis, 05/03/2015 - 09:07:54 WIB
    Advertorial
    Panitia Pelaksana Konfercab NU Inhu ke-IV Gelar Audiensi dengan Bupati Inhu
    Kamis, 05/03/2015 - 12:18:03 WIB
    Danrem 031/WB Dampingi Mentan Kunker di Riau
    Kamis, 05/03/2015 - 08:10:06 WIB
    Mentan Penuhi Janji Temui Petani di Pulau Ransang, Meranti
    Kamis, 05/03/2015 - 07:53:52 WIB
    Menteri Pertanian Kagum Program Kemandirian Pangan Kampar
    Jumat, 05/01/2018 - 04:51:59 WIB
    Soal Yang Satu Ini, Ternyata Presiden Amerika Serikat Donald Trump Takut Juga
    Minggu, 09/07/2017 - 03:09:29 WIB
    Inilah Sosok Tam, Anggota Geng Motor yang Bunuh Prajurit TNI di Inhil
    Senin, 21/03/2016 - 23:43:06 WIB
    Pengembangan Kasus Narkoba di Cirebon
    Tim Mabes Polri Turun ke Kota Pekanbaru Lakukan Penggerebekan di SMP Islam Plus Jannatul Firdaus
    Senin, 11/04/2016 - 16:57:41 WIB
    Jadwal Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2017 Sudah Mulai Disusun BPMPD Kabupaten Kampar
    Rabu, 17/05/2017 - 15:54:00 WIB
    Penegak Hukum Diminta Usut Otak Aksi Demo Bayaran di Riau
    Jumat, 29/12/2017 - 19:33:23 WIB
    Untuk Mengundang Ustadz Abdul Somad Berceramah di Gedung MPR-RI Saja Sudah Setahun Dibooking
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved