Senin, 23 Juli 2018
 
Antisipasi Rudal Korut, Badan Pertahanan Roket AS Pasang Sistem Proteksi Baru Yang Dapat Berpindah-pindah

M Amin | Internasional
Minggu, 03/12/2017 - 22:10:28 WIB
Simi Valley (RiauEksis.Com) - Badan pertahanan roket Amerika Serikat (AS) memasang sistem proteksi baru guna mengantisipasi rudal jelajah antarbenua (ICBM) Korea Utara (Korut). Benteng pertahanan anyar itu dipasang di kawasan pesisir barat negeri Paman Sam.

Salah satu sistem pertahanan yang dipasang nanti adalah rudal pertahanan anti-balistik dataran tinggi (THAAD). Benteng pertahanan tersebut mirip dengan sistem proteksi yang dipasang Korea Selatan (Korsel) dalam mengantisipasi serangan roket Korut.

Anggota Kongres Amerika yang mengurusi masalah pertahanan rudal asing Mike Rogers mengatakan, Agensi Pertahanan Roket (MDA) tengah memasang pengamanan ekstra di kawasan pesisir barat. Dia mengatakan, pendanaan sistem yang tidak masuk dalam anggaran pertahanan 2018 mengindikasikan adanya penyebaran sistem pertahanan serupa lebih lanjut.

"Ini hanya masalah lokasi dan MDA membuat rekomendasi mengenai lokasi mana yang memenuhi kriteria karena akan ada dampak lingkungan," kata Mike Rogers, Ahad (3/12).

Meski demikian, Rogers tidak merinci lokasi mana saja yang direkomendasikan oleh MDA karena tempat-tempat tersebut masih dalam pertimbangan. Begitu juga jumlah lokasi yang akan dipasangkan sistem pertahanan tersebut masih belum ditentukan.

THAAD merupakan sistem pertahanan berupa rudal yang dipasang di daratan. Peralatan itu dirancang untuk menembak jatuh rudal balistik jarak pendek, medium dan menengah.

Amerika telah memasang sistem pertahanan serupa di Guam dan pangkalan militer di Fort Bliss, Texas. Sistem ini dapat berpindah-pindah dan lokasinya tidak pernah diungkapkan.

Kesuksesan Korut dalam rangkaian ujicoba roket sedikit banyak memerikan tekanan kepada pemerintah Amerika Serikat yang harus memperbaiki sistem pertahanan mereka. Terakhir, Korut mengklaim kesuksesan uji coba peluncuran rudal balistik antar benua pada Rabu (29/11).

Rudal tersebut dilaporkan telah terbang selama 50 menit dengan lintasan yang sangat tinggi, mencapai 13 ribu km di atas bumi dan disebut-sebut dapat menghantam negeri Paman Sam. (min/rec)



sumber: republika.co.id



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Terkait Kritikan Kali Item, Anies: Bantu Kami Menyelesaikan Masalah...
  • KPK Pinta Sel Lapas Sukamiskin Dikembalikan Sesuai Standar
  • Suara Ledakan Di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Tadi Subuh
  • Bj Habibie: Pilihlah Presiden Jejak-Jejaknya Yang Nyata
  • Kali Item Ditutup Dengan Waring, LIPI: Kurang Efektif Ngurangi Bau
  • Koordinator Isu Energi BEM Seluruh Indonesia Tolak Pelemahan Pertamina
  • Gempa Berkekuatan 5,5 Skala Richter Guncang Padang
  • Ahok Akan Bebas Bersyarat Agustus Nanti, Tapi...
  • Anies Pecat Walikota Melalui Aplikasi WhatsApp
  •  
     
     
    Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
    Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..
    Selasa, 17/07/2018 - 20:42:25 WIB
    Arsene Wenger: Saya Menyesal Telah Mengorbankan Segala Yang Saya Lakukan
    Kamis, 04/01/2018 - 18:37:13 WIB
    Pertarungan Jumiati Melawan Harimau di Sebuah Perkebunan Sawit di Riau...Sebelum Tewas, Leher Belakangnya Dicengkeram, Setelah Itu Pahanya Dimakan
    Rabu, 04/01/2017 - 13:09:56 WIB
    Malaysia dan Indonesia Berlomba Dalam Membuat Pesawat Tempur
    Minggu, 14/01/2018 - 13:42:13 WIB
    Zaman Sudah Mulai Edan, Ada Seorang Anak Remaja Mau Memperkosa Ibu Kandungnya Sendiri
    Senin, 22/01/2018 - 19:38:18 WIB
    Partai Gerindra Minta Tolak Dana Asing untuk Legalisasi LGBT
    Rabu, 17/05/2017 - 15:54:00 WIB
    Penegak Hukum Diminta Usut Otak Aksi Demo Bayaran di Riau
    Kamis, 05/03/2015 - 09:07:54 WIB
    Advertorial
    Panitia Pelaksana Konfercab NU Inhu ke-IV Gelar Audiensi dengan Bupati Inhu
    Kamis, 05/03/2015 - 12:18:03 WIB
    Danrem 031/WB Dampingi Mentan Kunker di Riau
    Senin, 22/01/2018 - 20:02:39 WIB
    Warga Sumatera Barat Bisa Saksikan Gerhana Bulan Total Yang Akan Terjadi Pada 31 Januari 2018
    Kamis, 05/03/2015 - 08:10:06 WIB
    Mentan Penuhi Janji Temui Petani di Pulau Ransang, Meranti
    Senin, 22/01/2018 - 19:18:29 WIB
    Dibanding Istrinya, Pria Ini Lebih Suka Bocah..Kalaupun Mau Berhubungan Dengan Istrinya, Lebih Dulu Berbuat Tak Senonoh kepada Anak-anak
    Kamis, 05/03/2015 - 07:53:52 WIB
    Menteri Pertanian Kagum Program Kemandirian Pangan Kampar
    Jumat, 05/01/2018 - 04:51:59 WIB
    Soal Yang Satu Ini, Ternyata Presiden Amerika Serikat Donald Trump Takut Juga
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved