Senin, 25/11/2019
 
Pembantai 40 Muslim India Dibebaskan Pengadilan

mu | Internasional
Minggu, 22/03/2015 - 16:35:37 WIB
NEW DELHI (RiauEksis.Com) - Pengadilan New Delhi, India memutuskan untuk membebaskan sebanyak 16 anggota polisi yang terseret dalam kasus pembantaian warga muslim pada 1987. Pembebasan ditetapkan pada Sabtu (21/3).

"16 polisi telah dibebaskan. Pengadilan memiliki keraguan, mengatakan bahwa ada kekurangan bukti," kata seorang jaksa penuntut, Satish Tamta, dilansir The Sun Daily, Ahad (22/3).

16 polisi tersebut dituduh membunuh puluhan Muslim 27 tahun yang lalu di kota India utara. Saat itu, lebih dari 40 Muslim tewas selama kerusuhan di kota Meerut, sekitar 70 kilometer (43 mil) timur laut dari New Delhi.

Tragedi pembantaian muslim terjadi setelah pasukan bersenjata setempat mengepung mereka yang tengah berkerumun di dalam sebuah Masjid setempat. Mayat-mayat muslim tersebut diduga kemudian dilemparkan ke dalam sebuah kanal.

Tamta belum mengkonfirmasi apakah ada rencana untuk mengajukan banding atas putusan di pengadilan. Pengajuan kasus ini berawal pada 1996 dengan melibatkan 19 polisi sebagai terdakwa. Namun, tiga pria meninggal selama persidangan. (REC)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Setelah Natuna, Pulau Sebaru Disiapkan untuk Observasi 188 WNI awak kapal Diamond Princess dan world dream
  • 6 fakta menarik jelang laga Napoli VS Barcelona.
  • Komisi IV DPRD Bengkalis kembali Gelar Rapat Koordinasi terkait realisasi kegiatan 2020
  • Kapolda dan Wakil Gubernur Riau Hadiri Pelatihan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di Unilak.
  • Begini Cara Unilak Dukung Pemerintah Dalam Pencegahan Kebakaran Hutan Dan Lahan
  • Parisman Ikhwan Fatah Minta Pengelola Pasar Sukaramai Pakai Hati Nurani
  • Koramil 04/Mandau Hadiri Bimtek Penanggulangan Karlahut Kec. Bathin Solapan
  • Mahatir mengundurkan diri dari jabatan perdana mentri Malaysia
  • SMSI Bantu Media Siber Riau Untuk Verifikasi ke Dewan Pers
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved