Senin, 23 Juli 2018
 
Selain Beli Sistem Peluru Kendali, Arab Saudi Juga Dibantu Rusia Untuk Kembangkan Industri Militer

M Amin | Internasional
Sabtu, 07/10/2017 - 11:02:30 WIB
Riyadh (RiauEksis.Com) - Arab Saudi telah menyetujui pembelian sistem peluru kendali permukaan-ke-udara S-400 dari Rusia menurut siaran televisi al-Arabiya pada Kamis, ketika Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud mengunjungi Moskow.

Kedua negara juga menandatangani nota kesepahaman untuk membantu kerajaan mengembangkan industri militer menurut pernyataan dari Industri Militer Arab Saudi (SAMI).

SAMI menyatakan bahwa nota kesepahaman dengan eksportir senjata Rusia, Rosoboronexport, dilakukan terkait kontrak yang ditandatangani untuk pengadaan  S-400, sistem Kornet-EM, TOS-1A, AGS-30 dan Kalashnikov AK-103 menurut siaran kantor berita Reuters.

SAMI tidak menyebutkan jumlah masing-masing alat di setiap sistem ataupun nilainya.

Namun perusahaan itu menyatakan nota kesepahaman "juga akan mencakup transfer teknologi canggih yang akan menjadi katalis untuk melokalisasi 50 persen belanja militer Kerajaan" menurut pernyataan SAMI yang dikutip AFP.

"Nota kesepahaman mencakup transfer teknologi untuk produksi lokal sistem rudal anti-tank Kornet, peluncur roket canggih dan peluncur granat otomatis."

"Selain itu, para pihak akan bekerja sama menyusun rencana untuk melokalisasi produksi dan keberlanjutan ketersediaan bagian-bagian sistem pertahanan udara S-400," kata SAMI.

Sejumlah kesepakatan ditandatangani selama kunjungan Raja Salman ke Rusia minggu ini, yang merupakan kunjungan pertama raja Arab Saudi ke negara itu menurut Reuters. (ma/re)



sumber: antarariau.com




comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Bj Habibie: Pilihlah Presiden Jejak-Jejaknya Yang Nyata
  • Kali Item Ditutup Dengan Waring, LIPI: Kurang Efektif Ngurangi Bau
  • Koordinator Isu Energi BEM Seluruh Indonesia Tolak Pelemahan Pertamina
  • Gempa Berkekuatan 5,5 Skala Richter Guncang Padang
  • Ahok Akan Bebas Bersyarat Agustus Nanti, Tapi...
  • Anies Pecat Walikota Melalui Aplikasi WhatsApp
  • Perbedaan Anies Dan Ahok Tangani Kali Item
  • Neymar: Kedatangan Ronaldo Akan Membuat Seri A Jaya
  • Kasus Coblos Lebih Satu Kali Divonis 24 Bulan Penjara Dan Denda 24 Juta Rupiah
  •  
     
     
    Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
    Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..
    Selasa, 17/07/2018 - 20:42:25 WIB
    Arsene Wenger: Saya Menyesal Telah Mengorbankan Segala Yang Saya Lakukan
    Kamis, 04/01/2018 - 18:37:13 WIB
    Pertarungan Jumiati Melawan Harimau di Sebuah Perkebunan Sawit di Riau...Sebelum Tewas, Leher Belakangnya Dicengkeram, Setelah Itu Pahanya Dimakan
    Rabu, 04/01/2017 - 13:09:56 WIB
    Malaysia dan Indonesia Berlomba Dalam Membuat Pesawat Tempur
    Minggu, 14/01/2018 - 13:42:13 WIB
    Zaman Sudah Mulai Edan, Ada Seorang Anak Remaja Mau Memperkosa Ibu Kandungnya Sendiri
    Senin, 22/01/2018 - 19:38:18 WIB
    Partai Gerindra Minta Tolak Dana Asing untuk Legalisasi LGBT
    Rabu, 17/05/2017 - 15:54:00 WIB
    Penegak Hukum Diminta Usut Otak Aksi Demo Bayaran di Riau
    Kamis, 05/03/2015 - 09:07:54 WIB
    Advertorial
    Panitia Pelaksana Konfercab NU Inhu ke-IV Gelar Audiensi dengan Bupati Inhu
    Kamis, 05/03/2015 - 12:18:03 WIB
    Danrem 031/WB Dampingi Mentan Kunker di Riau
    Senin, 22/01/2018 - 20:02:39 WIB
    Warga Sumatera Barat Bisa Saksikan Gerhana Bulan Total Yang Akan Terjadi Pada 31 Januari 2018
    Kamis, 05/03/2015 - 08:10:06 WIB
    Mentan Penuhi Janji Temui Petani di Pulau Ransang, Meranti
    Senin, 22/01/2018 - 19:18:29 WIB
    Dibanding Istrinya, Pria Ini Lebih Suka Bocah..Kalaupun Mau Berhubungan Dengan Istrinya, Lebih Dulu Berbuat Tak Senonoh kepada Anak-anak
    Kamis, 05/03/2015 - 07:53:52 WIB
    Menteri Pertanian Kagum Program Kemandirian Pangan Kampar
    Jumat, 05/01/2018 - 04:51:59 WIB
    Soal Yang Satu Ini, Ternyata Presiden Amerika Serikat Donald Trump Takut Juga
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved