Senin, 25/11/2019
 
Dua Penyair Riau Baca Puisi di Malaysia

Martalena | Internasional
Rabu, 29/01/2020 - 21:38:47 WIB
Dua Penyair Riau Baca Puisi di Malaysia

KUALALUMPUR- Riaueksis.Puluhan sastrawan tempat negara, Indonesia, Malaysia dan Singapura dan Thailand berkumpul di Kuala Lumpur, Malaysia untuk mengikuti Temu Sastra Santun 79, 30 Januari 2020. Acara ini  sekaligus Perayaan Hari Jadi ke 78 Sastrawa
Koordinator  Tamu Luar Negeri Santun 79 Kemala, Lily Siti Multatuliana menjelaskan para sastrawan dari  Indonesia termasuk dua sastrawan Riau yang juga Dosen Universitas Islam Riau (UIR) yakni   Muhammad Husnu Abadi dan Fakhrunnas MA Jabbar.  Sastrawan lainnya adalah   Lily Siti Multatuliana (Jakarta), Risma Dewi Purwita (NTT) , Siamir Marulafau (Sumut)  Nuthalya Anwar dan Ariani Isnamurti (Jakarta).

Hari ini, Rabu (29/1) para sastrawan luar Malaysia sudah berdatangan di Bandara KLIA sesuai jadwal ketibaan masing-masing. Selanjutnta para peserta dibawa ke hotel yang sudag dipersuapkan.

Penyair Riau, Muhammad Husnu Abadi yang datang bersama Fakhrunnas MA Jabbar mengatakan dirinya merasa bangga diundang oleh SN  Datuk Kemala dalam acaea Santun 79 ini.

''Dalam acara ini selain mengikuti rangkaian kegiatan sastra seperti baca puisi, peluncuran buku, seminar dan diskusi juga yang tak kalah pentingnya saling bersilaturahim sesama sastrawan lintas negara. Apalagi momen ini serangkaian pula dengan perayaan Hari Jadi ke 79 Datuk Kemala,'' ujar Husnu.

Adapun  rangkaian acara Santun  79 Kemala diawali dengan  Nyanyaian Lagu Negaraku dan Pembacaan Doa oleh Ustaz Zulkifli (MARBA). Selanjutnya Ucapan peresmian pembukaan  oleh Pengurus Lembaga DBP, Prof Datuk Dr. Mohd Hatta Shahrom.

Pada acara yang sama juga ditandai dengan penyerahsn tanda mata. Ada pula Nyanyian Lagu Pu oleh Biduanita Sasjira.

Seterusnya Peluncuran 2 buah buku karya Ybhg Dato Dr.  Ahmad Khamal Abdullah Kenala  dan I buah buku  antologi puisi buat Datuk Kemala yang dieditori oleh Lily Siti Mutatuliana dan  Tan Sri Hamad Kama Piah berjudul 'Emmamalia'  dan Pemikiran  SN Kemala  serta Santun  79 Mencumbu Kalbu.

Rangkaian acara selanjutnya Persembahan Puisitari Lsut oleh Shirley Idris.

Forum Diskusi Santun 79 mengangkat tema Naskah Laut Takjub dengan para pembicara  yakni Prof Madya Dr Kamariah Kamarudin dan Dr Hanafi Ibrahim dengan Moderator Hjh Wardawati Sharif.

Ekspresi Puisi menampilkan puisi  Ada Sejuta Gemuruh dengan penampilan duet puisi bersama Risma Dewi Puspita dan Zulfah Nasrulloh

Sedangkan Forum Esai ' Lanskap Ungu Kemala'  dan Apresiasi puisi Dasawarsa Lima menampilkan para pembicara yakni  Hj Arbak Othman, Drs Siamir Marulafau
dan Dra Lily Siti Muthathuliana dengan  Moderator Hj.  Wardawati Sharif.

Kegiatan ini juga ditandai dengan Ucapan Khas SN  Ybhg Dato Dr Ahmad Khamal Abdullah.

Perayaan di Perpustakaan Negara Malaysia

Pada malam hari dilanjutkan dengan acara Ekspresi Puisi  Santun  79 Kemala yang dipusatksn di Perpustakaan Negara Malaysia. Acara akan diawali oleh Dato Nasuha Jamidin dengan mendendangkan lagu puisi Menagih Janji Cintamu.

 Ketua Pengarah Perpustakaan Negara Malaysia (PNM), Puan Maizan Ismail. Seterusnya  Sambutan oleh Tuan Haji Arbak Othman,  Timbalan Presiden NUMERA.

Persembahan Sasjira Tinta Kemala  T bersama Puisitari (ADA) Shirley Idris. Acara di tutup dengan penyanpaian tanda kenangan dan cenderamata serta foto bersama. ***


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • LP3ES: RI Disarankan Lockdown Jika Ingin Selamatkan Ekonomi dari Corona
  • Trik Melamar Pekerjaan yang harus kamu ketahui
  • Sembuh Satu, Muncul Satu Lagi Positif Corona di Pekanbaru
  • Gawat Virus Corona Kini Menyebar ke 30 Provinsi, DKI Tertinggi dengan 675 Kasus
  • Bos Facebook Mark Zuckerberg Bantu Bill Gates Cari Obat Corona¬†
  • Cegah Mewabahnya Virus Covid 19 Warga Keramat Apeh Semprotkan Desinfectan Ke Perumahan Warga
  • Komisi II DPRD Riau Minta Lahan Ilegal PT.LIH Di Kembalikan Ke Negara Untuk Program Tora
  • DPRD Riau Minta Pemprov Gratiskan Berobat Corona
  • Beri Kenyamanan Warga Saat Ibadah, Koramil 06/Sei Apit Semprot Disenfektan di Rumah Ibadah
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved