Rabu, 24 Oktober 2018
 
Terkait Kasus Kebocoran Data Facebook, Pemerintah Diminta Jamin Keamanan Data Pribadi

Ditma | Nasional
Senin, 09/04/2018 - 04:22:50 WIB
JAKARTA, Riaueksis.com - Pemerintah diminta untuk menjamin keamanan data pribadi, termasuk melalui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi. Hal itu menyusul penjelasan Facebook mengenai kemungkinan bocornya data 1 juta pengguna Facebook asal Indonesia dalam skandal yang melibatkan lembaga konsultan politik Cambridge Analytica. Demikian disampaikan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI).

Kemunculan kasus ini di tahun-tahun politik, ketika warga Indonesia bersiap memilih kepala daerah, anggota parlemen dan presiden, menurut AMSI menjadi sangat sensitif.

Untuk itu, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) mendukung rencana Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk meminta Kepolisian Republik Indonesia menyelidiki potensi pelanggaran keamanan data pribadi oleh perusahaan media sosial asal Amerika Serikat, Facebook.

Seperti dilansir antaranews.com, dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat, AMSI mengimbau pemerintah untuk menjamin keamanan data pribadi warga dan memastikan tidak ada penyalahgunaan data itu untuk kepentingan politik dalam pemilihan umum.

Selain itu, AMSI juga mendorong pihak pemerintah melalui Dewan Perwakilan Rakyat untuk mempercepat pembahasan Rancangan Undang Undang Perlindungan Data Pribadi.

Kemudian, AMSI juga mendesak Facebook untuk memperbaiki mekanisme perlindungan data pribadi penggunanya, serta mengidentifikasi dan menghapus konten hoaks, hate speech, konten SARA,  yang beredar di platformnya.

AMSI meminta Kepolisian Republik Indonesia untuk menyelidiki perihal data sejuta penguna Facebook Indonesia yang bocor sebagaimana ramai diberitakan media massa.

Diberitakan, seluruh dunia, diperkirakan tak kurang dari 87 juta data pengguna Facebook juga bocor. Asal muasal kebocoran masif data Facebook ini diungkap oleh Christopher Wylie, mantan kepala riset Cambridge Analytica, pada koran Inggris, The Guardian, Maret 2018 lalu. (der)
 


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Jalan Lintas Riau - Sumatera Barat Longor
  • Kejari Pelalawan Musnahkan BB 102 Perkara
  • Mahasiswa STT Pelalawan Terpilih 30 Finalis BYTe 2018
  • Kenangan Cristiano Ronaldo Di Old Trafford Pada Laga Manchester United Vs Juventus
  • Olahraga Tak Sempat? Begini Cara Diet Biar Badan Tak Melar
  • BNN Menangkap Perempuan Kirim Ganja Ke Rutan Sialang Bungkuk
  • Satu Pelaku dan Mobil SUV Penghadang Tim KLHK Diamankan
  • Kostum Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto Dianggap Bikin Bosen Pemilih
  • Pengusaha Sawit Kuansing Dirampok, Kerugian Sekitar 500 Juta
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved