" />


Senin, 19 Februari 2018
 
Refly Harun Nilai Pasal Penghinaan Presiden Dapat Menghambat Demokrasi

M Amin | Nasional
Rabu, 07/02/2018 - 12:53:13 WIB
Jakarta (RiauEksis.Com) - Pakar hukum tata negara Refly Harun menilai, pasal penghinaan presiden dapat menghambat demokrasi yang ada di Indonesia. Hal tersebut menanggapi disepakatinya rumusan pasal penghinaan presiden masuk dalam Rancangan Undang-Undang Revisi KUHP (RUU RKUHP).

Refly mengatakan, tidak perlu ada pasal khusus terkait dengan penghinaan presiden dan wakil presiden. Sebab, sebagai seorang presiden, lanjutnya, ia harus bisa menerima kritikan, dimana kadang susah untuk membedakan antara penghinaan dan kritikan.

"Kita harus tahu bahwa semakin tinggi jabatan, maka semakin besar power dan semakin besar privelesi (hak istimewa) yang didapatkan. Karena itu, ya sebagai imbangannya akan semakin besar kritik yang akan ditujukan," kata Refly saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (6/2/18).

Oleh karena itu, siapapun presidennya, demokrasi harus tetap dijaga. Walaupun dalam praktisnya dapat diganti sesuai dengan periode jabatan seorang presiden. "Yang harus kita jaga ini, demokratisasi kita. Praktisnya kan kita ganti, bisa berganti sesuai dengan periodenya. Tapi demokrasinya harus sistemable, harus sesuai sistem terus," ujarnya.

"Jadi jangan sampai kemudian membuat pasal-pasal itu hanya didasarkan pada kepentingan sempit jangka pendek menurut saya," ucapnya.

Namun, yang perlu dilakukan, lanjutnya, masyarakat perlu diberikan sosialisasi agar tidak mudah dalam melakukan penghinaan. "Hanya memang masyarakat perlu dididik, jangan sampai masyarakat itu menjadi orang yang mudah sekali melimpahkan kesalahan pada orang, mudah sekali memaki dan lain sebagainya," jelasnya.

Walaupun Refly berpendapat bahwa tidak perlu ada pasal khusus terkait penghinaan presiden, namun, bukan berarti presiden tidak dilindungi. Jika deliknya presiden harus dilindungi, maka semua warga negara juga harus dilindungi.

"Ingat ini pasal khusus, bukan berarti presiden itu tidak dilindungi, semua warga negara jika mereka merasa terhina, merasa terlecehkan, mereka kan bisa mengadu. Tapi itukan berupa delik aduan, yang sifatnya umum," kata Refly. (min/rec)




sumber: republika.co.id


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Apel Peringatan Hari Kesadaran Nasional, Bustami : Tingkatkan Disiplin Kerja ASN
  • Murenbang Wilayah IV Wilayah Kuok, Bupati Azis Canangkan Ide-ide Cemerlang
  • Mulai Beroperasi Maret, Kios Pasar Higienis Dibuka Rp. 2000/meter
  • Ayat Berikan Instruksi untuk Plt Direktur RSUD Madani Pekanbaru
  • Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla
  • KPID Riau Bentuk Pokja Pengawasan Siaran Pilkada 2018
  • 4 Paslon Pawai Keliling Kota
  • Demi Miliki Istri Muda, Seorang Pria Pakaikan Surat Nikah
  • Bupati Bengkalis Buka Festival Anak Soleh Tingkat Kecamatan Mandau dan Pinggir
  •  
     
     
    Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
    Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..
    Kamis, 04/01/2018 - 18:37:13 WIB
    Pertarungan Jumiati Melawan Harimau di Sebuah Perkebunan Sawit di Riau...Sebelum Tewas, Leher Belakangnya Dicengkeram, Setelah Itu Pahanya Dimakan
    Rabu, 04/01/2017 - 13:09:56 WIB
    Malaysia dan Indonesia Berlomba Dalam Membuat Pesawat Tempur
    Minggu, 14/01/2018 - 13:42:13 WIB
    Zaman Sudah Mulai Edan, Ada Seorang Anak Remaja Mau Memperkosa Ibu Kandungnya Sendiri
    Senin, 22/01/2018 - 19:38:18 WIB
    Partai Gerindra Minta Tolak Dana Asing untuk Legalisasi LGBT
    Kamis, 05/03/2015 - 09:07:54 WIB
    Advertorial
    Panitia Pelaksana Konfercab NU Inhu ke-IV Gelar Audiensi dengan Bupati Inhu
    Kamis, 05/03/2015 - 12:18:03 WIB
    Danrem 031/WB Dampingi Mentan Kunker di Riau
    Senin, 22/01/2018 - 20:02:39 WIB
    Warga Sumatera Barat Bisa Saksikan Gerhana Bulan Total Yang Akan Terjadi Pada 31 Januari 2018
    Kamis, 05/03/2015 - 08:10:06 WIB
    Mentan Penuhi Janji Temui Petani di Pulau Ransang, Meranti
    Kamis, 05/03/2015 - 07:53:52 WIB
    Menteri Pertanian Kagum Program Kemandirian Pangan Kampar
    Senin, 22/01/2018 - 19:18:29 WIB
    Dibanding Istrinya, Pria Ini Lebih Suka Bocah..Kalaupun Mau Berhubungan Dengan Istrinya, Lebih Dulu Berbuat Tak Senonoh kepada Anak-anak
    Jumat, 05/01/2018 - 04:51:59 WIB
    Soal Yang Satu Ini, Ternyata Presiden Amerika Serikat Donald Trump Takut Juga
    Senin, 22/01/2018 - 17:51:03 WIB
    Wabup Bengkalis Minta ASN Tingkatkan Disiplin Kerja dan Penuhi Kewajiban
    Minggu, 09/07/2017 - 03:09:29 WIB
    Inilah Sosok Tam, Anggota Geng Motor yang Bunuh Prajurit TNI di Inhil
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved