Minggu, 21 Oktober 2018
 
Meski Longsor di Limapuluh Kota Sumbar Sudah Bisa Dilewati, Tapi Pengendara Jalur Lintas Sumbar-Riau Masih Terhambat Banjir di Daerah Pangkalan

M Amin | Nasional
Sabtu, 30/12/2017 - 18:11:28 WIB
Limapuluh Kota (RiauEksis.Com) - Curah hujan yang tinggi mengakibatkan terjadinya longsor di Kabupaten Limapuluh Kota. Longsor ini sempat menyebabkan terputuskan jalan lintas dari Sumatera Barat (Sumbar) menuju Riau, dan sebaliknya pada Jumat (29/12/17) malam.

Kepala Bidang Logistik Kedarurattan BPBD Limapukuh Kota, Ramadinol mengatakan, saat ini alat berat dari Dinas PU Sumbar sudah berada di lokasi.

Peristiwa longsor itu, lanjutnya, terjadi di antara perbatasan Kecamatan Pangkalan Koto Baru dengan Kecamatan Harau, yaitu di Kelok S dekat Bandrex House.

Sabtu (30/12/17) pagi jalur sudah mulai bisa dilewati. Namun masih terjadi kemacetan.

Tidak hanya longsor, daerah Pangkalan juga mengalami banjir.
Kondisi ini juga menyebabkan arus lalu lintas Sumbar-Riau tersendat.

Kemacetan pun tak bisa dihindari, karena kendaraan harus mengantre dan berhati-hati melewati banjir yang mulai tinggi.

Hal itu disampaikan seorang netizen melalui akun Facebook bernama Agung Nugroho Wahyuni.

Daerah pangkalan banjir,Mobil arah ke sumbar tidak bisa lewat nunggu air surut dan pendakian sebelum bandrek house longsor. Kawan2 yang mau ke sumbar lewat jalur taluk biar lebih cepat.

Pada postingan tersebut dia juga mengunggah beberapa foto situasi terkini banjir di Pangkalan. (min/rec)



sumber: tribunnews.com




comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • BPJS Kesehatan Saki-sakitan, Akan Menghambat Elektabilitas Petahana
  • Defisit BPJS Kesehatan Terus Menumpuk Dan Diperkirakan Angkanya Bisa Mencapai Rp16,5 Triliun
  • Kebijakan Ahok Soal Dana Sampah Di Bantargebang Bekasi
  • Bupati Rohul Menyatakan Dirinya Tak Hadir Deklarasi Dukungan Jokowi
  • Lokasi Dan Jadwal Ujian CPNS 2018 Di Riau
  • DPRD Riau Akan Terus Mengawal agar Embarkasi Haji Antara Riau
  • Dua Rumah Semipermanen Di Tenayan Raya Terbakar, 1 Pria Tewas Terbakar
  • Tahun 2019 Upah Minimum Provinsi Naik 8,03%, Disnaker Gelar Pertemuan Dengan BPS
  • PT JJP Menggugat Balik Profesor Bambang Hero Saharjo Untuk Membayar Kerugian Rp 510 miliar
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved