Senin, 23 Juli 2018
 
Siklon Tropis Dahlia Yang Menerjang Indonesia Secara Perlahan Mulai Menjauh Mengarah Arah Utara Benua Australia

M Amin | Nasional
Minggu, 03/12/2017 - 21:05:29 WIB
Jakarta (RiauEksis.Com) - Siklon tropis Dahlia yang menerjang sejumlah kawasan Indonesia khususnya di Pulau Jawa secara perlahan mulai menjauh. Arah dan pergerakan siklon ini menuju ke Selatan mengarah ke utara benua Australia.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia Hary Djatmiko dari pantauan BMKG belum akan ada siklon tropis lanjutan pasca siklon Dahlia. Walaupun bibit-bibit adanya siklon badai trapis ada, tapi potensinya kecil.

"Belum ada. Kalau potensinya memang ada terlihat tapi sangat kecil," ujar Hary, Minggu (3/12/17).

Hary menuturkan, terdapat sedikitnya 10 siklon tropis yang memiliki potensi memasuki kawasan Indonesia. Selain Cempaka dan Dahlia masih ada siklon Anggrek, Bakung, Flamboyan, Kenanga, Lili, Mangga, Seroja,dan Teratai.

Siklon-siklon ini cukup memberikan dampak buruk pada kondisi cuaca. Siklon Dahlia misalnya, berdampak pada peningkatan hujan lebat, tinggi gelombang, angin kencang, maupun potensi kilat/petir di beberapa wilayah di Indonesia.

Dampak yang ditimbulkan seperti Hujan sedang hingga lebat di pesisir Barat Bengkulu hingga Lampung, Banten, dan Jawa Barat bagian Selatan. Angin kencang > 20 knot (36 km/jam) di pesisir Barat Sumatera Barat hingga Lampung, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Kemudian terjadi gelombang laut dengan ketinggian 2,5 - 4,0 meter di Perairan Kep. Nias, Perairan Kep. Mentawai, Samudra Hindia barat Aceh hingga Kep. Mentawai. Gelombang laut dengan tinggi 4,0 - 6,0 meter di Perairan Enggano, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Enggano hingga Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten, Samudra Hindia Selatan Banten.

Meski siklon Dahlia mulai menjauh dan tidak ada siklon lanjutan, Hary menghimbau masyarakat tetap waspada dengan kondisi cuaca saat ini. Masyarakat tetap harus bersiaga akan adanya potensi genangan, banjir maupun longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat terutama di daerah rawan banjir dan longsor terutama di daerah dataran rendah, daerah cekungan, bantaran kali atau sungai, perbukitan, lereng-lereng dan pegunungan.

Waspada terhadap potensi hujan disertai angin kencang yang dapat menyebabkan pohon maupun papan reklame atau baliho tumbang dan roboh serta yang berbahaya bagi kapal berukuran kecil. Selain itu masyarakat agar tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat/petir.

Menurut Hary, kondisi seperti hujan lebat dan angin kencang masih memungkinkan terjadi. Sebab bulan Desember mulai memasuki musim penghiujan. Sehingga potensi adanya bencana masih akam terjadi.

"Walau siklon Dahlia menjauh, tapi sekarang puncaknya musim hujan. Jadi masyarakat tetap harus waspada dengan kondisi itu," ujarnya. (min/rec)



sumber: republika.co.id



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Terkait Kritikan Kali Item, Anies: Bantu Kami Menyelesaikan Masalah...
  • KPK Pinta Sel Lapas Sukamiskin Dikembalikan Sesuai Standar
  • Suara Ledakan Di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Tadi Subuh
  • Bj Habibie: Pilihlah Presiden Jejak-Jejaknya Yang Nyata
  • Kali Item Ditutup Dengan Waring, LIPI: Kurang Efektif Ngurangi Bau
  • Koordinator Isu Energi BEM Seluruh Indonesia Tolak Pelemahan Pertamina
  • Gempa Berkekuatan 5,5 Skala Richter Guncang Padang
  • Ahok Akan Bebas Bersyarat Agustus Nanti, Tapi...
  • Anies Pecat Walikota Melalui Aplikasi WhatsApp
  •  
     
     
    Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
    Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..
    Selasa, 17/07/2018 - 20:42:25 WIB
    Arsene Wenger: Saya Menyesal Telah Mengorbankan Segala Yang Saya Lakukan
    Kamis, 04/01/2018 - 18:37:13 WIB
    Pertarungan Jumiati Melawan Harimau di Sebuah Perkebunan Sawit di Riau...Sebelum Tewas, Leher Belakangnya Dicengkeram, Setelah Itu Pahanya Dimakan
    Rabu, 04/01/2017 - 13:09:56 WIB
    Malaysia dan Indonesia Berlomba Dalam Membuat Pesawat Tempur
    Minggu, 14/01/2018 - 13:42:13 WIB
    Zaman Sudah Mulai Edan, Ada Seorang Anak Remaja Mau Memperkosa Ibu Kandungnya Sendiri
    Senin, 22/01/2018 - 19:38:18 WIB
    Partai Gerindra Minta Tolak Dana Asing untuk Legalisasi LGBT
    Rabu, 17/05/2017 - 15:54:00 WIB
    Penegak Hukum Diminta Usut Otak Aksi Demo Bayaran di Riau
    Kamis, 05/03/2015 - 09:07:54 WIB
    Advertorial
    Panitia Pelaksana Konfercab NU Inhu ke-IV Gelar Audiensi dengan Bupati Inhu
    Kamis, 05/03/2015 - 12:18:03 WIB
    Danrem 031/WB Dampingi Mentan Kunker di Riau
    Senin, 22/01/2018 - 20:02:39 WIB
    Warga Sumatera Barat Bisa Saksikan Gerhana Bulan Total Yang Akan Terjadi Pada 31 Januari 2018
    Kamis, 05/03/2015 - 08:10:06 WIB
    Mentan Penuhi Janji Temui Petani di Pulau Ransang, Meranti
    Senin, 22/01/2018 - 19:18:29 WIB
    Dibanding Istrinya, Pria Ini Lebih Suka Bocah..Kalaupun Mau Berhubungan Dengan Istrinya, Lebih Dulu Berbuat Tak Senonoh kepada Anak-anak
    Kamis, 05/03/2015 - 07:53:52 WIB
    Menteri Pertanian Kagum Program Kemandirian Pangan Kampar
    Jumat, 05/01/2018 - 04:51:59 WIB
    Soal Yang Satu Ini, Ternyata Presiden Amerika Serikat Donald Trump Takut Juga
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved