" />


Senin, 25 Juni 2018
 
Maryati: Indonesia Urutan Ketujuh Dari Sepuluh Negara Yang Memiliki Aliran Uang Haram

M Amin | Nasional
Sabtu, 11/11/2017 - 16:19:28 WIB
Jakarta (RiauEksis.Com) - Beberapa nama tokoh Indonesia masuk dalam dokumen data paradise Paper. Koordinator Nasional Publish What You Pay (PWYP) Maryati Abdullah tak heran bila ada sejumlah nama dan tokoh Indonesia yang muncul dalam dokumen data Paradise Paper.

"Kita urutan ketujuh dari 10 negara yang memiliki aliran uang haram. Jadi ya kita masuk 10 besar dunia menurut Global Financial Integrity," kata Maryati dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (11/11).

Menurutnya, pendataan yang bagus seperti di Inggris ataupun Amerika Serikat yang tak menjadi jaminan utama perusahaan melakukan pengemplangan pajak. Karena, hal yang terpenting adalah keterbukaan data untuk menghindari pencucian uang ataupun pendanaan terorisme.

JK: Perusahaan dalam Paradise Papers tak Selalu Negatif

"Makanya saya bilang kalau ibu Sri Mulyani dan Dirjen Pajak bilang sedang menyelidiki membandingkan data dengan SPT dan lakukan peringatan, kita tunggu hasilnya, kira-kira apa gebrakan langkah konkretnya," ujarnya.

Maryati pun menilai adanya kebijakan pengampunan pajak yang dilakukan beberapa waktu lalu masih kurang efektif karena hanya bersifat kuratif. "Karena tax amnesty belum bisa menghalau perusahaan-perusahaan cangkang. Cuman salah satu cara saja," kata dia.

Sebagai informasi, Paradise Paper berisi 13,4 juta dokumen tentang pengusaha yang berinvestasi di luar negeri secara diam-diam. Tujuannya untuk menghindari kewajiban perpajakan.

Cara Orang Kaya Sembunyikan Harta Terkuak di Paradise Papers

Terbongkarnya Paradise ini berawal dari surat kabar Jerman. Kini tengah dikembangkan oleh Konsorsium Jurnalis Investigatif. Masih ada kemungkinan nama-nama lain muncul karena laporan tersebut baru sebagian yang didalami.

Nama Prabowo Subianto termasuk yang ada di dalam hasil laporan investigasi tersebut. Prabowo tercatat sebagai direktur Nusantara Energy Resources yang didirikan di Bermuda, negara suaka pajak yang berada di bawah teritori Inggris pada 2001. Perusahaan itu, menurut dokumen Appleby, ditutup pada 2004 dan tercatat sebagai debitor buruk.

Tak hanya Prabowo, Tommy Suharto sebagai direktur dan ketua dewan direksi di Asia Market Investment Ltd, sebuah perusahaan yang terdaftar di Bermuda pada 1997 dan ditutup pada 2000. Bloomberg menyebut Tommy Suharto tidak dapat segera berkomentar mengenai kasus ini.

Dalam laporan itu, juga ada nama Mamiek Suharto merupakan wakil presiden Golden Spike Pasiriaman Ltd dan pemilik saham serta petinggi Golde Spike South Sumatra Ltd, yang terdaftar di Bermuda pada 1990-an dan saat ini sudah ditutup.(min/rec)


sumber: republika.co.id



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Pemkab Inhil Terima Penghargaan Kapabilitas APIP Inspektorat Level 2 di Riau
  • Pjs Bupati Inhil: Pererat Silaturrahmi, Jaga Nama Baik Diri dan Daerah Asal
  • Diskominfo Canangkan Penerapan Sistem Informasi Terintegrasi Berbasis Aplikasi Mobile
  • Pemkab Inhil Buka Puasa Bersama Masyarakat di Jakarta
  • Orang Tua di Inhil Diingatkan Jaga Anaknya Dari Kemajuan Teknologi dan Pergaulan yang Merusak
  • Triwulan Kedua, Pjs Bupati Inhil Ingatkan Desa Yang Belum Cairkan Dana Segera Mengajukannya
  • Pjs Bupati Inhil Ajak Seluruh Elemen Mayarakat Berperan Aktif Jaga Kamtibmas
  • Kabag Humas dan Protokol Setda Inhil Bagikan 350 Takjil
  • Sekda Inhil Harap Pembuatan & Pelaksanaan KLHS Dalam RPJMD Sesuai Potensi & Kondisi Daerah
  •  
     
     
    Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
    Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..
    Kamis, 04/01/2018 - 18:37:13 WIB
    Pertarungan Jumiati Melawan Harimau di Sebuah Perkebunan Sawit di Riau...Sebelum Tewas, Leher Belakangnya Dicengkeram, Setelah Itu Pahanya Dimakan
    Rabu, 04/01/2017 - 13:09:56 WIB
    Malaysia dan Indonesia Berlomba Dalam Membuat Pesawat Tempur
    Minggu, 14/01/2018 - 13:42:13 WIB
    Zaman Sudah Mulai Edan, Ada Seorang Anak Remaja Mau Memperkosa Ibu Kandungnya Sendiri
    Senin, 22/01/2018 - 19:38:18 WIB
    Partai Gerindra Minta Tolak Dana Asing untuk Legalisasi LGBT
    Kamis, 05/03/2015 - 09:07:54 WIB
    Advertorial
    Panitia Pelaksana Konfercab NU Inhu ke-IV Gelar Audiensi dengan Bupati Inhu
    Kamis, 05/03/2015 - 12:18:03 WIB
    Danrem 031/WB Dampingi Mentan Kunker di Riau
    Rabu, 17/05/2017 - 15:54:00 WIB
    Penegak Hukum Diminta Usut Otak Aksi Demo Bayaran di Riau
    Senin, 22/01/2018 - 20:02:39 WIB
    Warga Sumatera Barat Bisa Saksikan Gerhana Bulan Total Yang Akan Terjadi Pada 31 Januari 2018
    Kamis, 05/03/2015 - 08:10:06 WIB
    Mentan Penuhi Janji Temui Petani di Pulau Ransang, Meranti
    Senin, 22/01/2018 - 19:18:29 WIB
    Dibanding Istrinya, Pria Ini Lebih Suka Bocah..Kalaupun Mau Berhubungan Dengan Istrinya, Lebih Dulu Berbuat Tak Senonoh kepada Anak-anak
    Kamis, 05/03/2015 - 07:53:52 WIB
    Menteri Pertanian Kagum Program Kemandirian Pangan Kampar
    Jumat, 05/01/2018 - 04:51:59 WIB
    Soal Yang Satu Ini, Ternyata Presiden Amerika Serikat Donald Trump Takut Juga
    Senin, 22/01/2018 - 17:51:03 WIB
    Wabup Bengkalis Minta ASN Tingkatkan Disiplin Kerja dan Penuhi Kewajiban
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved