" />


Jum'at, 21 Juli 2017
 
Fraksi PKS DPR Minta Pemerintah Jangan Asal Blokir Telegram

wan | Nasional
Minggu, 16/07/2017 - 01:18:33 WIB
Jakarta (riaueksis.com) - Pemerintah dinilai belum membuat aturan berupa Peraturan Pemerintah (PP) yang spesifik mengenai pemblokiran atas sebuah situs atau aplikasi berbasis elektronik. 

Menurut Anggota Komisi I DPR, Sukamta, hal itulah yang menyebabkan pemblokiran kerap memunculkan kegaduhan daripada penyelesaian tuntas.

"Pemerintah katanya akan bertindak tegas kepada Google, Facebook dan Twitter yang mangkir bayar pajak, tapi hingga saat ini belum ada perangkat untuk memaksa. Termasuk dalam hal ini isu pemblokiran terhadap Telegram yang dianggap tidak membuat filter terhadap konten berbau radikalisme," jelas Sukamta, Sabtu (15/7/2017).

Menurut UU No. 19 tahun 2016 tentang Perubahan UU No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Pasal 40 ayat (2a), (2b) dan (6), pemerintah berwenang melakukan pemutusan akses dan/atau memerintahkan kepada Penyelenggara Sistem Elektronik untuk melakukan pemutusan akses terhadap Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar hukum. 

Untuk melakukan pemutusan akses (pemblokiran) tersebut diamanatkan pemerintah agar membuat peraturan pemerintah (PP). 

"Saya kira, tanpa aturan yang jelas, secara teknis, pasti akan timbul masalah. Apalagi, cara kerja pemblokiran belum ada pedoman yang jelas dan baku. Mestinya kan ada pembinaan dulu," lanjut Sukamta, diladir, detik.com.

"Pemblokiran bisa jadi jalan terakhir setelah pembinaan dan peringatan sudah dilakukan tapi tidak mbawa hasil. Sebaiknya pemerintah menghindari asal main blokir sedangkan fiksasi belakangan, ini bisa mengancam kehidupan berdemokrasi di negeri kita," masih kata dia.

Selain itu, ditambahkan oleh Sekretaris Fraksi PKS DPR RI tersebut, isu pemblokiran situs jejaring asing ini mestinya menjadi momentum untuk mengembangkan industri TI nasional. 

"Ini penting dilakukan supaya kita tidak bergantung kepada aplikasi asing, seperti China yang punya aturan ketat tetapi di sisi yang lain mendorong industri TI maju pesat," jelas Sukamta. 
(wan)



Dikutip dari: detik.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Pemprov Riau Siap Sambut Kedatangan Presiden Jokowi
  • DPRD Sarankan Pemprov Riau Fokus Bayar Hutang Infrastruktur PON
  • Fitra akan Lakukan Gugatan Judisial Review ke MA Terhadap APBD Riau yang Dinilai Boros
  • Pandangan Empat Fraksi yang Memilih WO dari Paripurna RUU Penyelenggaraan Pemilu
  • Subuh Keliling, Kapolda Riau Serukan Keimanan dan Ketakwaan Kita
  • Gerindra Siap Gugat UU Pemilu ke MK
  • Novanto Sahkan UU Pemilu dengan Presidential Threshold 20 Persen
  • MUI Minta Ustad Selebritas Hati-hati Berdakwah
  • DPR Sinyalkan Setuju Ubah Rp1.000 Jadi Rp1
  •  
     
     
    Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
    Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..
    Kamis, 05/03/2015 - 12:18:03 WIB
    Danrem 031/WB Dampingi Mentan Kunker di Riau
    Kamis, 05/03/2015 - 09:07:54 WIB
    Advertorial
    Panitia Pelaksana Konfercab NU Inhu ke-IV Gelar Audiensi dengan Bupati Inhu
    Rabu, 04/01/2017 - 13:09:56 WIB
    Malaysia dan Indonesia Berlomba Dalam Membuat Pesawat Tempur
    Kamis, 05/03/2015 - 07:53:52 WIB
    Menteri Pertanian Kagum Program Kemandirian Pangan Kampar
    Kamis, 05/03/2015 - 08:10:06 WIB
    Mentan Penuhi Janji Temui Petani di Pulau Ransang, Meranti
    Senin, 21/03/2016 - 23:43:06 WIB
    Pengembangan Kasus Narkoba di Cirebon
    Tim Mabes Polri Turun ke Kota Pekanbaru Lakukan Penggerebekan di SMP Islam Plus Jannatul Firdaus
    Minggu, 09/07/2017 - 03:09:29 WIB
    Inilah Sosok Tam, Anggota Geng Motor yang Bunuh Prajurit TNI di Inhil
    Kamis, 24/03/2016 - 00:07:53 WIB
    Fraksi PDI-P dan Fraksi Gabungan DPRD Pekanbaru Walk Out Saat Rapat ParipurnaRanperda PMBRW
    Senin, 11/04/2016 - 16:57:41 WIB
    Jadwal Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2017 Sudah Mulai Disusun BPMPD Kabupaten Kampar
    Senin, 21/03/2016 - 16:59:19 WIB
    Advertorial Pemkab Rohul
    Dinilai Terobosan Pertama di Indonesia, Bupati Rohul Lantik Pengurus Sekaligus Resmikan BUEK
    Minggu, 20/03/2016 - 16:23:31 WIB
    Edarkan 3 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi, 3 Wanita dan 2 Pria Diamankan Petugas BNN Provinsi Riau
    Rabu, 23/03/2016 - 23:49:31 WIB
    DBD Semakin Mengganas di Kota Pekanbaru, Lima Warga Sudah Meninggal
    Rabu, 16/03/2016 - 17:33:28 WIB
    Dugaan Pungli Beasiswa, Kepala Disdikbud Kampar Diperiksa Kejari Selama 3 Jam
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved