Sabtu, 23 Maret 2019
 
Penasaran Isi Stupa Terbesar di Puncak Borobudur?

Wan | Nasional
Sabtu, 15/04/2017 - 19:58:18 WIB
MAGELANG (RiauEksis.Com) - Traveler yang pernah berkunjung ke Borobudur mungkin pernah dibuat penasaran akan isi dari stupa terbesar di puncaknya. Konon, patung ini adalah isinya.

Sejarah menuliskan, kalau Candi Borobudur terbagi menjadi tiga tahapan utama yang melambangkan perjalanan hidup untuk mencapai nirwana atau Moksa. Nirwana itu pun dilambangkan terletak di bagian teratas Borobudur atau yang disebut Arupadatu.

Di level yang sama, diketahui ada 73 stupa yang terdiri dari 72 stupa kecil dan 1 stupa raksasa yang berada di puncaknya. Namun sedikit berbeda dengan stupa kecil yang memiliki rongga, stupa raksasa yang ada tidak memiliki rongga. Traveler pun lantas dibuat bertanya-tanya akan isi dari stupa raksasa tersebut.

Ketika detikTravel berkunjung ke Museum Borobudur yang berada di area pelataran candi, pemandu wisata resmi setempat yang bernama Lina mengajak saya untuk melihat sebuah patung Buddha yang ada di salah satu bagian museum. Dijelaskan olehnya, kalau konon patung tersebut merupakan isi dari stupa raksasa di puncak Borobudur.

"Ini namanya patung unfinished Buddha atau patung Buddha yang belum selesai, dulu katanya patung ini ada di bagian atas stupa raksasa Borobudur, ditemukan pada saat ekskavasi," ujar Lina, dilansir detiktravel.com, Sabtu (15/4/2017).

Ditelusuri juga oleh detikTravel, kalau dahulunya patung itu pertama kali ditemukan oleh Theodore Van Erp yang betugas untuk merestorasi Borobudur antara tahun 1907 hingga 1911.

Saat itu Theodore menemukan bagian puncak stupa raksasa yang ternyata kosong. Di dalamnya, Theodore pun menemukan patung Buddha tersebut. Sejumlah opini terkait kebenaran patung sebagai isi stupa raksasa mulai menjadi pergunjingan.

Namun bukannya mengembalikan patung tersebut ke dalam stupa raksasa yang telah direstorasi sepenuhnya, patung tersebut akhirnya tetap dibiarkan berada di luar atau yang kini menjadi Museum Borobudur.

Ditambahkan oleh Lina, kalau patung itu disebut demikian karena belum selesai secara sempurna. Oleh banyak orang, kondisi patung yang belum selesai menjadi perumpamaan akan ketidakmampuan manusia untuk menggambarkan sosok Buddha.

"Kenapa disebut tidak selesai, karena tangan kirinya belum selesai, hal ini juga jadi gambaran kalau sosok Buddha tidak dapat digambarkan secara sempurna," ujar Lina.

Satu yang pasti, patung Buddha tersebut menjadi ikon Museum Borobudur yang bisa jadi paling menarik. Patung itu juga sekaligus menjadi jawaban dari keingintahuan traveler akan isi dari stupa utama di puncak Borobudur.  (wan)

Dikutip dari: detik.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Goro Bersama Masyarakat, Babinsa Koramil 08/Merbau Bersihkan Saluran Air
  • Kecamatan Tambusai Gelar Apel Pasukan Dalam Rangka PAM Pemilu 2019
  • UKW PWI Riau 2019 Berjalan Sukses, SKK Migas Sumbagut Janji Terus Menyuport
  • Serka Syafri Ikut Apel 3 Pilar Di Polsek Bunga Raya
  • Serka Ardi Patroli Karlahut Bersama Masyarakat Desa Api -api
  • PWI Riau Gelar Pelatihan Jurnalistik Wartawan Migas dan UKW
  • Bupati Inhil Serahkan LKPD Tahun Anggaran 2018 Kepada BPK
  • Antisipasi Banjir, Banbinsa Koramil 02/TT, Goro Bersama Masyarakat Desa Alah Air
  • Pelatihan D lisensi Nasional Ditutup Ketua KONI Rohul
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved