" />


Minggu, 22 April 2018
 
Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..

an | Nasional
Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
Makassar (RiauEksis.Com) - Andreas Harsono, peneliti Human Right Watch mewawancarai sejumlah perempuan di enam kota besar di Indonesia yakni Makassar, Bandung, Jakarta, Padang, Medan, dan Pekanbaru.

Pertanyaannya adalah bagaimana para narasumber ini menjalani tes keperawanan saat mengikuti tes Polwan. Dan kota pertama yang dikunjungi adalah Makassar. Hasilnya sungguh mencengangkan.

"Sakit sampai ada yang pingsan," kata Siti, nama samaran salah seorang narasumber Andreas Harsono di Makassar dalam video Human Right Watch yang diunggah di Youtube.

Siti mengatakan waktu itu dia mendaftar tahun 2008. Semua peserta harus ikut tes kesehatan dan tes keperawanan.

Sekitar 20 orang dimasukkan dalam satu ruangan. Kemudian disuruh buka pakaian dalam waktu tiga menit. Diperiksa bagian tubuh seperti mata, hidung, mulut dan anggota tubuh lainnya.

Saat pemeriksaan ambeien, peserta disuruh buka celana dengan posisi nungging. Setelah itu dimasukkan lagi ke dalam ruangan untuk tes keperawanan. Petugas memasukkan dua jari dengan bantuan gel. "Rasanya sakit sekali," kata Siti.

Saat itu, Siti mengaku sangat malu karena ruangan pemeriksaannya terbuka. Jadi sesama peserta bisa saling melihat. "Padahal ini pribadi sekali. Rasanya malu sekali dan merasakan sakit lagi," katanya.

Menurut Siti, tes keperawanan sebenarnya tidak perlu. Karena tidak ada kaitannya dengan tugas kepolisian. Lebih baik memeriksa penyakit dalam yang mungkin diderita peserta. "Karena bisa berdampak pada saat latihan," katanya.

Andreas meminta semua perempuan yang ikut seleksi Polwan tidak melakukan tes ini karena melanggar hukum. Pada zaman Kapolri Jendral Badrodin Haiti, sudah ada telegram yang memerintahkan tes keperawanan dihilangkan. "Apapun tes yang menyentuh vagina tidak boleh dilakukan," kata Andreas, Senin (29/8/16)

Menurutnya, organisasi kesehatan dunia WHO juga sudah mengeluarkan pernyataan bahwa secara ilmiah keperawanan tidak bisa dibuktikan dengan melakukan tes keperawanan. "Karena ada orang sudah menikah tapi selaput daranya masih ada," kata Andreas.

Ada tidaknya selaput dara perempuan juga bisa dipengaruhi oleh banyak hal. Seperti pernah terjatuh atau sering berolahraga. "Kenapa juga hanya tes keperawanan, sementara tes keperjakaan tidak dilakukan," kata Andreas. (re)


sumber: makassarterkini.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • PDIP Cobot Kordias Pasaribu dari Ketua DPD Riau
  • Belum Terdaftar Jadi DPS & DPT? Lapor Ke Posko Pengaduan Bawaslu Riau
  • Diterkam Beruang, Paha Petani di Rohul Luka Parah
  • Tingkatkan Partisipasi Pemilih, Kesbangpol Gencar Sosialisasi Ke Pemilih Pemula
  • Ini Alasan Pasangan Firdaus - Rusli Sering Turun ke Pasar Tradisional
  • DPRD Riau "Ketuk Palu" Perda Ketenagalistrikan
  • Berikan Jawaban yang Sama Berulang-ulang, Bos Facebook Dicemooh Warganet Dunia
  • Januari-Maret 2018, Kejaksaan Negeri Bengkalis Telah Tangani 103 Perkara Pidana Umum
  • Hadiri Rapat Koordinasi Di Jakarta, PKK Kampar Komit Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga
  •  
     
     
    Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
    Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..
    Kamis, 04/01/2018 - 18:37:13 WIB
    Pertarungan Jumiati Melawan Harimau di Sebuah Perkebunan Sawit di Riau...Sebelum Tewas, Leher Belakangnya Dicengkeram, Setelah Itu Pahanya Dimakan
    Rabu, 04/01/2017 - 13:09:56 WIB
    Malaysia dan Indonesia Berlomba Dalam Membuat Pesawat Tempur
    Minggu, 14/01/2018 - 13:42:13 WIB
    Zaman Sudah Mulai Edan, Ada Seorang Anak Remaja Mau Memperkosa Ibu Kandungnya Sendiri
    Senin, 22/01/2018 - 19:38:18 WIB
    Partai Gerindra Minta Tolak Dana Asing untuk Legalisasi LGBT
    Kamis, 05/03/2015 - 09:07:54 WIB
    Advertorial
    Panitia Pelaksana Konfercab NU Inhu ke-IV Gelar Audiensi dengan Bupati Inhu
    Kamis, 05/03/2015 - 12:18:03 WIB
    Danrem 031/WB Dampingi Mentan Kunker di Riau
    Senin, 22/01/2018 - 20:02:39 WIB
    Warga Sumatera Barat Bisa Saksikan Gerhana Bulan Total Yang Akan Terjadi Pada 31 Januari 2018
    Kamis, 05/03/2015 - 08:10:06 WIB
    Mentan Penuhi Janji Temui Petani di Pulau Ransang, Meranti
    Senin, 22/01/2018 - 19:18:29 WIB
    Dibanding Istrinya, Pria Ini Lebih Suka Bocah..Kalaupun Mau Berhubungan Dengan Istrinya, Lebih Dulu Berbuat Tak Senonoh kepada Anak-anak
    Kamis, 05/03/2015 - 07:53:52 WIB
    Menteri Pertanian Kagum Program Kemandirian Pangan Kampar
    Jumat, 05/01/2018 - 04:51:59 WIB
    Soal Yang Satu Ini, Ternyata Presiden Amerika Serikat Donald Trump Takut Juga
    Senin, 22/01/2018 - 17:51:03 WIB
    Wabup Bengkalis Minta ASN Tingkatkan Disiplin Kerja dan Penuhi Kewajiban
    Rabu, 17/05/2017 - 15:54:00 WIB
    Penegak Hukum Diminta Usut Otak Aksi Demo Bayaran di Riau
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved