Selasa, 25/06/2019
 
Karni Ilyas Dan ILC Cuti, Ini Aspirasi Masyarakat Kata Said Didu

Putra | Nasional
Rabu, 03/07/2019 - 14:52:49 WIB
RiauEksis.com - Mantan Sekjen BUMN Said Didu menyampaikan aspirasi masyarakat soal cutinya Karni Ilyas dan program Indonesia Lawyers Club (ILC).

Menurut Said Didu, ada masyarakat yang berpendapat Karni Ilyas pasti menghadapi tekanan begitu berat menjelang Pilpres 2019 hingga sosok sekuat dirinya meminta cuti dari ILC.

Hal tersebut disampaikan Said Didu dalam tayangan ILC dengan tema "Setelah Vonis MK: Seperti Apa Wajah Demokrasi Kita?", Selasa (2/7/2019).

Dalam video unggahan kanal YouTube Indonesia Lawyers Club, Selasa (2/7/2019), Karni Ilyas terlebih dahulu menyampaikan permintaan maaf lantaran ia dan ILC sudah cuti selama dua bulan.

Mantan Sekjen BUMN Said Didu menyampaikan aspirasi masyarakat soal cutinya Karni Ilyas dan program Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (3/7/2019) (YouTube Indonesia Lawyers Club)

Karni Ilyas mengibaratkan dirinya sebagai peselancar yang tahu kapan badai akan datang sehingga dirinya menarik papan selancar dan kembali ke daratan.

"Saya mengatakan di Twitter, bahwa saya itu peselancar, peselancar itu tidak takut sama gelombang ataupun ombak," kata Karni Ilyas.

"Tapi peselancar tahu kapan menarik papannya pulang, yaitu ketika di langit tanda-tanda badai akan datang."

Karni Ilyas sebagai peselancar mengaku hanya punya papan selancar satu saja, sehingga tidak memungkinkan untuk menerjang badai.

"Modal saya cuma papan satu lembar. Sendainya yang saya bawa itu kapal, mungkin saya tidak akan takut oleh badai."
"Tapi papan selembar, apalah artinya untuk melawan badai," kata Karni Ilyas.

Meski demikian, Karni Ilyas sebenarnya juga kecewa lantaran sebagai seorang peselancar dirinya dihalangi untuk kembali ke lautan.

"Tapi kalau boleh jujur, yang paling kecewa ILC itu tidak ada itu justru saya sendiri, karena sebagai seorang surfer, itu dia akan kecewa ketika dia permainannya dihalangi oleh badai," tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Said Didu menyampaikan pendapat masyarakat di kampung halamannya di Indonesia Timur yang juga menggemari ILC.

"Menyampaikan juga aspirasi pecinta ILC di kampung saya yang jauh di Indonesia Timur yang begadang kadang-kadang sampai jam 3 subuh," kata Said Didu.

Ternyata warga di sana merasa kecewa dengan cutinya Karni Ilyas dan ILC selama dua bulan itu.

"Dia menyatakan acara yang lain boleh hilang, tapi ILC jangan hilang," imbuhnya.

Mereka ternyata paham betapa kuatnya tekanan yang dihadapi Karni Ilyas sehingga memutuskan untuk cuti menjelang Pilpres 2019.

"Cuma menyampaikan juga kekecewaan, betapa kerasnya tekanan ini, sekuat Karni Ilyas pun meminta cuti."

"Jadi kira-kira tekanan ini pasti keras sekali karena setingkat Karni Ilyas pun minta cuti," ujar Said Didu.****(ptr)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Sosialisasi Karlahut, Babinsa Himbau Masyarakat Jangan Bakar Lahan
  • Komsos Bersama Masyarakat dan Scurity Perusahaan, Serda Prawito Himbau Bantu Mengawasi Wilayah
  • Disbudparpora Kab. Bengkalis Buka Festival Budaya Bahri tahun 2019 di pantai Selat Baru 
  • Teritorial Babinsa 07/Bukit Batu Laksanakan Komsos Upaya Cegah Karlahut
  • Anggota Koramil 06/Sungai Apit Bersama Masyarakat Gotong Royong Mengecat Rumah Ibadah
  • Wagubri H Edy Natar Nasution Hadiri HUT Rohul Ke 20 Tahun
  • Serma Sayuti Laksanakan Komsos Bersama Damkar dan Masyarakat Wilayah Binaan
  • Tiga DPRD Kabupaten dan anggota DPRD Kota Pekanbaru, Ikuti Pembukaan Orientasi Se-Provinsi Riau
  • Orientasi di Hotel Pangeran Pekanbaru, Seluruh anggota DPRD Bengkalis ikut Serta
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved