Rabu, 24 Oktober 2018
 
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Gelar Aksi Penolakan Intoleransi Di Depan Gedung DPRD Riau

Putra | Pekanbaru Kota
Kamis, 11/10/2018 - 20:42:56 WIB
RiauEksis.com - Puluhan massa aksi dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pekanbaru menggelar aksi penolakan intoleransi di depan Gedung DPRD Riau, Pekanbaru, Kamis, (11/10/2018).

Massa aksi meminta DPRD Riau untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah pusat, agar gereja - gereja di Jambi tidak lagi disegel, sehingga jemaatnya dapat beribadah sesuai undang - undang RI yang sudah berlaku.

"Kami meminta agar jemaat di Jambi dapat beribadah sebagaimana yang sudah diatur undang - undang. Sungguh miris kami melihat jemaat dan saudara kami yang harus beribadah dihalaman rumah ibadahnya karena penyegelan di Jambi," ujar koordinator orasi.

"Ini bukan masalah minoritas atau mayoritas, ini permasalahan penindasan. Cabut segel gereja yang dilakukan di Jambi," ujarnya.

Sementara itu, tampak Wakil Ketua DPRD Riau, Kordias Pasaribu menyambut langsung massa aksi, yang mendengarkan orasi dan aspirasi massa. Kepada Kordias, massa kemudian membacakan pernyataan sikapnya sebagai Korlap dan Ketua GMKI Pekanbaru.Gelar Aksi Damai Menolak Intoleransi Antar Umat Beragama

GMKI Pekanbaru menolak intoleransi dengan penyegelan gereja yang ada dijambi, kita meminta kepada DPRD riau agar menyampaikan kepada pemerintah pusat, agar saudara kami dibiarkan beribadah. ****(ptr)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Jalan Lintas Riau - Sumatera Barat Longor
  • Kejari Pelalawan Musnahkan BB 102 Perkara
  • Mahasiswa STT Pelalawan Terpilih 30 Finalis BYTe 2018
  • Kenangan Cristiano Ronaldo Di Old Trafford Pada Laga Manchester United Vs Juventus
  • Olahraga Tak Sempat? Begini Cara Diet Biar Badan Tak Melar
  • BNN Menangkap Perempuan Kirim Ganja Ke Rutan Sialang Bungkuk
  • Satu Pelaku dan Mobil SUV Penghadang Tim KLHK Diamankan
  • Kostum Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto Dianggap Bikin Bosen Pemilih
  • Pengusaha Sawit Kuansing Dirampok, Kerugian Sekitar 500 Juta
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved