Minggu, 16 Desember 2018
 
Bea-Cukai Menggagalkan Peredaran Rokok Dan Minuman Keras Ilegal

Putra | Pekanbaru Kota
Selasa, 02/10/2018 - 15:26:41 WIB
RiauEksis.com - Bea-Cukai menggagalkan peredaran rokok dan minuman keras (miras) ilegal sepanjang dua tahun ini. Hasilnya, ditemukan 2 juta batang rokok dan 2.245 miras ilegal.

"Kita lakukan penindakan 2.231.935 batang rokok dari 4.062 penindakan dan 2.245 botol minuman keras dari 826 kasus penindakan. Kegiatan ini kita lakukan sejak tahun 2016," ujar Direktur Jenderal Bea-Cukai, Heri Pambudi, di kantor Bea-Cukai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (2/10/2018).

Total nilai keseluruhan barang bukti tersebut mencapai Rp 1 miliaran. Heru menjelaskan, di samping penindakan ini, pihaknya berhasil menambah uang kas negara sebesar Rp 4 miliaran dari denda yang dibayar sejumlah perusahaan yang memproduksinya.

"Negara dirugikan tentunya dari hasil penindakan ini, nilainya semua yang kita tangkap Rp 1.120.001.401. Tapi selain itu kas negara bertambah Rp 4.061.220.400 dari pengenaan sanksi administrasi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," ucapnya.

Penindakan miras sendiri, dijelaskan Heru, dilakukan merata di sekitar wilayah DKI Jakarta. Kebanyakan miras tersebut impor dari luar negeri melalui pelabuhan tikus yang tanpa ada Bea-Cukai.

"Kita tangkap di tempat yang jual secara ilegal. Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, ya merata semuanya. Sebagian ini brand besar impor. Biasanya dari Singapura dan beberapa negara lain, bisa lolos ya melalui tikus, di Sumatera banyak," jelasnya.

Sedangkan untuk rokok, pihaknya mendapati secara nasional. Terutama produsen langsung kebanyakan dari luar Jakarta.

"Ini produsen hampir sebagian besar itu lokal, biasanya dari Jawa Timur dan Jawa Tengah," jelas Heru.

Heru menyebut terdapat dua pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam penindakan ini. Keduanya sudah diadili dan diputus oleh pengadilan.

"Dari sisi pelaku usaha. Sudah kita proses dua orang tersangka dan sekarang sudah diputus oleh pengadilan, sudah kita pidanakan," tutupnya.

Selanjutnya barang bukti tersebut dimusnahkan secara simbolis di lokasi. Hadir juga Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Adi Vivid, Wakil Komandan Dentasemen Polisi Militer Jaya 1 Mayor CPM Jo, Kasi Pidana Khusus Kejari Jakarta Utara Ricky Tomy, dan beberapa perwakilan direktorat jenderal kekayaan negara DKI Jakarta. ****(ptr)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Pemkab Rohil Giatkan Pembangunan Wilayah Perbatasan
  • Curhatan Mahasiswa S3 Polisikan Dosen Karena Dilempar Disertasi
  • Jadwal Lengkap Presiden RI Ke-6 Di Riau
  • Terduga Teroris Aksi Teror Natal Dan Tahun Baru Ditangkap Polisi
  • Kosmetik Ilegal Akan Diedarkan Ke Kota Besar Di Indonesia Tapi Dihentikan BPOM
  • Terseret Arus Sungai Kampar, Korban Ditemukan Kondisi Meninggal Dunia
  • Evalasi Waduk PLTA Koto Panjang Mengalami Penurunan
  • Terbongkarnya Bilik Cinta Di Lapas Sukamiskin
  • Kukang Jantan Berusia Setahun Sempat Terjebak Banjir
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved