" />


Senin, 23 April 2018
 
Targetkan Kota Layak Anak Tingkat Madya, Plt Walikota Pekanbaru Himbau Warga Awasi Hak Anak

Ditma | Pekanbaru Kota
Senin, 09/04/2018 - 13:31:11 WIB
PEKANBARU, Riaueksis.com - Setelah berhasil meraih predikat kota layak anak tingkat Pratama pada tahun 2017 lalu, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bersama OPD terkait kembali menargetkan Pekanbaru meraih predikat Kota Layak Anak (KLA) tingkat Madya tahun 2018 ini.

Untuk diketahui, bahwa ada lima peringkat sebuah kota/kabupaten bisa ditetapkan sebagai kota layak anak, mulai dari pratama, madya, nindya, utama dan KLA, setiap tahunnya akan ditetapkan bertepatan pada peringatan hari anak nasional pada 23 Juli. 

Namun, di tengah usaha Pemerintah Kota Pekanbaru memenuhi 24 kriteria dari 1 kelembagaan dan lima klaster yang ditetapkan sebagai KLA, berbagai persoalan yang bersentuhan langsung dengan anak masih saja terjadi. 

Sebut saja keberadaan anak-anak jalanan di persimpangan lampu merah di beberapa titik di Kota Pekanbaru, diantaranya di simpang Mall SKA, dimana baru-baru ini masyarakat diresakan oleh ulah seorang bocah laki-laki yang melakukan perbuatan tidak terpuji yakni memperlihatkan kemaluannya, diduga lantaran tidak diberi uang oleh pengguna jalan.

Menanggapi persoalan tersebut, Plt Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif melakukan pengawasan, mulai dari RT RW, Lurah, Camat serta tim Yustisi untuk melakulan penertiban. 

"Dari informasi yang kita terima, mayoritas Gepeng, anak jalanan dan lainnya ini bukan warga Kota Pekanbaru, melainkan diduga didatangkan dari luar kota dan diduga ada yang mengakomodir ini yang perlu diawasi dan ditindaklanjuti. Meski demikian kita tetap himbau masyarakat Pekanbaru tetap berperan aktif mengawasi anak-anak mereka, jangan sampai dibiarkan apalagi sengaja disuruh cari uang di jalan. Ini tidak benar, sudah melanggar hak anak," ungkap Ayat Cahyadi, Minggu (8/4/2018).

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA) kota Pekanbaru, Dra Hj Rosmawati menghimbau agar Satpol PP Kota Pekanbaru yang saat ini dikomandoi oleh Agus Pramono agar segera bergerak mengawasi Perda kota Pekanbaru soal anak jalanan dan Gepeng tersebut. 

"Semua sudah diatur didalam Perda, dimana tidak dibenarkan memberikan sesuatu atau uang kepada anak-anak atau pengemis, aturan ini harus ditegakkan dan Satpol PP harus turun tangan mengatasi pelanggaran Perda ini," ungkap Rosmawati. 

Di samping itu, masyarakat dihimbau untuk mentaati Perda Kota Pekanbaru tentang gepeng dan anak jalanan ini,  dimana masyarakat diminta tidak memberikan sesuatu atau uang kepada gepeng dan anak jalanan tersebut, namun lebih memberi sumbangan kepada lembaga-lembaga resmi yang ada. (der)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • PDIP Cobot Kordias Pasaribu dari Ketua DPD Riau
  • Belum Terdaftar Jadi DPS & DPT? Lapor Ke Posko Pengaduan Bawaslu Riau
  • Diterkam Beruang, Paha Petani di Rohul Luka Parah
  • Tingkatkan Partisipasi Pemilih, Kesbangpol Gencar Sosialisasi Ke Pemilih Pemula
  • Ini Alasan Pasangan Firdaus - Rusli Sering Turun ke Pasar Tradisional
  • DPRD Riau "Ketuk Palu" Perda Ketenagalistrikan
  • Berikan Jawaban yang Sama Berulang-ulang, Bos Facebook Dicemooh Warganet Dunia
  • Januari-Maret 2018, Kejaksaan Negeri Bengkalis Telah Tangani 103 Perkara Pidana Umum
  • Hadiri Rapat Koordinasi Di Jakarta, PKK Kampar Komit Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga
  •  
     
     
    Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
    Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..
    Kamis, 04/01/2018 - 18:37:13 WIB
    Pertarungan Jumiati Melawan Harimau di Sebuah Perkebunan Sawit di Riau...Sebelum Tewas, Leher Belakangnya Dicengkeram, Setelah Itu Pahanya Dimakan
    Rabu, 04/01/2017 - 13:09:56 WIB
    Malaysia dan Indonesia Berlomba Dalam Membuat Pesawat Tempur
    Minggu, 14/01/2018 - 13:42:13 WIB
    Zaman Sudah Mulai Edan, Ada Seorang Anak Remaja Mau Memperkosa Ibu Kandungnya Sendiri
    Senin, 22/01/2018 - 19:38:18 WIB
    Partai Gerindra Minta Tolak Dana Asing untuk Legalisasi LGBT
    Kamis, 05/03/2015 - 09:07:54 WIB
    Advertorial
    Panitia Pelaksana Konfercab NU Inhu ke-IV Gelar Audiensi dengan Bupati Inhu
    Kamis, 05/03/2015 - 12:18:03 WIB
    Danrem 031/WB Dampingi Mentan Kunker di Riau
    Senin, 22/01/2018 - 20:02:39 WIB
    Warga Sumatera Barat Bisa Saksikan Gerhana Bulan Total Yang Akan Terjadi Pada 31 Januari 2018
    Kamis, 05/03/2015 - 08:10:06 WIB
    Mentan Penuhi Janji Temui Petani di Pulau Ransang, Meranti
    Senin, 22/01/2018 - 19:18:29 WIB
    Dibanding Istrinya, Pria Ini Lebih Suka Bocah..Kalaupun Mau Berhubungan Dengan Istrinya, Lebih Dulu Berbuat Tak Senonoh kepada Anak-anak
    Kamis, 05/03/2015 - 07:53:52 WIB
    Menteri Pertanian Kagum Program Kemandirian Pangan Kampar
    Jumat, 05/01/2018 - 04:51:59 WIB
    Soal Yang Satu Ini, Ternyata Presiden Amerika Serikat Donald Trump Takut Juga
    Senin, 22/01/2018 - 17:51:03 WIB
    Wabup Bengkalis Minta ASN Tingkatkan Disiplin Kerja dan Penuhi Kewajiban
    Rabu, 17/05/2017 - 15:54:00 WIB
    Penegak Hukum Diminta Usut Otak Aksi Demo Bayaran di Riau
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved