Minggu, 23 09 2018
 
Mengenal Fred Manchester United bukan Manchester City

Putra | Olahraga
Rabu, 06/06/2018 - 19:55:32 WIB
RiauEksis.com, Jakarta - Manchester United baru saja mendatangkan gelandang Shakhtar Donetsk, Fred. Siapa sebenarnya Fred? Kenapa bukan Manchester City? Mampukah dia bersinar bersama MU?

Fred sebenarnya terlebih dahulu dihubungkan dengan Manchester City, tepatnya pada Januari lalu. Namun, kala itu tawaran City ditolak Shakhtar. 

Citizens mencoba kembali mendekati Fred setelah musim berakhir. Lagi-lagi kegagalan yang mereka terima. City kalah dari MU yang berhasil mendapatkan tanda tangan sang pemain.

Setan Merah kabarnya mengeluarkan dana lebih dari 50 juta poundsterling untuk gelandang 24 tahun itu. Harga yang terbilang mewah untuk pemain yang mungkin belum diketahui penggila sepakbola secara umum. Lalu siapa sebenarnya Fred? Apakah dia benar-benar sosok yang bisa membawa MU kembali ke titik sukses?

Dari Brasil ke Ukraina

Fred direkrut Shakhtar pada 2013 dengan harga 15 juta euro dari Internacional. Bersama klub Brasil tersebut, Fred berhasil dua kali juara Campeonato Gaucho. 

Nama Fred pelan tapi pasti menanjak. Ia membantu Shakhtar meraih dua titel liga, dua piala domestik, dan tiga piala super. Dia juga sudah merasakan pengalaman tampil di Liga Champions dan Liga Europa.

Fred sempat terpilih menggantikan Luis Gustavo di skuat Timnas Brasil untuk Copa America 2015. Namun, di tengah turnamen dia kedapatan positif menggunakan obat terlarang Hydrochlorothiazide. Dinyatakan bersalah, Fred dapat hukuman larangan bertanding satu tahun di seluruh kompetisi CONMEBOL. Tapi, tahun lalu sanksi Fred diperluas menjadi level dunia, sehingga dia tak bisa memperkuat timnas selama dua tahun (2015-2017).

Namun kondisi itu tak menghambat Fred. Terlepas dari suspensi itu, tetap banyak yang tertarik dengan dia. Salah satu bentuk pengakuan padanya adalah pemanggilan untuk masuk menjadi satu dari 23 pemain Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2018 nanti.

Fred Bisa Apa?

Saat pertama kali bergabung dengan Shakhtar, Pelatih saat itu Mircea Lucescu, memastikan bahwa posisi Fred adalah gelandang serang cenderung ke sayap. Lucescu mengatakan bahwa karena sudah ada Taison dan Bernard, Fred pun menjadi gelandang tengah box to box yang juga piawai dalam bertahan.

Fred punya segala atribut untuk menjadi gelandang modern. Ia bisa memberikan passing dengan kedua kakinya, juga kapabel untuk menghancurkan lini belakang lawan lewat akselerasi dribble, maupun umpan jauh akurat.

Pemain ini juga rajin mundur dan melaksanakan tugas bertahan. Dia sangat sering turun untuk memperbaiki penguasaan timnya dan membantu pertahanan tim.

Tapi, senjata utama Fred adalah kemampuan dribblenya. Ia memiliki catatan rataan 3,3 kali melewati lawan per laga di Liga Champions musim ini, atau mencapai 95 persen. Sedangkan kelemahan utamanya adalah duel udara. Tinggi Fred yang cuma 170 cm memang tak mendukung dia jadi petarung di udara.

Fred dan Gilberto Silva

Agen Fred ternyata adalah Legenda Brasil dan Arsenal, Gilberto Silva. Meski begitu, Silva menganggap dirinya lebih menjadi mentor ketimbang agen untuk Fred.

"Sejak saya bekerja bersama Fred, ini menjadi tantangan besar, karena notabene ini bukanlah pekerjaan yang biasa saya lakukan. Saya tak pernah bekerja di bidang ini sebelumnya. Tapi, ini baik-baik saja karena lebih seperti menjadi mentor dari luar, bukan agen," ujarnya kepada Sky Sports.

"Saya tak punya pengalaman menjadi agen sebelumnya. Tapi, saya punya partner bekerja. Dan sekarang adalah tenang memberikan mentor kepada Fred. Ini adalah tentang menganalisis dan berkata kepadanya 'Anda harus mengingat situasi ini, dan mencoba mengoreksinya'," tambah dia.

Mendapat Peran Apa Fred di MU?

Seiring dengan pensiunnya Michael Carrick dan Marouane Fellaini yang dekat dengan pintu keluar, kedatangan Fred akan menjadi krusial. Dia akan memberikan kualitas di lini ini.

Namun, yang terpenting, kehadiran Fred akan membuat Paul Pogba bisa bergerak lebih bebas dan tak perlu lagi memikirkan menjaga ruang atau menyeimbangkan permainan. Pogba akan diberi peran free role, sementara Fred bersama Nemanja Matic akan bekerja keras sebagai dua jangkar. 



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Utang Pemerintah Naik Lagi
  • Daftar CPNS? Ini Instansi Yang Tunjangan Paling Tinggi
  • Jadwal Liga Inggris Pekan Keenam
  • Polres Pelalawan Menangkap Warga Yang Membakar Lahan
  • Hambatan RI Tingkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri
  • Rencana Kirab GP Ansor Dapat Penolakan Dari Berbagai Elemen Dan Ormas
  • Andi Rachman Pamit Mengundurkan Diri Dari Gubernur Riau
  • Harimau Sumatera Berkeliaran Di Desa Teluk Nibung
  • Keributan Di Hiburan Malam Pekanbaru, 2 Orang Tewas
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved