Rabu, 24 Oktober 2018
 
Telan Pil Pahit Ditaklukkan Jepang 1-4 , Timnas Indonesia U-19 Baru Bisa Ciptakan Gol di Waktu Tambahan Babak Kedua

anas | Olahraga
Senin, 26/03/2018 - 00:49:17 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-19 berusaha melewati hadangan pemain Jepang dalam laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (25/3) malam.
TERKAIT:
Jakarta (RiauEksis.Com) - Dalam laga persahabatan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Minggu (25/3), tampaknya Timnas Indonesia U-19 kalah kelas dengan tim Jepang. Pada pertandingan ini, Timnas  U-19 di bawah asuhan pelatih Bima Sakti menelan pil pahit kalah 1-4.

Kekalahan tersebut menjadi hasil negatif pertama bagi skuat Indonesia U-19 di bawah asuhan pelatih Bima Sakti Tukiman. “Kalau dari sisi hasil, saya kecewa,” ujar Bima usai pertandingan, Minggu (25/3).

Dia mengatakan kekalahan ini tak seperti apa yang diharapkannya. Namun, Bima harus mengakui, permainan Jepang berada di atas level skuat Indonesia. “Terlepas dari hasilnya, uji coba ini untuk mengetahui level kita. Dan tim kita (Indonesia) memang masih kalah kelas (dari Jepang),” ujar dia.

Saat pertandingan, Jepang berhasil empat kali menjebol gawang Garuda sepanjang pertandingan. Pada babak pertama, Indonesia sudah tunduk dengan skor 1-0. Gol Jepang dibikin oleh Miyashiro Taisei pada menit ke-15.

Pada babak kedua, para penggawa tuan rumah tak mampu membalas satu gol tertinggal. Alih-alih membalas, gawang Indonesia yang dikawal kiper Aqil Savik kembali kebobolan.

Pada menit ke-48, Yamada Kota kembali membuat Indonesia malu dan membuat skor menjadi 2-0. Satu menit setelah itu, giliran Taisei yang kembali mencatatkan namanya di papan angka dan membuat skor menjadi 3-0.

Tak juga membalas, kesalahan fatal para pemain Indonesia di areal 12 pada menit ke-78 memberikan hadiah sepakan penalti kepada Jepang. Eksekusi yang dilakukan  Ando Mizuki kembali membuat skuat Garuda kehilangan muka. Skor telak 4-0.

Skor tersebut bertahan sampai menit ke-90. Namun wasit memberikan tambahan waktu. Pada masa bonus tersebut, para penggawa Indonesia baru berhasil memperkecil kekalahan.

Gol pelipur lara dari Aji Kusuma itu membuat skor menjadi 1-4. Skor tersebut sekaligus menutup pertandingan.

Bima mengatakan, meski hanya laga persahabatan tak semestinya Indonesia kebobolan sampai empat kali. Menurut dia, skuatnya perlu mengambil pelajaran dari kekalahan ini. Bagi dia, kekalahan ini harus diperbaiki agar Garuda U-19 mampu memberikan kemenangan pada laga-laga berikutnya.

Mantan kapten timnas Garuda Indonesia itu, evaluasi tersebut penting mengingat timnas U-19 tahun ini punya sejumlah gelaran resmi yang menuntut hasil positif. “Saya harap pemain bisa belajar banyak dari kekalahan ini. Mengambil yang positif. Dan saya akan mengevaluasi dari apa yang kami capai hari ini,” kata Bima.

Bima menjadi menjadi pelatih timnas U-19 setelah PSSI resmi mendepak Indra Sjafri dari kursi kepelatihan Garuda Muda, pada November 2017. Sejak itu timnas U-19 memang belum lagi pernah turun lapangan melakoni pertandingan. Gelaran terakhir Garuda Muda yaitu saat gagal juara Piala AFF U-19 di Myanmar, Oktober lalu.

Tahun ini, tanggung jawab besar menanti Bima sebagai pelatih agar bisa memperbaiki prestasi Garuda Muda. Okotber 2018 ini, skuat Garuda U-19 akan menjadi tuan rumah Piala AFC U-19. Menembus babak final dan juara tentu menjadi mimpi besar bagi Garuda Muda. (nas)



sumber: republika




comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Jalan Lintas Riau - Sumatera Barat Longor
  • Kejari Pelalawan Musnahkan BB 102 Perkara
  • Mahasiswa STT Pelalawan Terpilih 30 Finalis BYTe 2018
  • Kenangan Cristiano Ronaldo Di Old Trafford Pada Laga Manchester United Vs Juventus
  • Olahraga Tak Sempat? Begini Cara Diet Biar Badan Tak Melar
  • BNN Menangkap Perempuan Kirim Ganja Ke Rutan Sialang Bungkuk
  • Satu Pelaku dan Mobil SUV Penghadang Tim KLHK Diamankan
  • Kostum Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto Dianggap Bikin Bosen Pemilih
  • Pengusaha Sawit Kuansing Dirampok, Kerugian Sekitar 500 Juta
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved