Senin, 23 Juli 2018
 
Telan Pil Pahit Ditaklukkan Jepang 1-4 , Timnas Indonesia U-19 Baru Bisa Ciptakan Gol di Waktu Tambahan Babak Kedua

anas | Olahraga
Senin, 26/03/2018 - 00:49:17 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-19 berusaha melewati hadangan pemain Jepang dalam laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (25/3) malam.
TERKAIT:
Jakarta (RiauEksis.Com) - Dalam laga persahabatan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Minggu (25/3), tampaknya Timnas Indonesia U-19 kalah kelas dengan tim Jepang. Pada pertandingan ini, Timnas  U-19 di bawah asuhan pelatih Bima Sakti menelan pil pahit kalah 1-4.

Kekalahan tersebut menjadi hasil negatif pertama bagi skuat Indonesia U-19 di bawah asuhan pelatih Bima Sakti Tukiman. “Kalau dari sisi hasil, saya kecewa,” ujar Bima usai pertandingan, Minggu (25/3).

Dia mengatakan kekalahan ini tak seperti apa yang diharapkannya. Namun, Bima harus mengakui, permainan Jepang berada di atas level skuat Indonesia. “Terlepas dari hasilnya, uji coba ini untuk mengetahui level kita. Dan tim kita (Indonesia) memang masih kalah kelas (dari Jepang),” ujar dia.

Saat pertandingan, Jepang berhasil empat kali menjebol gawang Garuda sepanjang pertandingan. Pada babak pertama, Indonesia sudah tunduk dengan skor 1-0. Gol Jepang dibikin oleh Miyashiro Taisei pada menit ke-15.

Pada babak kedua, para penggawa tuan rumah tak mampu membalas satu gol tertinggal. Alih-alih membalas, gawang Indonesia yang dikawal kiper Aqil Savik kembali kebobolan.

Pada menit ke-48, Yamada Kota kembali membuat Indonesia malu dan membuat skor menjadi 2-0. Satu menit setelah itu, giliran Taisei yang kembali mencatatkan namanya di papan angka dan membuat skor menjadi 3-0.

Tak juga membalas, kesalahan fatal para pemain Indonesia di areal 12 pada menit ke-78 memberikan hadiah sepakan penalti kepada Jepang. Eksekusi yang dilakukan  Ando Mizuki kembali membuat skuat Garuda kehilangan muka. Skor telak 4-0.

Skor tersebut bertahan sampai menit ke-90. Namun wasit memberikan tambahan waktu. Pada masa bonus tersebut, para penggawa Indonesia baru berhasil memperkecil kekalahan.

Gol pelipur lara dari Aji Kusuma itu membuat skor menjadi 1-4. Skor tersebut sekaligus menutup pertandingan.

Bima mengatakan, meski hanya laga persahabatan tak semestinya Indonesia kebobolan sampai empat kali. Menurut dia, skuatnya perlu mengambil pelajaran dari kekalahan ini. Bagi dia, kekalahan ini harus diperbaiki agar Garuda U-19 mampu memberikan kemenangan pada laga-laga berikutnya.

Mantan kapten timnas Garuda Indonesia itu, evaluasi tersebut penting mengingat timnas U-19 tahun ini punya sejumlah gelaran resmi yang menuntut hasil positif. “Saya harap pemain bisa belajar banyak dari kekalahan ini. Mengambil yang positif. Dan saya akan mengevaluasi dari apa yang kami capai hari ini,” kata Bima.

Bima menjadi menjadi pelatih timnas U-19 setelah PSSI resmi mendepak Indra Sjafri dari kursi kepelatihan Garuda Muda, pada November 2017. Sejak itu timnas U-19 memang belum lagi pernah turun lapangan melakoni pertandingan. Gelaran terakhir Garuda Muda yaitu saat gagal juara Piala AFF U-19 di Myanmar, Oktober lalu.

Tahun ini, tanggung jawab besar menanti Bima sebagai pelatih agar bisa memperbaiki prestasi Garuda Muda. Okotber 2018 ini, skuat Garuda U-19 akan menjadi tuan rumah Piala AFC U-19. Menembus babak final dan juara tentu menjadi mimpi besar bagi Garuda Muda. (nas)



sumber: republika




comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Bj Habibie: Pilihlah Presiden Jejak-Jejaknya Yang Nyata
  • Kali Item Ditutup Dengan Waring, LIPI: Kurang Efektif Ngurangi Bau
  • Koordinator Isu Energi BEM Seluruh Indonesia Tolak Pelemahan Pertamina
  • Gempa Berkekuatan 5,5 Skala Richter Guncang Padang
  • Ahok Akan Bebas Bersyarat Agustus Nanti, Tapi...
  • Anies Pecat Walikota Melalui Aplikasi WhatsApp
  • Perbedaan Anies Dan Ahok Tangani Kali Item
  • Neymar: Kedatangan Ronaldo Akan Membuat Seri A Jaya
  • Kasus Coblos Lebih Satu Kali Divonis 24 Bulan Penjara Dan Denda 24 Juta Rupiah
  •  
     
     
    Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
    Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..
    Selasa, 17/07/2018 - 20:42:25 WIB
    Arsene Wenger: Saya Menyesal Telah Mengorbankan Segala Yang Saya Lakukan
    Kamis, 04/01/2018 - 18:37:13 WIB
    Pertarungan Jumiati Melawan Harimau di Sebuah Perkebunan Sawit di Riau...Sebelum Tewas, Leher Belakangnya Dicengkeram, Setelah Itu Pahanya Dimakan
    Rabu, 04/01/2017 - 13:09:56 WIB
    Malaysia dan Indonesia Berlomba Dalam Membuat Pesawat Tempur
    Minggu, 14/01/2018 - 13:42:13 WIB
    Zaman Sudah Mulai Edan, Ada Seorang Anak Remaja Mau Memperkosa Ibu Kandungnya Sendiri
    Senin, 22/01/2018 - 19:38:18 WIB
    Partai Gerindra Minta Tolak Dana Asing untuk Legalisasi LGBT
    Rabu, 17/05/2017 - 15:54:00 WIB
    Penegak Hukum Diminta Usut Otak Aksi Demo Bayaran di Riau
    Kamis, 05/03/2015 - 09:07:54 WIB
    Advertorial
    Panitia Pelaksana Konfercab NU Inhu ke-IV Gelar Audiensi dengan Bupati Inhu
    Kamis, 05/03/2015 - 12:18:03 WIB
    Danrem 031/WB Dampingi Mentan Kunker di Riau
    Senin, 22/01/2018 - 20:02:39 WIB
    Warga Sumatera Barat Bisa Saksikan Gerhana Bulan Total Yang Akan Terjadi Pada 31 Januari 2018
    Kamis, 05/03/2015 - 08:10:06 WIB
    Mentan Penuhi Janji Temui Petani di Pulau Ransang, Meranti
    Senin, 22/01/2018 - 19:18:29 WIB
    Dibanding Istrinya, Pria Ini Lebih Suka Bocah..Kalaupun Mau Berhubungan Dengan Istrinya, Lebih Dulu Berbuat Tak Senonoh kepada Anak-anak
    Kamis, 05/03/2015 - 07:53:52 WIB
    Menteri Pertanian Kagum Program Kemandirian Pangan Kampar
    Jumat, 05/01/2018 - 04:51:59 WIB
    Soal Yang Satu Ini, Ternyata Presiden Amerika Serikat Donald Trump Takut Juga
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved