Kamis, 21 Maret 2019
 
Penemuan Mayat Di Perairan Bengkalis 2 Orang Ditetapkan Tersangka

| Hukum
Rabu, 12/12/2018 - 16:36:21 WIB
RiauEksis.com - Misteri penemuan belasan mayat di perairan Bengkalis akhirnya telah terjawab diduga memang korban speedboat karam yang berasal dari Malaka Malaysia hendak menuju Indonesia melalui jalur ilegal di Perairan Bengkalis. Dua Tersangka berhasil diamankan Polres Bengkalis diduga sebagai pembawa speedboat yang mengangkut korban yang ditemukan di perairan Bengkalis.

Hal ini diungkap langsung Kabag Ops Polres Bengkalis Kompol Yuliusman didampingi Kasatreskrim Polres Bengkalis AKP Andrie Setiawan. Dalam press rilis Mapolres Bengkalis, Rabu (12/12). Yang juga menghadirkan dua orang tersangka tersebut diantaranya Hamit alias Boboi (31) dan Jamal (38) keduanya merupakan warga desa Sungai Cingam kecamatan Rupat Utara.

Mereka berhasil selamat setelah mengapung beberapa jam di perairan Selat Malaka Bengkalis setelah speedboat karam, Kamis (22/11) dini hari.

Sebelumnya dua orang tersangka sempat diselamatkan oleh Kapal MV Indomal 5 tujuan Dumai Malaka saat melihat mereka terapung di perairan.

"Dugaan mereka berdua ini diketahui ada kaitannya dengan penemuan mayat di perairan Bengkalis.

Setelah mengetahui ini kita langsung melakukan pencarian dua orang yang diselamatkan Kapal MV Indomal 5 ini," terang Yuliusman. Menurut Kabag Ops Polres Bengkalis, pada tanggal 10 Desember 2018 kedua orang ini menyerahkan diri ke Mapolres Bengkalis.

Sebelum menyerahkan diri pihak Kepolisian sempat melakukan negosiasi dengan warga desa Sungai Cingam agar menyerahkan warganya yang diduga ada kaitannya dengan kejadian temuan mayat diperairan Bengkalis.

Hasil pemeriksaan terhadap dua tersangka ini, mengakui bahwa merekalah yang mengangkut korban yang ditemukan di perairan Bengkalis.

"Upaya pengangkutan orang secara ilegal ini pengakuan kedua tersangka dikoordinir oleh Rb. Kemudian juga dikoordinir oleh RS warga negara Malaysia, keduanya berstatus DPO," terang Yuliusman.

Dari keterangan tersangka speedboat yang mereka kendarai berlayar dari Pantai Keling Malaka dan diberangkatkan menuju Pantai Teluk Ketapang Sungai Cingam Kecamatan Rupat pada, Kamis (22/11/2018) tepat pukul 24.00 WIB.

"Namun di perjalanan speedboat yang membawa 16 orang penumpang dan dua awak kapal ini terbalik. Dua awak kapal berhasil selamat dan mengapung di perairan dengan menggunakan life jaket dan jeriken untuk mengapung di perairan sebelum diselamatkan oleh Kapal MV Indomal 5.

Pengakuan dua orang awak kapal ini bahwa speedboat mereka sebenarnya menyediakan sembilan life jaket.  Sementara seluruh penumpang tenggelam karena tidak memakai life jaket. Karena mereka tidak menggunakannya terang tersangka. (Il/andi)



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Peringatan Hari Kesehatan Gigi Dan Mulut Sedunia 2019, PDGI Rohul Adakan Sosialisasi Senam Dan Cara Gosok Gigi Kepada 1000 Anak SD
  • Cegah Karlahut, Babinsa Koramil 12/Pwk Patroli Lokasi Rawan Kebakaran
  • Pelatihan Dan Pembinaan Bela Negara Bagi Kader PKK Se Rohul, Bupati Sukiman : Mencintai Negeri Ini Kita Harus Meningkatkan Wawasan Kebangsaan
  • Pemkab Inhil Serahkan Bantuan Bagi Warga Sulteng Korban Bencana Gempa Dan Tsunami
  • Bupati Ikuti Tabligh Akbar Dan Istighosah di Mapolres Inhil
  • Musrenbang Tingkat Kabupaten Rohul Targetkan 4 Sektor Pembangunan
  • Babinsa Koramil 01/Bengkalis laksanakan Komsos ke SDN 06 Bengkalis
  • Babinsa Koramil 07/Bukit Batu Patroli Karlahut di Desa Temiang
  • Bahas Solusi Harga Kelapa, Sekda Inhil Sambangi Ditjen Daglu Kemendag RI
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved