Senin, 31/08/20
 
Ombudsman Membongkar Kamar Setya Novanto Yang Sebenarnya

Putra | Hukum
Minggu, 16/09/2018 - 10:23:01 WIB
Sel Novanto
TERKAIT:
   
 
RiauEksis.com - Sel Novanto disidak oleh Kemenkumham pada Juli 2018 lalu. Kala itu sidak dilakukan Ditjen PAS pascapenangkapan eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husen oleh KPK. 

Najwa Shihab yang turut ikut dalam sidak, menemukan kejanggalan saat mendatangi sel nomor 29 Blok Timur yang ditempati Novanto. Begitu masuk ke dalam sel Novanto, terlihat kamar yang begitu ditata rapi, kecil dan terkesan sederhana. 

Tapi, ada beberapa hal yang dicurigai. Salah satunya papan nama di pintu yang terkesan baru dipasang. Barang-barang yang berada di dalam sel Novanto juga tidak mencerminkan pribadi mantan Ketua DPR itu. Ada sejumlah parfum perempuan hingga cat rambut yang berharga murah.

Selain sel Novanto, sel M Nazaruddin juga dicurigai palsu. Dalam acara Mata Najwa, Menkumham Yasonna menyebut sel Novanto dan Nazaruddin palsu.

"Menkumham menelepon jajarannya, dan mengkonfirmasi bawa kecurigaan tim Mata Najwa dan informasi yang kami kumpulkan benar adanya. Sel Setya Novanto dan Nazaruddin yang disidak petugas malam itu adalah sel palsu," kata Najwa.

Sel asli Novanto tetap misteri sampai akhirnya Ombudsman melakukan sidak dan 'membongkar' kamar Novanto yang sebenarnya. 

Dua bulan berlalu, Ombudsman melakukan sidak di Lapas Sukamiskin pada Kamis (13/9) lalu. Hasil sidak mengungkap kamar sel terpidana kasus korupsi e-KTP Setya Novanto terbilang mewah, lebih besar dan bagus dari sel lainnya.

Di dalamnya ada kasur dan seprai berwarna putih serta exhaust fan. Ada pula rak buku hingga meja kerja lengkap dengan kursinya. Di kamar mandinya pun tersedia kloset duduk.

"Kamarnya mereka memang nggak digembok. Jadi yang digembok hanya selasarnya. Lalu Mereka bebas di selasar sampai malam. Saya kan pulang kira-kira jam 23.00 WIB itu, mereka (napi) masih di selasar," kata anggota Ombudsman Nanik Rahayu saat dihubungi detikcom lewat telepon, Sabtu (15/9).

Nanik mengaku tidak tahu pasti ukuran kamar sel Novanto. Namun, menurutnya, luasnya dua kali lebih besar dari sel lainnya. Nanik menyatakan kamar sel yang mirip-mirip sel Novanto adalah sel milik napi korupsi yang juga mantan Kakorlantas Polri, Djoko Susilo.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenkumham Aidir Amin Daud, mengatakan, ukuran sel yang besar dan kecil disebut sebagai peninggalan sejarah. Dia tak bisa merubah bentuk bangunan karena Lapas Sukamiskin salah satu warisan sejarah. ****(ptr)





Berita Lainnya :
 
  • Indosat Ooredoo Hutchison Catat Lonjakan Trafik Data Sebesar 17% Sepanjang Hari Raya Idulfitri
  • Menjelajah Dunia Migas di Dumai Expo 2024: Edukasi dan Kontribusi untuk Masa Depan
  • Hari Kartini, PHR Junjung Tinggi Kesetaraan dalam Berkontribusi Bagi Negeri
  • Rangkaian HUT ke-7 Tahun, SMSI Riau Gelar Workshop ''Publisher Rights'' Bersama Ketua Dewan Pers
  • Camat Mandau Dorong Pembentukan DPW IKA Plus Bengkalis, Freddy Antoni Terpilih Sebagai Ketua
  • Rumah Sakit Alihkan Pasien Belum Aktif UHC ke Umum, Diskes Pekanbaru Ancam Putus Kerjasama
  • Pemkab Bengkalis Terus Pacu Percepatan Pembangunan Jembatan Bengkalis-Bukit Batu
  • Bupati Kasmarni Harap Kepala Sekolah Fokus dan Optimalkan Kinerja Demi Kemajuan Pendidikan
  • Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasda Polda Riau, Kapolda: Kalau Tidak Betul Segera Ganti
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved