Minggu, 17 Februari 2019
 
Empat Penyidik Palsu KPK Berhasil Ditangkap Polisi

M Amin | Hukum
Rabu, 07/02/2018 - 13:02:02 WIB
Jakarta (RiauEksis.Com) - Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus empat orang pria yang mengaku sebagai petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keempatnya mengaku KPK dan menipu untuk meminta uang sebesar Rp 150 juta.

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Steven Tangtuman membenarkan penangkapan tersebut. Dia segera menginformasikan detailnya dalam waktu dekat. "Nanti akan kami rilis (menyoal penipuan tersebut) ya," ujar dia kepada Republika, Selasa (6/2/18).

Empat tersangka yang berhasil diringkus adalah Harry Ray Sanjaya (45), Abdullah (47), Exitamara Rumzi (48), dan Dasril Dusky (52). Penangkapan dilakukan pada Selasa (6/2) pukul 01.30 WIB.

Kejadian berawal saat korban dihubungi oleh Dasril yang mengaku jika ada seorang penyidik KPK, yang bisa membantu menyelesaikan masalah korban. Mendengar hal tersebut korban merasa beruntung dan tertarik terhadap tawaran tersebut.

Pelaku kemudian meminta korban untuk mengunjunginya di Jakarta dan akan dikenalkan dengan Heru. Menurut penuturan Dasril, Heru memiliki teman yang berpengaruh di KPK. Sehingga, diakui bisa membantu urusan korban. Kemudian korban diajak ke Hotel Mercure, Hayam Wuruk, Jakarta Barat, untuk bertemu kenalannya tersebut.

Setelah tiba di Hotel, korban bertemu dengan Imam turmudi dan Irawan. Kedua pelaku itu mengaku jika dirinya adalah penyidik KPK yang bisa membantu permasalahan korban.

Korban diminta untuk memberikan uang sebesar Rp 150 juta dan korban langsung transfer sebesar Rp 10 juta ke rekening atas nama Abdullah. Namun, karena merasa curiga dengan perlakuan yang diterimanya, korban langsung melaporkan hal tersebut kepada petugas kepolisian.

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti seperti tujuh buah ponsel milik para tersangka, uang tunai Rp 6 Juta, tiga buah jam tangan, tiga buah KTP atas nama para tersangka, empat buah sim A dan sim C atas nama para tersangka. Penyidik juga menyita enam buah amplop yang berisi surat perintah penyidikan KPK palsu. (min/rec)




sumber: republika.co.id




comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Perbaikan 7 Ruas Jalan Kota Tembilahan, Bupati Inhil Minta Masyarakat Bersabar
  • Jadi Pembicara Rapat KOPEK, Bupati Inhil: Kami Serius Dan Fokus Cari Solusi Fluktuasi Harga Kelapa
  • Hadapi Pileg Dan Pilpres, Bupati Inhil Ikuti Apel 3 Pilar Gabungan Di Rengat
  • Penutupan Program Jelajah Adat Di Indonesesia, Warga Tumpah Ruah
  • Antisipasi Kebakaran Koramil 01/ Bengkalis Bersama Masyarakat Bersihkan kanal Dan Embung
  • Innalillahi, Anggota Satpol PP yang Tertimpa Pagar Rumdis Wabub Bengkalis Meninggal
  • Anggota Satpol PP Bengkalis terhimpit Pagar Rumah Dinas Wabup
  • Bupati Inhil Ungkapkan Duka Cita Mendalam Atas Wafatnya Busu Atan
  • Bupati Inhil 'Tongkrongi' Sosialisasi Penyusunan Renstra Hingga Dini Hari
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved