" />


Rabu, 17 Januari 2018
 
Ternyata Pembakar Istana Siak di Provinsi Riau Adalah Anggota Keluarga Pewaris Kerajaan Itu Sendiri..Kenapa Itu Dilakukannya?

M Amin | Hukum
Rabu, 10/01/2018 - 21:21:32 WIB
Pekanbaru (RiauEksis.Com) - Aparat kepolisian sudah berhasil menangkap pembakar Istana Siak yang berada di Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Ternyata pembakarnya adalah anggota keluarga pewaris kerajaan itu sendiri yang bernama Tengku Said Abdullah alias Faisal (41).

Penangkapan itu dibenarkan , Kapolda Riau Irjen Nandang, kepada wartawan, Rabu (10/1/18). Disampaikan Kapolda, motif tersangka pembakar Istana Siak itu adalah karena sakit hati. "Karena kecewa, dia melakukan pembakaran," kata Kapolda.

Kapolda mengatakan, tersangka selama ini diketahui berjualan pada salah satu kios di komplek Istana Siak. Kekecewaan itu, kata Nandang, disebabkan pelaku yang bernama legkap Tengku Said Abdullah alias Faisal, dilarang berjualan di salah satu kios komplek Istana Siak.

"Tadinya (Faisal, red) jualan di belakang Istana Siak. Ada kios, dan sekarang dilarang sehingga dia kecewa," ujarnya.

Lebih jauh, ia menjelaskan Faisal ditangkap di salah satu tempat di Kabupaten Siak. Penangkapan itu merupakan hasil penyelidikan antara Polda Riau dan Polres Siak. "Ditangkap di Siak, sekarang dibawa ke Pekanbaru," ucapnya.

Upaya pembakaran Istana Siak terjadi pada Senin awal pekan ini. Beruntung upaya pembakaran cepat diketahui petugas sehingga tidak menimbulkan kerusakan berat. Hanya saja, akibat upaya pembakaran itu diketahui menyebabkan sejumlah ornamen rusak. Di antaranya adalah Diorama serta Tirai peninggalan bersejarah.

Istana Siak Sri Indrapura atau disebut juga 'Istana Matahari Timur', merupakan kediaman resmi Sultan Siak yang mulai dibangun pada tahun 1889, yaitu pada masa pemerintahan Sultan Syarif Hasyim. Istana ini merupakan peninggalan Kesultanan Siak Sri Indrapura yang selesai dibangun pada tahun 1893.

Kompleks istana ini memiliki luas sekitar 32.000 meter persegi yang terdiri dari empat istana yaitu Istana Siak, Istana Lima, Istana Padjang, dan Istana Baroe. Istana Siak sendiri memiliki luas 1.000 meter persegi.

Istana Siak memiliki arsitektur bercorak Melayu, Arab, dan Eropa. Bangunannya terdiri dari dua lantai. Lantai bawah dibagi menjadi enam ruangan sidang, ruang tunggu para tamu, ruang tamu kehormatan, ruang tamu laki-laki, ruang tamu untuk perempuan, satu ruangan di samping kanan adalah ruang sidang kerajaan, juga digunakan untuk ruang pesta.

Lantai atas terbagi menjadi sembilan ruangan, berfungsi untuk istirahat Sultan serta para tamu istana. Di puncak bangunan terdapat enam patung burung elang sebagai lambang keberanian Istana.

Sementara pada halaman istana masih dapat dilihat delapan meriam menyebar ke berbagai sisi-sisi halaman istana, kemudian di sebelah kiri belakang istana terdapat bangunan kecil yang dahulunya digunakan sebagai penjara sementara. (min/rec)



sumber: antara



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Tak Tenang Selama Buron, Akhirnya Tersangka Pembunuhan di Kabupaten Kampar Provinsi Riau Ini Menyerahkan Diri dengan Didampingi Ortunya
  • Zaman Sudah Mulai Edan, Ada Seorang Anak Remaja Mau Memperkosa Ibu Kandungnya Sendiri
  • Dituding Pecah Kongsi dengan Wakilnya, Ini Tangapan Bupati Bengkalis
  • Astaga..Seorang Pria Menyerang dan Mencoba Potong Hijab Remaja Putri Cantik Kanada Pakai Gunting. Apa Tindakan Polisi dan Tanggapan Perdana Menteri?
  • Ini Harus Ditelusuri, 232 TKI Ilegal Asal NTT Ternyata Kantongi KTP Kabupaten Siak Provinsi Riau
  • Pemerintah Rusia Kritik Keputusan Israel Bangun PermukimanBaru di Tepi Barat
  • Suhu Dingin Yang Melanda Sejumlah Daerah di Sumatera Disebabkan Pergeseran Udara di Asia
  • Kasus Penganiayan Pelaku Mesum Hingga Tewas di Riau, 6 Warga Ditangkap, Termasuk Anak Tiri Korban
  • Korut Sampaikan Permintaan Jika Korsel Ingin Damai
  •  
     
     
    Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
    Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..
    Kamis, 04/01/2018 - 18:37:13 WIB
    Pertarungan Jumiati Melawan Harimau di Sebuah Perkebunan Sawit di Riau...Sebelum Tewas, Leher Belakangnya Dicengkeram, Setelah Itu Pahanya Dimakan
    Rabu, 04/01/2017 - 13:09:56 WIB
    Malaysia dan Indonesia Berlomba Dalam Membuat Pesawat Tempur
    Minggu, 14/01/2018 - 13:42:13 WIB
    Zaman Sudah Mulai Edan, Ada Seorang Anak Remaja Mau Memperkosa Ibu Kandungnya Sendiri
    Kamis, 05/03/2015 - 09:07:54 WIB
    Advertorial
    Panitia Pelaksana Konfercab NU Inhu ke-IV Gelar Audiensi dengan Bupati Inhu
    Kamis, 05/03/2015 - 12:18:03 WIB
    Danrem 031/WB Dampingi Mentan Kunker di Riau
    Kamis, 05/03/2015 - 08:10:06 WIB
    Mentan Penuhi Janji Temui Petani di Pulau Ransang, Meranti
    Kamis, 05/03/2015 - 07:53:52 WIB
    Menteri Pertanian Kagum Program Kemandirian Pangan Kampar
    Jumat, 05/01/2018 - 04:51:59 WIB
    Soal Yang Satu Ini, Ternyata Presiden Amerika Serikat Donald Trump Takut Juga
    Minggu, 09/07/2017 - 03:09:29 WIB
    Inilah Sosok Tam, Anggota Geng Motor yang Bunuh Prajurit TNI di Inhil
    Senin, 21/03/2016 - 23:43:06 WIB
    Pengembangan Kasus Narkoba di Cirebon
    Tim Mabes Polri Turun ke Kota Pekanbaru Lakukan Penggerebekan di SMP Islam Plus Jannatul Firdaus
    Senin, 11/04/2016 - 16:57:41 WIB
    Jadwal Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2017 Sudah Mulai Disusun BPMPD Kabupaten Kampar
    Rabu, 17/05/2017 - 15:54:00 WIB
    Penegak Hukum Diminta Usut Otak Aksi Demo Bayaran di Riau
    Jumat, 29/12/2017 - 19:33:23 WIB
    Untuk Mengundang Ustadz Abdul Somad Berceramah di Gedung MPR-RI Saja Sudah Setahun Dibooking
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved