Minggu, 21 Oktober 2018
 
Bareskrim Polri Tindak Pidana Narkoba Amakan 4 Tersangka Pengedar PCC, Dua Di Antaranya Pasutri

M Amin | Hukum
Jumat, 22/09/2017 - 22:19:44 WIB
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Daniyanto (kanan) bersama Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto (kiri) menunjukkan barang bukti PCC di Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Cawang, Jakarta,
TERKAIT:
Jakarta (RiauEksis.Com) - Empat tersangka pengedar obat paracetamol, caffeine, dan carisoprodol (PCC) diamankan Bareskrim Polri Tindak Pidana Narkoba. Dua di antaranya merupakan pasangan suami istri (pasutri).

Hal itu disampaikan Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Daniyanto. Disebutkan, pasutri itu adalah Budi Purnomo (46) dan Leni Kusniwati (43) yang merupakan owner atau bos pabrik pembuatan PCC yang berlokasi di Baturaden, Purwokerto, Jawa Tengah.

"Leni istri kedua Budi Purnomo ini seorang mantan apoteker, suaminya mantan kepala cabang kantor farmasi di Bandung, satu perusahaan," kata Eko di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (22/9/17).

Penangkapan pasutri ini berawal dari penangkapan tersangka Muhammad Aqil Siradj (23) pada 12 September dan Wil Yendra (38) pada pada 14 September.

Keduanya ditangkap di Rawamangun, Jakarta Timur. Barulah setelah itu polisi menangkap bos pabrik PCC Budi Purnomo di sebuah hotel di Bekasi pada 17 September.

"Kita minta bekerja sama dengan BPPOM, merazia toko, apoteker, kumpulkan para apoteker diberi pengarahan, kalau tanpa resep dokter, langsung cabut izin toko," kara dia.

Para tersangka dijerat Pasal 197 subsider pasal 196 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp 1,5 miliar.

Sementara, tersangka Budi Purnomo juga dikenakan pasal 3 dan pasal 4 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (ma/re)


sumber: republika.co.id



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • BPJS Kesehatan Saki-sakitan, Akan Menghambat Elektabilitas Petahana
  • Defisit BPJS Kesehatan Terus Menumpuk Dan Diperkirakan Angkanya Bisa Mencapai Rp16,5 Triliun
  • Kebijakan Ahok Soal Dana Sampah Di Bantargebang Bekasi
  • Bupati Rohul Menyatakan Dirinya Tak Hadir Deklarasi Dukungan Jokowi
  • Lokasi Dan Jadwal Ujian CPNS 2018 Di Riau
  • DPRD Riau Akan Terus Mengawal agar Embarkasi Haji Antara Riau
  • Dua Rumah Semipermanen Di Tenayan Raya Terbakar, 1 Pria Tewas Terbakar
  • Tahun 2019 Upah Minimum Provinsi Naik 8,03%, Disnaker Gelar Pertemuan Dengan BPS
  • PT JJP Menggugat Balik Profesor Bambang Hero Saharjo Untuk Membayar Kerugian Rp 510 miliar
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved