Senin, 25/11/2019
 
LSI Yakin Elektabilitas Partai Hanura Terpuruk Jauh Akibat Konflik Internal

M Amin | Politik
Rabu, 24/01/2018 - 22:00:24 WIB
Jakarta (RiauEksis.Com) - Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Rully Akbar mengatakan elektabilitas Partai Hanura terpuruk jauh dengan perolehan suara sebesar 0,7 persen. Hal tersebut diyakini karena konflik internal yang sedang terjadi di Partai Hanura.

Perolehan suara 0,7 persen tersebut didasarkan atas survei yang dilakukan LSI Denny JA pada 7 hingga 14 Januari 2018, terhadap 1.200 responden, dengan menggunakan metode multi stage random sampling. Survei sendiri dilakukan dengan teknik wawancara tatap muka dengan responden yang dilakukan serentak di 35 provinsi di Indonesia, dengan margin of error sebesar 2,9 persen.

Rully mengatakan, berdasarkan hasil survei tersebut, Hanura terancam tidak lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold. Karena perolehan suaranya di bawah empat persen. Sedangkan parliamentary threshold di Pileg dan Pilpres 2019 mendatang ditetapkan harus memperoleh empat persen suara.

"Jika situasi Hanura tidak membaik, maka Hanura berpotensi terlempar dari parlemen dan menjadi partai gurem (dibawah 2 persen)," kata Rully di Gedung Graha Dua Rajawali, Jakarta, Rabu (24/1/18).

Jika ingin lolos ambang batas parlemen, Rully mengatakan, Hanura harus menciptakan isu yang fresh dan menarik. Selain itu juga dengan mengedepankan figur yang terasosiasikan dengan partai sehingga tidak terlempar dari parlemen.

Berdasarkan hasil survei LSI tersebut, empat partai lainnya juga memperoleh suara yang rendah, dan terancam tidak lolos ambang batas parlemen. Di antaranya, Nasdem berada di angka 4,2 persen, PPP sebesar 3,5 persen, PKS sebesar 3,8 persen, dan PAN di angka 2,0 persen.

Rully mengatakan, walaupun perolehan suara Nasdem sebesar empat persen, angka tersebut belum bisa dibilang aman. Sebab, katanya, dari survei yang dilakukan terdapat margin of error sebesar 2,9 persen.

"Karena bisa jadi ada kemungkinan suaranya (Nasdem) turun ke bawah sebesar 2,9 persen," tambah Rully. (min/rec)




sumber: republika.co.id




comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Hardianto Dukung Gubri Syamsuar evaluasi BUMD
  • Danramil 05/Rupat Bersama Tim Gabungan Kembali Berjibaku Lawan Karlahut di Pulau Rupat
  • Presiden Tinjau Posko Penanganan Karhutla Riau
  • Akpasindo Kunjungi Kelompok Tani Desa Talang Mandau
  • Turki berin300 bea siswa untuk mahasiswa Indonesia.
  • Aset Tersangka kasus Jiwasraya Ditaksir Capai Rp11 Triliun
  • Dewan Pers Berikan UKW Gratis untuk 480 wartawan
  • 29 Februari, PWI akan Gelar Porwada Catur.
  • Kasdim 0303/Bengkalis Hadiri Ijab Qobul Anak Plt Bupati Bengkalis 
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved