" />


Rabu, 22 November 2017
 
HNW Minta Mendagri Klarifikasi Pernyataannya Saat Menyampaikan Tanggapan Usai Perppu Ormas Disetujui DPR

M Amin | Politik
Sabtu, 28/10/2017 - 00:46:50 WIB
Jakarta (RiauEksis.Com) - Wakil Ketua Majelis Syuro DPP Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat Nur Wahid, meminta Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengklarifikasi pernyataannya saat menyampaikan tanggapan usai Perppu Ormas disetujui DPR. Menurut Hidayat, ada yang belum clear khususnya soal Komunisme dan Marxisme.

"Di paripurna DPR RI yang dipahami seolah-olah beliau menyampaikan bahwa dikeluarkan Perppu Ormas, ormas atau pihak yang menyebarkan Komunisme, atheis, Marxisme, maupun sejenisnya seolah-olah tidak terkena dengan Perppu," kata Hidayat di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (27/10/17) seperti dilansir dari www.viva.co.id.

Ia menjelaskan malah dalam Perppu yang kini sudah menjadi UU tegas menyebutkan yang dimaksud dengan anti Pancasila adalah pihak yang menyebarkan paham Komunisme, Atheisme dan Marxisme.

"Penting untuk segera diklarifikasi oleh Mendagri supaya tidak menimbulkan spekulasi baru. Spekulasinya, Mendagri oleh Perppu di UU itu diberi kewenangan bisa menilai ormas itu anti Pancasila atau tidak. Kemudian dibubarkan baru kemudian melalui mekanisme pengadilan," kata Hidayat.

Ia menilai pernyataan Tjahjo menunjukkan tak paham dengan isi Perppu yang dikeluarkan sendiri. Ia pun meminta Mendagri Tjahjo mengklarifikasi hal tersebut.

"Penyebaran itu semuanya memang dilarang oleh TAP MPR Nomor 25 Tahun 1966 yang dikeluarkan oleh TAP MPR Nomor 1/2003. Menurut saya, itu penting untuk diklarifikasi oleh Pak Menteri supaya tidak menimbulkan salah paham yang berkepanjangan," kata Hidayat.

Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo menyampaikan tanggapan pemerintah dengan diterima Perppu Ormas menjadi UU oleh DPR. Tjahjo mengatakan pemerintah telah memaparkan dalam rapat kerja di Komisi II, banyak ormas yang dalam aktivitasnya mengembangkan paham dan ajaran dan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

"Dan hal ini tidak termasuk dalam paham Ateisme, Komunisme, Marxisme dan lainnya yang berkembang di Indonesia," kata Tjahjo. (min/re)



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Sejumlah Tersangka Dugaan Tipikor Pembangunan RTH Tugu Integritas Tunjuk Ajar Dipanggil Kejati Riau
  • Gubernur Riau Sudah Teken UMK 2018 Untuk 12 Daerah, Paling Tinggi Kabupaten Bengkalis Yang Nilainya Mendekati Rp 3 Juta. Berikut Rinciannya..
  • Satpol PP Pekanbaru Berlakukan Proses Tipiring Bagi Pelanggar Perda
  • Satpol PP Pekanbaru Bongkar Reklame Raksasa Berbahaya
  • Sekretaris DPD Partai Demokrat Riau Belum Tahu Jadwal Ekpos Balon Kepala Daerah Riau
  • Manajer PSPS Riau Keluarkan Pernyataan Mengejutkan Soal 'Penyakit' Wasit
  • Ketua PKK Riau Hadiri Acara Pencanangan Bulan Bhakti PKK KB Dan Kesehatan
  • Gubri Serahkan Bonus Atlet Riau Peraih Medali Popnas XIV
  • Inilah Tiga Skema Penyediaan Rumah DP Nol Yang Disampaikan Gubernur DKI Anies Baswedan Saat Berpidato
  •  
     
     
    Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
    Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..
    Rabu, 04/01/2017 - 13:09:56 WIB
    Malaysia dan Indonesia Berlomba Dalam Membuat Pesawat Tempur
    Kamis, 05/03/2015 - 09:07:54 WIB
    Advertorial
    Panitia Pelaksana Konfercab NU Inhu ke-IV Gelar Audiensi dengan Bupati Inhu
    Kamis, 05/03/2015 - 12:18:03 WIB
    Danrem 031/WB Dampingi Mentan Kunker di Riau
    Kamis, 05/03/2015 - 08:10:06 WIB
    Mentan Penuhi Janji Temui Petani di Pulau Ransang, Meranti
    Kamis, 05/03/2015 - 07:53:52 WIB
    Menteri Pertanian Kagum Program Kemandirian Pangan Kampar
    Minggu, 09/07/2017 - 03:09:29 WIB
    Inilah Sosok Tam, Anggota Geng Motor yang Bunuh Prajurit TNI di Inhil
    Senin, 21/03/2016 - 23:43:06 WIB
    Pengembangan Kasus Narkoba di Cirebon
    Tim Mabes Polri Turun ke Kota Pekanbaru Lakukan Penggerebekan di SMP Islam Plus Jannatul Firdaus
    Senin, 11/04/2016 - 16:57:41 WIB
    Jadwal Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2017 Sudah Mulai Disusun BPMPD Kabupaten Kampar
    Kamis, 24/03/2016 - 00:07:53 WIB
    Fraksi PDI-P dan Fraksi Gabungan DPRD Pekanbaru Walk Out Saat Rapat ParipurnaRanperda PMBRW
    Senin, 21/03/2016 - 16:59:19 WIB
    Advertorial Pemkab Rohul
    Dinilai Terobosan Pertama di Indonesia, Bupati Rohul Lantik Pengurus Sekaligus Resmikan BUEK
    Rabu, 17/05/2017 - 15:54:00 WIB
    Penegak Hukum Diminta Usut Otak Aksi Demo Bayaran di Riau
    Rabu, 23/03/2016 - 23:49:31 WIB
    DBD Semakin Mengganas di Kota Pekanbaru, Lima Warga Sudah Meninggal
    Minggu, 20/03/2016 - 16:23:31 WIB
    Edarkan 3 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi, 3 Wanita dan 2 Pria Diamankan Petugas BNN Provinsi Riau
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved