Senin, 23 Juli 2018
 
Begini Pendapat Ketum PBB Terkait Ketentuan Presidential Threshold Pada Pemilu Serentak 2019

M Amin | Politik
Rabu, 04/10/2017 - 01:39:48 WIB
Jakarta (RiauEksis.Com) - Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra mempertanyakan rasionalitas ketentuan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) yang dianggapnya tidak rasional digunakan dalam Pemilu Serentak 2019.

"Kalau pemilu itu dilaksanakan serentak, apakah cukup rasional kita bicara tentang ambang batas pencalonan presiden," kata Yusril di Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta, Selasa (3/10/17).

Yusril mengatakan hal itu ketika menyampaikan permohonan uji materi yang partainya ajukan terkait dengan ketentuan ambang batas pencalonan presiden yang tertuang dalam Pasal 222 UU Pemilu.

Menurut Yusril, hasil Pemilu 2014 yang diatur menggunakan ketentuan Pasal 222 UU Pemilu, tidaklah lagi relevan dan rasional bila digunakan untuk Pemilu serentak yang rencananya digelar pada 2019. "Bagaimana bisa ambang batas 2014 itu untuk calon presiden 2019," ujarnya.

Menurutnya, UUD 1945 mengatakan pemilihan umum diadakan satu kali dalam lima tahun, dan dalam lima tahun itu tentu sudah terjadi perubahan politik sehingga pasal a quo sudah tidak rasional untuk digunakan dalam Pemilu selanjutnya.

"Kalau ambang batas yang digunakan adalah ambang batas Pemilu sebelumnya, sehingga Pemilu 2019 nanti calon presiden itu adalah hasil ambang batas yang dicapai Pemilu Tahun 2014," kata Yusril.

Oleh sebab itu, Yusril kembali mempertanyakan moralitas dari ketentuan dalam pasal a quo.

"Pembentuk undang-undang yang akan menguntungkan dirinya sendiri dan menutup orang lain untuk bisa maju ke pencalonan presiden. Mohon nanti MK pertimbangkan ini ke dalam unsur moralitasnya," ujar Yusril.

Dalam petitumnya, Yusril meminta Mahkamah untuk menyatakan Pasal 222 UU Pemilu bertentangan dengan UUD 1945 dan menyatakan pasal tersebut tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat. (ma/re)


sumber: antara/republika



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Bj Habibie: Pilihlah Presiden Jejak-Jejaknya Yang Nyata
  • Kali Item Ditutup Dengan Waring, LIPI: Kurang Efektif Ngurangi Bau
  • Koordinator Isu Energi BEM Seluruh Indonesia Tolak Pelemahan Pertamina
  • Gempa Berkekuatan 5,5 Skala Richter Guncang Padang
  • Ahok Akan Bebas Bersyarat Agustus Nanti, Tapi...
  • Anies Pecat Walikota Melalui Aplikasi WhatsApp
  • Perbedaan Anies Dan Ahok Tangani Kali Item
  • Neymar: Kedatangan Ronaldo Akan Membuat Seri A Jaya
  • Kasus Coblos Lebih Satu Kali Divonis 24 Bulan Penjara Dan Denda 24 Juta Rupiah
  •  
     
     
    Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
    Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..
    Selasa, 17/07/2018 - 20:42:25 WIB
    Arsene Wenger: Saya Menyesal Telah Mengorbankan Segala Yang Saya Lakukan
    Kamis, 04/01/2018 - 18:37:13 WIB
    Pertarungan Jumiati Melawan Harimau di Sebuah Perkebunan Sawit di Riau...Sebelum Tewas, Leher Belakangnya Dicengkeram, Setelah Itu Pahanya Dimakan
    Rabu, 04/01/2017 - 13:09:56 WIB
    Malaysia dan Indonesia Berlomba Dalam Membuat Pesawat Tempur
    Minggu, 14/01/2018 - 13:42:13 WIB
    Zaman Sudah Mulai Edan, Ada Seorang Anak Remaja Mau Memperkosa Ibu Kandungnya Sendiri
    Senin, 22/01/2018 - 19:38:18 WIB
    Partai Gerindra Minta Tolak Dana Asing untuk Legalisasi LGBT
    Rabu, 17/05/2017 - 15:54:00 WIB
    Penegak Hukum Diminta Usut Otak Aksi Demo Bayaran di Riau
    Kamis, 05/03/2015 - 09:07:54 WIB
    Advertorial
    Panitia Pelaksana Konfercab NU Inhu ke-IV Gelar Audiensi dengan Bupati Inhu
    Kamis, 05/03/2015 - 12:18:03 WIB
    Danrem 031/WB Dampingi Mentan Kunker di Riau
    Senin, 22/01/2018 - 20:02:39 WIB
    Warga Sumatera Barat Bisa Saksikan Gerhana Bulan Total Yang Akan Terjadi Pada 31 Januari 2018
    Kamis, 05/03/2015 - 08:10:06 WIB
    Mentan Penuhi Janji Temui Petani di Pulau Ransang, Meranti
    Senin, 22/01/2018 - 19:18:29 WIB
    Dibanding Istrinya, Pria Ini Lebih Suka Bocah..Kalaupun Mau Berhubungan Dengan Istrinya, Lebih Dulu Berbuat Tak Senonoh kepada Anak-anak
    Kamis, 05/03/2015 - 07:53:52 WIB
    Menteri Pertanian Kagum Program Kemandirian Pangan Kampar
    Jumat, 05/01/2018 - 04:51:59 WIB
    Soal Yang Satu Ini, Ternyata Presiden Amerika Serikat Donald Trump Takut Juga
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved