" />


Kamis, 24 Mei 2018
 
Walau Sulit, Tetap Optimistis

M Amin | Religi
Jumat, 03/11/2017 - 16:24:30 WIB
Jakarta (RiauEksis.Com) - Walau sulit, tetap optimistis. Inilah salah satu teladan yang melekat pada diri Rasulullah. Nilai ini pula yang beliau tanamkan kepada para sahabat dan umatnya.

Sikap optimistis memang sangat dibutuhkan. Sebab, hidup di dunia hanya mengenal dua keadaan, yaitu susah dan senang. Keduanya silih berganti mengisi hari-hari kita dalam hidup ini. Dua keadaan ini akan menjadi batu ujian bagi setiap manusia. Lulus atau tidak, bergantung pada bagaimana menyikapinya.

Dalam kondisi senang, optimistis bukanlah sesuatu yang berat. Namun, dalam situasi sulit, terkadang tidak mudah menghadirkannya. Sebab, yang selalu terbayang adalah hal-hal yang buruk. Padahal, untuk bisa lulus dan bangkit dari keterpurukan, modalnya adalah optimistis.

Itulah sebabnya Rasulullah begitu gigih dalam menanamkan nilai yang satu ini. Dalam salah satu hadis, Rasulullah SAW bersabda yang artinya, "Tidak ada perasaan buruk dan kesialan, dan yang lebih baik dari itu adalah rasa optimistis." Maka ditanyakanlah kepada beliau, "Apa yang dimaksud dengan rasa optimistis?" Beliau bersabda, "Yaitu kalimat baik yang sering didengar oleh salah seorang dari kalian." (HR Ahmad).

Beberapa peristiwa dalam sejarah menunjukkan sikap optimistis Rasulullah SAW yang tidak pernah redup. Kala berdakwah di Makkah, penolakan dan ancaman adalah menu yang selalu beliau cicipi setiap hari. Namun, beliau tetap melangkah. Hingga akhirnya beliau memilih untuk pergi ke Thaif dan menyebarkan dakwah Islam di sana.

Namun, apa yang terjadi? Penolakan penduduk Kota Thaif tak jauh berbeda dengan warga Makkah. Di situlah tampak jelas betapa tinggi optimisme beliau. Saat dua malaikat menawarkan menimpakan dua gunung besar kepada penduduk Thaif, kalimat indah meluncur dari lisan beliau, "Jangan, semoga lahir dari keturunan mereka yang beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukan-Nya." (HR Bukhari).

Sikap optimistis adalah warisan berharga para nabi. Hampir setiap nabi pernah berhadapan dengan situasi yang sangat sulit. Namun, tak seorang pun di antara mereka yang menunjukkan sikap pesimistis, apalagi sampai meninggalkan tugas yang mereka emban. Mereka tetap melangkah dengan penuh keyakinan Allah akan membantu.

Kisah Nabi Musa salah satu contohnya. Saat berada dalam kejaran Firaun, setelah berlari cukup jauh, ia dan umatnya harus berhadapan dengan lautan yang luas. Rasa cemas menggelayuti umatnya. Bahkan, ada yang mengatakan, "Sungguh Firaun pasti akan mendapati kita." (QS as-Syu'ara: 61). Namun, dengan penuh optimisme, "Musa mengatakan, sekali-kali tidak, sesungguhnya Tuhanku bersamaku yang akan memberikan petunjuk kepadaku." (QS as-Syu'ara: 62).

Optimistis adalah ajaran ilahi. Sumber dan asal usulnya adalah berbaik sangka kepada Allah, kepada takdir dan ketentuan-Nya. Ibnu Hajar al-Asqolani berkata, "Sesungguhnya Rasulullah menyukai optimisme karena pesimisme adalah buruk sangka kepada Allah dan optimisme adalah berbaik sangka kepada-Nya." (Fathul Bari).

Tumbuhnya sikap optimistis berkaitan erat dengan keimanan, terutama iman kepada takdir, yaitu mengimani bahwa setiap ketetapan Allah selalu mengandung hikmah dan kebaikan. Semoga Allah mengaruniakan kepada kita sikap optimistis. Amin. (oleh: Ahmad Rifai)


sumber: republika.co.id



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Wabup Resmikan Dua Jembatan Gantung di Kecamatan Bangun Purba
  • Wabup Sukiman akan Kembalikan Julukan Negeri Seribu Suluk
  • Pemkab Rohul Segera Benahi Objek Wisata Air Panas Suaman
  • Pemda Gelar Apel Gabungan Persiapan Kedatangan Presiden Jokowi
  • Tepati Janji, Gubri Lantik H. Sukiman Sebelum Cuti Kampanye
  • Bupati Sukiman Siap Sukseskan kemah Bakti Mahasiswa UPP 7
  • Penyegaran, 285 Pejabat Eselon III dan IV Pemkab Rohul Dilantik
  • Bupati Sukiman Bagikan KTP-el Kepada Pelajar di SMKN I Rambah yang Sudah PRR
  • Rohul Targetkan Tanam Jagung Hibrida 16.500 H Ditahun 2018, Sukamaju Tanam Perdana 20 H
  •  
     
     
    Senin, 29/08/2016 - 19:36:49 WIB
    Rupanya Seperti Ini Cara Tes Keperawanan Calon Polwan, Duh Ngerinya..
    Kamis, 04/01/2018 - 18:37:13 WIB
    Pertarungan Jumiati Melawan Harimau di Sebuah Perkebunan Sawit di Riau...Sebelum Tewas, Leher Belakangnya Dicengkeram, Setelah Itu Pahanya Dimakan
    Rabu, 04/01/2017 - 13:09:56 WIB
    Malaysia dan Indonesia Berlomba Dalam Membuat Pesawat Tempur
    Minggu, 14/01/2018 - 13:42:13 WIB
    Zaman Sudah Mulai Edan, Ada Seorang Anak Remaja Mau Memperkosa Ibu Kandungnya Sendiri
    Senin, 22/01/2018 - 19:38:18 WIB
    Partai Gerindra Minta Tolak Dana Asing untuk Legalisasi LGBT
    Kamis, 05/03/2015 - 09:07:54 WIB
    Advertorial
    Panitia Pelaksana Konfercab NU Inhu ke-IV Gelar Audiensi dengan Bupati Inhu
    Kamis, 05/03/2015 - 12:18:03 WIB
    Danrem 031/WB Dampingi Mentan Kunker di Riau
    Senin, 22/01/2018 - 20:02:39 WIB
    Warga Sumatera Barat Bisa Saksikan Gerhana Bulan Total Yang Akan Terjadi Pada 31 Januari 2018
    Kamis, 05/03/2015 - 08:10:06 WIB
    Mentan Penuhi Janji Temui Petani di Pulau Ransang, Meranti
    Senin, 22/01/2018 - 19:18:29 WIB
    Dibanding Istrinya, Pria Ini Lebih Suka Bocah..Kalaupun Mau Berhubungan Dengan Istrinya, Lebih Dulu Berbuat Tak Senonoh kepada Anak-anak
    Kamis, 05/03/2015 - 07:53:52 WIB
    Menteri Pertanian Kagum Program Kemandirian Pangan Kampar
    Jumat, 05/01/2018 - 04:51:59 WIB
    Soal Yang Satu Ini, Ternyata Presiden Amerika Serikat Donald Trump Takut Juga
    Rabu, 17/05/2017 - 15:54:00 WIB
    Penegak Hukum Diminta Usut Otak Aksi Demo Bayaran di Riau
    Senin, 22/01/2018 - 17:51:03 WIB
    Wabup Bengkalis Minta ASN Tingkatkan Disiplin Kerja dan Penuhi Kewajiban
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved