Senin, 25/11/2019
 
1.080 Jamaah Calon Haji Pekanbaru Akan Diberangkatkan Melalui Batam

Wan | Religi
Rabu, 26/07/2017 - 16:01:25 WIB
PEKANBARU (riajeksis.com) -Tahun ini, sebanyak 1080 jamaah calon haji kota Pekanbaru yang terbagi 4 Kloter, akan diberangkatkan melalui Embarkasi Batam.

Hal itu disampaikan Kasi Penyuluhan Haji dan Umrah Kantor Departemen Agama Pekanbaru, H Defizon SKom kepada wartawan, Rabu siang (26/7/2017) di ruang kerjanya.

"Jamaah Haji Pekanbaru sebanyak 1080 orang akan diberangkatkan Minggu 30 Juli 2017. Jumlah haji Kota Pekanbaru oleh Kanwil Provinsi itu dibagi dalam 4 Kloter. Pertama Kloter 2 Embarkasi Batam, Kloter 3 Embarkasi Batam, Kloter 16 Embarkasi Batam dan Kloter 18 Embarkasi Batam," ujar Defizon.

Untuk Kloter 2 itu, katanya, masuk asramanya Senin 31 Juli 2017. Tetapi, ada beberapa jamaah kita yang kondisinya kurang sehat seperti pakai kursi roda dan pakai tongkat itu kita prioritaskan berangkat duluan sehari sebelumnya.

"Jadi yang jadwalnya 31 Juli 2017, bagi yang kondisinya sakit itu diberangkatkan pada hari Minggu 30 Juli 2017. Untuk Kloter 3 Embarkasi Batam akan diberangkatkan pada Selasa 1 Agustus 2017 dan juga ada sekitar 17 orang kita berangkatkan sehari sebelumnya pada Senin 31 Juli 2017. Kloter 2 dan 3 ini full jamaah Kota Pekanbaru. Untuk Kloter berikutnya, jamaah haji Kota Pekanbaru diposisikan di Kloter 16 sebanyak 143 orang yang tergabung dengan provinsi Kalimantan Barat. Sedangkan untuk Kloter 18 sebanyak 47 orang jamaah haji Kota Pekanbaru akan bergabung dengan jamaah haji Kabupaten Kampar," katanya.

Disambungnya, untuk prosesi pemberangkatan, titik awal pemberangkatannya di Aula Masjid An-Nur Pekanbaru. Untuk selanjutnya, kita terbangkan melalui bandara SSK II Pekanbaru ke Bandara Embarkasi Batam.

"Bagaimanapun jamaah tidak bisa berangkat kalau Paspor dan Visanya belum ada. Alhamdulillah, hari ini kita dapat informasi bahwa Kloter 2 dan Kloter 3 ini jamaah kita Paspor dan Visanya tidak ada masalah lagi, selesai seluruh visanya. Berikutnya kita fokuskan kepada jamaah Kloter 16 dan 18. Karena berangkatnya masih lama, Paspor dan Visanya mereka masih belum ada. Waktu masih ada 2 minggu lagi. Insya Allah kita berharap mudah-mudahan selesai sesuai jadwal keberangkatan jadwal jamaahnya," urainya.

Tahun ini, katanya lagi, masa tinggal jamaah haji di Arab Saudi bertambah 3 hari dibanding tahun lalu.

"Tahun lalu 38 hari dan tahun ini menjadi 41 hari. Karena, mulai tahun ini kuota kita yang tahun-tahun sebelumnya ada pemotongan, Alhamdulillah tahun ini dikembalikan lagi ke kuota semula seperti tahun 2012 ditambah lagi ada tambahan kuota. Jadi, dengan bertambahnya jumlah jamaah ini berarti masa operasional pemberangkatan jamaah, itu harinya bertambah. Nah, dengan bertambahnya hari masa operasional pemberangkatan ini, ya otomatis lama masa tunggu jamaah di Arab Saudi bertambah untuk menunggu saat kepulangannya. Jadi, masa keberangkatan dan masa operasional pemulangan jadi bertambah karena jumlah jamaah kita bertambah sehingga masa tunggu jamaah di Arab Saudi yang tahun lalu 38 hari, maka tahun ini menjadi 41 hari," terangnya.

Menurutnya, Provinsi Riau tidak ada istilah kuota Kabupaten ataupun tidak ada istilah kuota Kota Pekanbaru, yang ada kita kuota Provinsi Riau sebanyak 5030 orang.

"Masing-masing kabupaten/Kota berapa jumlah jamaahnya tergantung yang masuk antrian alokasi kuota. Karena setiap jamaah yang mendaftar sekalian dapat nomor urut keberangkatan. Jadi, seluruh jamaah haji Provinsi Riau dari kabupaten atau kota manapun dia mendaftar, nomor antriannya tetap satu, dia masuk antrian pertama. Misalnya antrian pertama Pekanbaru, antrian kedua Kampar begitu selanjutnya. Nanti berapa jumlah Riau ya tergantung Riau masuk antrian yang 1 sampai 5030 itu berapa Pekanbaru masuknya. Disitulah dapat ketemu jamaah-jamaah Kota Pekanbaru. Jadi, kota Pekanbaru ini tidak dibagi kuota, jumlah jamaahnya tergantung sesuai dengan nomor urut alokasi kuota Provinsi Riau," kata Defizon.

Tahun lalu, sambungnya lagi, kita memberangkatkan jamaah haji lebih kurang 1187 orang.

"Tahun ini nampaknya ada penambahan kuota dan kuota kita normal justru jamaah haji kita berkurang. Diperkirakan tahun ini 1080 orang. Artinya, lebih seratus berkurang dibanding tahun lalu. Dan juga kita mengimbau jamaah haji, karena waktu pemberangkatan kita tinggal menghitung hari, jadi kita berharap jamaah haji mempersiapkan diri baik itu dari sisi kesehatan maupun ibadahnya," pungkasnya.(wan)



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Komisi IV DPRD Bengkalis kembali Gelar Rapat Koordinasi terkait realisasi kegiatan 2020
  • Kapolda dan Wakil Gubernur Riau Hadiri Pelatihan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di Unilak.
  • Begini Cara Unilak Dukung Pemerintah Dalam Pencegahan Kebakaran Hutan Dan Lahan
  • Parisman Ikhwan Fatah Minta Pengelola Pasar Sukaramai Pakai Hati Nurani
  • Koramil 04/Mandau Hadiri Bimtek Penanggulangan Karlahut Kec. Bathin Solapan
  • Mahatir mengundurkan diri dari jabatan perdana mentri Malaysia
  • SMSI Bantu Media Siber Riau Untuk Verifikasi ke Dewan Pers
  • Pemerintah Italia dilaporkan izinkan laga tanpa penonton.
  • Lapangan Kerja Minim, Ribuan Lulusan Penerbangan Mengeluh Nganggur
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved