Siak (RiauEksis.Com) - Ribuan warga Kabupaten Siak berkumpul di halaman Komplek Mesjid Sultan Syarif Hasyim Islamic Center Madinatul Ulum Siak Sri Indrapura, Selasa malam, (01/12/15) dalam rangka haul Sultan Syarif"> Siak (RiauEksis.Com) - Ribuan warga Kabupaten Siak berkumpul di halaman Komplek Mesjid Sultan Syarif Hasyim Islamic Center M" />


Senin, 25/11/2019
 
Ribuan Warga Kabupaten Siak Hadiri Haul Pahlawan Nasional SSK II

mu | Religi
Rabu, 02/12/2015 - 16:53:36 WIB
Bupati Siak, Syamsuar bersama ustadz KH Habib Umar Bin Ahmad Bafaqih dan lainnya. 
TERKAIT:
Siak (RiauEksis.Com) - Ribuan warga Kabupaten Siak berkumpul di halaman Komplek Mesjid Sultan Syarif Hasyim Islamic Center Madinatul Ulum Siak Sri Indrapura, Selasa malam, (01/12/15) dalam rangka haul Sultan Syarif Kaasim (SSK) II.

Warga yang memadati lokasi eks MTQ ke-34 Riau yang lalu itu didominasi pakaian serba putih. Mereka berdatangan dari kecamatan di Kabupaten Siak. 

Sehabis dihibur lantunan shalawat grup Hadroh asal Kerinci Kanan, kemudian suasana berubah khidmat saat tausiah yang disampaikan KH Habib Umar Bin Ahmad Bafaqih, ulama yang sengaja diundang dari Purwakarta.

Sebelumnya, Bupati Siak Syamsuar yang didampingi Forkompinda, mantan Gubernur Riau Wan Abu Bakar, serta tokoh masyarakat Riau OK Nizami Jamil juga naik satu persatu ke atas panggung, untuk didaulat memberi sambutan. Tampak pula berbaur bersama undangan lain, mantan Bupati Bengkalis, Azaly Djohan.

Massa yang hadir ini sengaja datang untuk memperingati haul Sultan Syarif Kasim II yakni pahlawan Nasional bergelar Sultan Assyaidis Syarif Kasim Abdul Jalil Syaifuddin yang lahir  di Siak Sri Indrapura, tepatnya 1 Desember 1893 silam.

OK Nizami Jamil, budayawan Riau yang banyak menulis ulang sejarah Kerajaan Siak, didaulat menceritakan riwayat singkat Sultan kebanggan Masyarakat Riau itu. Mulai masa kecil hingga Sultan terakhir Kerajaan Siak itu mangkat pada tanggal 23 April 1968.

"Semoga semua yang beliau perjuangkan bagi Negeri Siak dan Indonesia, dapat menjadi contoh bagi kita untuk terus berjuang tanpa pamrih untuk republik ini ini" kata mantan pengurus LAMR ini.

Sementara itu Wan Abu Bakar mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu sarana untuk mengenang perjuangan Sultan Syarif Kasim II. "Tanggung jawab kita ke depan, adalah melestarikan nilai-nilai perjuangan baginda Sultan di kampung kita ini. Itu sebagai tanda kesyukuran kita," kata dia.

Hal senada juga disampaikan Bupati Siak, Syamsuar. Ia mengapresiasi dilaksanakannya haul ini. "Tadi kita sudah dengar riwayat singkat Sultan dari pak OK Nizami. Semoga kita bisa belajar lebih jauh seperti apa sebenarnya sosok almarhum," kata Syamsuar.

Sebagai kepala daerah, Datuk Setia Amanah ini mengaku terus belajar patriotisme dari sejarah hidup Sultan. 

"Beliau contoh bagi kita, baik sebagai warga negara yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, maupun sebagai pemimpin yang amanah dan sholeh. Di samping Islam sebagai ajaran Rasulullah SAW, kita ikuti juga jejak langkah pahlawan kita ini," katanya.

Kemajuan Siak terang dia, tercapai karena diawali peran Kerajaan Siak dari periode pertama hingga terakhir. 

"Sekarang tugas kita adalah mengisi kemerdekaan dengan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat. Atas dukungan semua pihak, Siak hari ini menjelma menjadi salah satu Kabupaten di Indonesia," tutup bapak tiga putera ini. (re/hms)



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Kasus Corona Melonjak, Italia Tutup Sekolah dan Tempat Publik di 10 Kota.
  • Natuna, I’m Coming
  • Untuk negeri bernama Natuna
  • Wakil Ketua MPR Asrul Sani : Salm Pancasila bisa lengkapi salam agama.
  • Survei: Soeharto dan Jokowi Jadi Presiden Paling Disukai
  • Antisipasi Corona, RSUD Bengkalis Observasi Lima WNA di Ruang Isolasi
  • Pendapatan Daerah di APBD 2020 Turun, DPRD Riau: Pemprov Harus Kreatif
  • Anggota DPRD Riau Minta Bapenda Lebih Aktif Razia Pajak Plat non-BM
  • DPRD Riau Soroti Kinerja Tim Terpadu Penertiban Lahan
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved