Tembilahan (RiauEksis.Com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), bersama masyarakat kembali melaksanakan shalat Istisqa, Kamis (17/9/15). Shalat minta hujan yang disponsori Front Pembela Islam (F"> Tembilahan (RiauEksis.Com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), bersama masyarakat kembali melaksanakan " />


Senin, 25/11/2019
 
Pemkab, Masyarakat dan FPI Inhil Gelar Shalat Minta Hujan

mu | Religi
Kamis, 17/09/2015 - 17:12:54 WIB
Bupati Inhil, HM Wardan  (berpakaian coklat muda) ikut melaksanakan shalat Istisqa
TERKAIT:
Tembilahan (RiauEksis.Com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), bersama masyarakat kembali melaksanakan shalat Istisqa, Kamis (17/9/15). Shalat minta hujan yang disponsori Front Pembela Islam (FPI) Inhil ini dilangsungkan di lapangan Gajahmada, Tembilahan, ibukota Kabupaten Inhil.

Dikesempatan yang penuh rahmat dan berharap segela doa dijabah oleh Allah SWT itu, Bupati Inhil, HM Wardan mengajak, seluruh jamaah yang hadir dengan segala keikhlasan dan ketulusan hati melaksanakan Salat Istisqa.

''Semoga Allah SWT, meridoi upaya kita ini serta menurunkan rahmatNYA bagi kita berupa hujan yang diberkahi, dan membebaskan kita dari permasalahan yang disebabkan oleh kabut asap ini,'' kata Bupati berdoa.

Diungkapkan bupati, apa yang terjadi saat ini merupakan sebuah ujian dan teguran, untuk direnungkan dan diperhatikan.

''Benarkah taqwa kita belum sempurna. Oleh karena itu, marilah kita memperbanyak istiqfar, meminta ampunan kepada Allah SWT, atas segala dosa-dosa yang telah kita lakukan selama ini'' tuturnya.

Pada kesempatan itu HM Wardan juga kembali berpesan kepada masyarakat Inhil, pesan pemimpin Negeri Seribu Parit itu adalah mengajak menghentikan pembakaran hutan dan lahan untuk alasan apapun, karena hal tersebut dikatakannya selain memberikan dampak negatif pada lingkungan, pelaku pembakaran juga diancam dengan hukuman pidana yang cukup berat. 

''Mohon partisipasi Alim Ulama dan tokoh masyarakat untuk menyadarkan masyarakat akan bahaya pembakaran hutan dan lahan,'' sebut Bupati.

Khusus kepada al-ustadz dan mubaligh di setiap kecamatan, Bupati meminta agar setiap kesempatan memberikan ceramah atau khutbah, dapat menyelipkan materi kewajiban umat Islam menjaga dan menyayangi lingkungan, serta melakukan doa baik secara berjamaah maupun shalat Tahajud.

''Selalu gunakan masker bila berada di luar ruangan, dan kurangi aktivitas di luar ruangan bila dirasa kurang penting, serta Berhati-hati dan selalu waspada pada saat berkendara, mengingat jarak pandang yang sangat pendek,'' imbau HM Wardan.(rec)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Kasus Corona Melonjak, Italia Tutup Sekolah dan Tempat Publik di 10 Kota.
  • Natuna, I’m Coming
  • Untuk negeri bernama Natuna
  • Wakil Ketua MPR Asrul Sani : Salm Pancasila bisa lengkapi salam agama.
  • Survei: Soeharto dan Jokowi Jadi Presiden Paling Disukai
  • Antisipasi Corona, RSUD Bengkalis Observasi Lima WNA di Ruang Isolasi
  • Pendapatan Daerah di APBD 2020 Turun, DPRD Riau: Pemprov Harus Kreatif
  • Anggota DPRD Riau Minta Bapenda Lebih Aktif Razia Pajak Plat non-BM
  • DPRD Riau Soroti Kinerja Tim Terpadu Penertiban Lahan
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved