Senin, 25/11/2019
 
Advertorial Pemkab Rohul
Plt Bupati Rohul Komitmen Untuk Tuntaskan Persoalan Tapal Batas Dengan Kabupaten Tetangga

mu | Advertorial
Senin, 08/08/2016 - 17:40:17 WIB
Pasir Pangaraian (RiauEksis.Com) - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rokan Hulu (Rohul), H Sukiman komitmen menuntaskan masalah tapal batas Kabupaten Rokan Hulu dengan beberapa kabupaten tetangga. Menurutnya, hal ini perlu digesa karena masyarakat yang berada di perbatasan sangat kesulitan untuk mengurus persyaratan administrasi.

Hal itu diungkapkan H Sukiman saat menghadiri acara silaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Kabun, belum lama ini. Menurutnya, ada beberapa kecamatan di wilayah Rohul yang berbatasan dengan kabupaten lain yang hingga kini belum terselesaikan.

"Seperti masalah tapal batas lima desa, tapal batas Kecamatan Tambusai yang berbatasan dengan Kabupaten Padang Lawas (Sumatera Utara, red) dan kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Siak. Atas nama Pemkab Rohul, saya komit untuk menuntaskan permasalahan ini, tegasnya.

Selain itu, sambungnya akibat permasalah tapal batas di beberapa kecamatan di Rohul yang belum terselesaikan, masyarakat setempat sangat kesulitan untuk melakukan pengurusan administrasi. Salah satunya, adminduk, kepengurusan surat tanah dan lain sebagainya.

"Seperti kasus di lima desa, masyarakat setempat kebingungan harus memakai KTP dan KK dari kabupaten mana. Mirisnya, sempat beberapa kali mereka tidak bisa ikut memilih kepala daerahnya," kata H Sukiman.

Sukiman menegaskan akan melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten yang berbatasan langsung dengan Rohul tersebut. "Insya Allah, kami akan melakukan langkah persuasif, berkoordinasi dengan pemerintah yang berbatasan dengan Rohul tersebut. Mudah-mudahan dengan langsung koordinasi dengan pemerintahnya akan membuka titik terang untuk penyelesaian tapal batas ini," jelasnya.

Dia menyampaikan, pada saat dirinya menjadi Wakil Bupati Rohul di periode pertama sebelum mendampingi Suparman (Bupati Rohul non aktif), dirinya pernah turun langsung ke lima desa yang bersengketa dengan Kabupaten Kampar. Tujuannya waktu itu, untuk mengambil titik kordinat tapal batas. Dengan harapan, masalah tapal batas tersebut dapat mengacu dengan titik kordinat. (adv/hms/re)



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Babinsa Koramil 02/T. Tinggi Bersama Masyarakat Desa Batin Suir Patroli Karlahut Daerah Rawan Kebakaran
  • HUT Ke 74 Tahun, Pc Pafi Rohul Baksos Didesa Koto Ranah Kecamatan Kabun
  • KPAI Telusuri Ucapan Komisioner 'Wanita Berenang Bersama Pria Bisa Hamil'
  • Virus Corona Diduga Telah Bermutasi, Kemenkes: Tanpa Gejala Bisa Positif
  • Laksanakan Patroli Karlahut, Babinsa Koramil 06/Sei Apit Larang Masyarakat yang Berkebun Bakar Lahan
  • Hardianto Dukung Gubri Syamsuar evaluasi BUMD
  • Danramil 05/Rupat Bersama Tim Gabungan Kembali Berjibaku Lawan Karlahut di Pulau Rupat
  • Presiden Tinjau Posko Penanganan Karhutla Riau
  • Akpasindo Kunjungi Kelompok Tani Desa Talang Mandau
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved