Senin, 25/11/2019
 
Advertorial Pemkab Inhil
Ditaja Kemenag Inhil, Bupati Hadiri Peringatan Isra' Dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1440 H

ditma | Advertorial
Jumat, 12/04/2019 - 09:41:29 WIB
TEMBILAHAN,RiauEksis.Com - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan menghadiri peringatan haul Syekh Abdurrahman Siddiq Bin Muhammad Afif Al-Banjari Ke-82, Rabu (10/4/2019) di Desa Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Indragiri.

Terdapat ribuan masyarakat yang memadati area Masjid Al-Hidayah. Kedatangan ribuan masyarakat dari berbagai penjuru negeri tersebut untuk menghadiri Peringatan Haul Syekh Abdurrahman Siddiq Bin Muhammad Afif al Banjari ke-82 yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya oleh Pemerintah Kabupaten Inhil.

Peringatan Haul ini pun turut dihadiri Bupati Inhil, HM Wardan, Wakil Gubernur Riau H Edy Satar Nasution, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi, Wakil Bupati Inhil, H Syamsuddin Uti, Asisten 3 Sekda provinsi Kalimantan Selatan serta undangan, baik dari Provinsi Riau maupun dari Provinsi Kepri dan Jambi.

Dihadapan ribuan jemaah, Bupati berharap agar peringatan haul dapat dijadikan momentum untuk meneladani sosok ulama yang juga dikenal dengan sebutan Tuan Guru Sapat itu.

"Disamping itu, peringatan ini juga mesti dijadikan momen mempererat tali silaturrahmi antar sesama muslim serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita semua," pungkas Bupati.

Gambar mungkin berisi: 5 orang, orang tersenyum

Lebih lanjut, Bupati Inhil menyampaikan, sosok Syekh Abdurrahman Siddiq merupakan ulama cerdas yang banyak melahirkan tulisan mengenai ilmu agama Islam dan menjadi rujukan umat, bukan hanya di Indonesia, tetapi sampai ke luar negeri seperti Malayasia, Singapura dan Thailand.

"Momen ini jangan hanya sekedar menjadi ajang berkumpul saja, tapi harus menjadi momentum meneladani keteladanan Tuan Guru Sapat, mempererat silaturrahmi dan memperkuat keimanan," tukas Bupati.

Sedangkan perwakilan dari Kerukunan Syekh Abdurrahman Siddiq (KKSA), Al habib Yahya Bin Al Habib Thohir Assegap  menyebutkan, untuk setiap umat muslim mengingat perjuangan para pewaris nabi dengan cara bersyukur dan menyebut nikmat Allah SWT.

"Selama sekitar 27 tahun beliau mengabdikan diri mengajari umat ilmu keagamaan secara ikhlas bahkan tanpa pamrih. Bahkan, Beliau tidak pernah menerima gaji sebagai Mufti Kerajaan Indragiri karena keluasan ilmu dan pergaulannya, maka beliau memiliki banyak murid yang sudah tersebar di pelosok Indonesia/bahkan di luar negeri," katanya seraya membacakan manaqib Syekh Abdurrahman Siddiq Al-Banjari. (adv)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Babinsa Koramil 02/T. Tinggi Bersama Masyarakat Desa Batin Suir Patroli Karlahut Daerah Rawan Kebakaran
  • HUT Ke 74 Tahun, Pc Pafi Rohul Baksos Didesa Koto Ranah Kecamatan Kabun
  • KPAI Telusuri Ucapan Komisioner 'Wanita Berenang Bersama Pria Bisa Hamil'
  • Virus Corona Diduga Telah Bermutasi, Kemenkes: Tanpa Gejala Bisa Positif
  • Laksanakan Patroli Karlahut, Babinsa Koramil 06/Sei Apit Larang Masyarakat yang Berkebun Bakar Lahan
  • Hardianto Dukung Gubri Syamsuar evaluasi BUMD
  • Danramil 05/Rupat Bersama Tim Gabungan Kembali Berjibaku Lawan Karlahut di Pulau Rupat
  • Presiden Tinjau Posko Penanganan Karhutla Riau
  • Akpasindo Kunjungi Kelompok Tani Desa Talang Mandau
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved