Senin, 25/11/2019
 
DPRD Riau Mengecam Keras Penindasan Pemerintah Cina Terhadap Muslim Uighur

Putra | Riau
Jumat, 21/12/2018 - 17:20:13 WIB
RiauEksis.com - Kalangan DPRD Riau 
mengecam keras penindasan sistematis terhadap Muslim Uighur di Xinjiang Cina karena bertentangan dengan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa Bangsa (HAM PBB). 

"Saya sangat mengecam keras penindasan kepada saudara kita , muslim Uighur oleh pemerintah Cina karena bertentangan dengan HAM PBB," sebut Noviwaldi Jusman, Jum'at, (21/12/18).

Menurutnya, Pemerintah Republik Indonesia yang merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia harus  mengutuk China atas perlakuannya dan menunjukkan bahwa Pemerintah Indonesia membela umat muslim.

Pihaknya kata Noviwaldi lagi juga  meminta Pemerintah Cina untuk menjamin keselamatan dan melindungi hak Muslim Uighur untuk bebas dalam beribadah dan menjalankan ajaran agamanya.

Hal senada juga dikatakan wakil rakyat DPRD Riau lainnya Mansyur HS. Politisi PKS Riau itu menegaskan sebagai negara muslim terbesar,  pemerintah Indonesia semestinya memberikan perhatian serius terhadap pelanggaran HAM tersebut. 

"Kita minta pemerintah Indonesia juga  mengecam tindakan itu dan memberikan pembelaan kepada saudara muslim Uighur ,"ujarnya.****(ptr)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Babinsa Koramil 06/Sei Apit Pimpin Tim Laksanakan Patroli Karlahut di Wilayahnya
  • Porwada Pertandingan Catur Digelar Dengan Sistem Swiss Tujuh Baba
  • Goro Bersama Masyarakat Buatan Dua, Babinsa Himbau Jangan Buang Sampah Sembarangan
  • Ancol Resmi Jadi Lokasi Museum Rasulullah SAW Terbesar Dunia
  • KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Bengkalis
  • Siswa di NTT Dipaksa Jilat Sendok Bertinja, Kemdikbud Minta Buat Tim Pencegahan
  • 188 WNI dari Kapal Dream World Berhasil Dievakuasi
  • WNA asal Malaysia pembobol ATM ditangkap
  • Begini proses evakuasi WNI awak World Dream di Teluk Durian
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved