Senin, 25/11/2019
 
Kejari Pelalawan Musnahkan BB 102 Perkara

Putra | Riau
Selasa, 23/10/2018 - 14:29:43 WIB
RiauEksis.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan melakukan kegiatan pemusnahan Barang Bukti (BB) yang telah berkekuatan hukum tetap periode April 2017 hingga Oktober 2018. Pemusnahan dengan cara membakar dan memotong barang bukti di halaman Jejaksaan Pelalawan, Selasa (23/10/2018).

Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan Tety Syam SH MH  menyampaikan barang bukti yang dimusnahkan dan prosedur pemusnahan di hadapan
Bupati Pelalawan diwakili Asisten Pemerintahan H Zulhelmi MSi Ketua Pengadilan Negeri Pelalawan Nelson Angkat SH MH Kapolres diwakili Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian SIk dan Kasat Narkoba Iptu Romi Irwansyah SH MH, Kepala BNNK AKBP Andi Salamon SH MH, Insan Pers beserta jajaran Kejaksaan.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan telah berkekuatan hukum tetap sejak Periode April 2017 sampai Oktober 2018. Barang bukti yang dimusnahkan dari 102 berkas perkara terdiri dari perkara TPUL  11  berkas Ganja berat 195,36 gram. Perkara TPUL  61 berkas Sabu berat 85,9 gram. Perkara TPUL  2 berkas Ekstasi berat 44,35 gram 134 butir. Perkara TPUL  Kehutanan dan  Perkebunan 7 berkas. Senjata api dan peluru 1 berkas perkara perkara Oharda 18 berkas perkara.
Perkara Kamtibum 3 berkas perkara.

Sementara itu, Kasipidum Kejari Pangkalan Kerinci Agus Kurniawan SH MH menambahkan bahwa pemusnahan barang bukti termasuk narkotika bukan seremonial belaka, namun lebih kepada bentuk kepedulian akan bahaya penyalahgunaan narkoba yang meracuni generasi penerus bangsa.

“Narkotika merusak generasi bangsa, mari bersama kita satukan langkah memberantas peredaran Narkoba,” ujar Agus.

Narkoba dapat merusak fungsi otak, menghilangkan kesadaran, mengubah daya presepsi dan halusinasi.

“Narkoba jika digunakan terus menerus akan menyebabkan ketergantungan. Terjadi gangguan pada sistem syaraf dan pengecilan hati. Ini sangat mempengaruhi terhadap pengguna narkoba, selain gangguan lainnya. Penyalahgunaan Narkoba sangat berbahaya, jika terjadi over dosis dapat mengakibatkan kematian,” tegas Agus.

Dari perkara yang ada, dominan narkoba, 73 barkas perkara dari 102 berkas perkara yang dilakukan pemusnahan barang bukti yang berkekuatan hukum.****(ptr)


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Setelah Natuna, Pulau Sebaru Disiapkan untuk Observasi 188 WNI awak kapal Diamond Princess dan world dream
  • 6 fakta menarik jelang laga Napoli VS Barcelona.
  • Komisi IV DPRD Bengkalis kembali Gelar Rapat Koordinasi terkait realisasi kegiatan 2020
  • Kapolda dan Wakil Gubernur Riau Hadiri Pelatihan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di Unilak.
  • Begini Cara Unilak Dukung Pemerintah Dalam Pencegahan Kebakaran Hutan Dan Lahan
  • Parisman Ikhwan Fatah Minta Pengelola Pasar Sukaramai Pakai Hati Nurani
  • Koramil 04/Mandau Hadiri Bimtek Penanggulangan Karlahut Kec. Bathin Solapan
  • Mahatir mengundurkan diri dari jabatan perdana mentri Malaysia
  • SMSI Bantu Media Siber Riau Untuk Verifikasi ke Dewan Pers
  •  
     
     
     
     
    Copyright © 2014-2016
    PT. Surya Cahaya Indonesia,
    All Rights Reserved